Jika Tuhan tidak ada darimana adanya Alam semesta?

Sama seperti pertanyaan, jika zeus tidak ada, maka darimana datangnya petir? Ketidaktahuan kita mengenai darimana asal alam semesta tidak menjustifikasi kita untuk lantas percaya bahwa ada mahkluk super yang tidak terlihat, membuat alam semesta untuk suatu tujuan. Sangat mudah untuk mengatakan alam semsta ada karena gajah kosmik yang bersin, atau ulah doraemon. Sudah selayaknya kita jujur jika kita memang belum mengetahuinya.

Kita hanya selayaknya mempercayai penjelasan yang didukung oleh hasil pengamatan dan bukti bukti. Dari apa yang dapat kita kumpulkan lewat pengamatan, data data dan kalkulasi, terciptanya alam semesta lewat proses bigbang adalah teori yang paling didukung banyak bukti. Bayangkan, dalam peradabaan sains modern yang baru beberapa abad, manusia mampu mengetahui apa yang terjadi 14 milyar tahun yang lalu. Apa yang terjadi sebelum bigbang, memang belum diketahui dan disepakati oleh para ilmuwan.

Mempercayai suatu alternatif penjelasan karena sesuai dengan bukti bukti yang dapat diukur tentu lebih masuk akal daripada mempercayai suatu hal hanya karena terdapat di kitab suci dan kita akan masuk neraka jika menyangkalnya. Terakhir jika segala sesuatu harus memiliki pencipta, maka teori keberadaan Tuhan (yang belum dapat dibuktikan) tidak menjawab masalah karena timbul pertanyaan lain: siapa yang menciptakan Tuhan? Menjawab “Tuhan tidak perlu pencipta” jelas bertentangan sendiri dengan silogisme “segala sesuatu harus ada pencipta”.

5 thoughts on “Jika Tuhan tidak ada darimana adanya Alam semesta?

  1. Ping-balik: Apakah roh itu benar benar ada? Jika tidak, bagaimana manusia bisa hidup? | Anda Bertanya Ateis Menjawab

  2. saya kira, situ sudah tahu jawabannya.

    “Sudah selayaknya kita jujur jika kita memang belum mengetahuinya.”

    lalu kenapa kok bisa yakin mengklaim Tuhan itu tidak ada?? sedangkan situ sendiri tak tahu, apa saja yang terjadi sebelum big bang itu terjadi, seblum terciptanya ruang dan waktu, dsb.

  3. Jawabannya sangat mudah, siapa yang menciptakan situs blog andabertanyaateismenjawab.wordpress.com ya tentu kamu para aaties. Klo gak ada trus siapa yang ciptain masa komputer bisa ngetik sendiri, trus bisa menggunakan bahasa sepintar gini hahaha. Setiap sesuatu pasti ada penciptanya nya, tobat oy malu memijakkan kaki di bumi kalau gak mengenal tuhan, mending lu pindah sono ke bulan hahaha.

  4. “segala sesuatu harus ada pencipta” premis yg keliru. Shrsnya segala sesuatu yg baru harus ada penciptanya. Sesgala sesuatu yg baru adlh segala sesuatu yg memiliki awal keberadaan, dan alam semesta ternyata adlh hal baru krn memiliki permulaan keberadaan. Jika para ateis tidak memiliki kerangka berfikir bahwa hal yg baru haruslah lahir dari keberadaan terdahulu, maka ateis kerangka berfikirnya bahwa setiap hal baru berasal/lahir dari ketiadaan, dan mana mungkin keberadaan lahir dari ketiadaan ??????? It doesnt make any snese at all…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s