Apa itu agnostik? Apa perbedaannya dengan ateis?

Secara terminologi agnostik adalah orang yang memiliki pandangan bahwa ada atau tidaknya Tuhan tidak dapat diketahui. Agnostik lawan kata dari gnostik yang artinya berpendapat bahwa Tuhan dapat diketahui sebagai ada atau tidak. Ateis dan teis lebih berimplikasi pada sikap dan tindakan. Anda seorang teis jika Anda percaya Tuhan ada dan segala tindakan Anda dilakukan dengan berpedoman atas perintahnya, ateis jika Anda tidak menganggap Tuhan ada dan tidak mendasarkan tingkah laku atas perintahnya. Maka dari itu dapat muncul empat jenis kombinasi: teis agnostik, mereka yang menyembah Tuhan namun mengakui Tuhan tidak dapat diketahui; teis gnostik, mereka yang menyembah Tuhan yang percaya keberadaan Tuhan bisa diketahui; ateis agnostik, mereka yang tidak percaya Tuhan dan berpendapat ada/tidaknya Tuhan tidak diketahui; yang terakhir, ateis gnostik, yakni mereka yang tidak menyembah Tuhan dan berpendapat bahwa Tuhan memang jelas-jelas tidak ada.

Beranjak dari definisi-definisi tersebut kita bisa melihat bahwa di luar sana sebenarnya banyak didominasi oleh teis agnostik, yakni mereka yang tidak yakin bahwa Tuhan ada atau tidak namun melakukan peribadatan untuk sekedar jaga-jaga (ini bisa juga merupakan residu ketakutan yang tertanam sejak kecil akan neraka dan dosa akibat tidak menyembah Tuhan yang benar) atau alasan lainnya.

19 thoughts on “Apa itu agnostik? Apa perbedaannya dengan ateis?

  1. Saya heran para agnostik dan ateis percaya hal hal gaib dan supra natural tapi gak percaya keberadaan tuhan

      • Sembahlah Yesus Kristus, Dia sangat mengasihi anda, Yesuslah Tuhan yg rela mati disalib untuk menebus segala dosa anda. Jika anda percaya,maka anda sudah terampuni,dan bila nanti mati anda akan masuk sorga.
        Kasih Yesus Kristus penebus sll terbuka untuk anda.
        JBU.

      • enak sadja kamu yang berdosa kok saya yang menanggung,kamu yang berzina enak-enaknya kok saya yang harus nanggung dosanya, kalau saya tetep mau nanggung amalan kamu saya orang goblok yah,….kamu juga sama kan gak mau nanggung amalan orang lain,….. 🙂

  2. jelaskan pada saya, berikan bukti yang nyata, dan data yang valid mengenai…apa yang anda tulis di paragraf terakhir, “didominasi oleh teis agnostik”, hanya dari “melihat” saja kah (seperti dituliskan di awal paragraf terakhir), “didominasi” = mayoritas..dari mana anda mengklaim ini? sekali lagi: jelaskan pada saya, berikan bukti yang nyata, dan data yang valid ..maaf dan terima kasih untuk jawabannya nanti bro…kalau tidak mau ditulis di sini, bisa jawab diemail ke sini: alfalah.alfa@gmail.com

  3. Saya yakin orang atheis telah mengalami pergolakan pemikiran sebelum memutuskan untuk menjadi atheis, apalagi di Indonesia, mengingat umumnya orang theis semua tapi agnostik. Ini ada link bagus buat anda yang ingin memutuskan jadi atheis, karena tentu banyak pertanyaan yang ada dalam pikiran anda tentang tuhan yang perlu dijawab. Mudah2an setelah membaca link ini, anda semakin mantap menjadi atheis.

    http://www.irf.net/faq.html
    http://www.irf.net/Atheism.html

    Sori banget bro & sis situsnya pake bahasa Inggris, tapi saya yakin orang2 atheis kan pinter2, based on science katanya. Tapi kalau belum pinter kan ada googletranslate.com

  4. Saling menghormati, tidak saling menghina dan berbuat baik, itu lebih baik daripada percaya Tuhan tapi tingkah lakunya kurang baik dan saling menghina

  5. Saya tidak percaya dengan agama, tapi saya masih percaya adanya Tuhan secara universal, bukan Tuhan masing2 berdasarkan agama. Apakah saya termasuk agnostik?

  6. Anda kurang smart alias begoo,,,,,,,,,,,,,sok pinter padahal dunguu,manusia diciptakan oleh yg Maha Kuasa pasti ada sebab dan musabab,,,,,,,apakah itu,untuk beribadah kepadaNya. Ngga habis pikir ama manusia tolol yg ngaku ateis,agnostik, merasa udah jago baca filsapat plato,pemikiran marx,angels dkk

  7. aku prcaya sratus persen akan adanya Tuhan sang pencipta/ khalik langit dan bumi, bagiku agama tendensius dan transaksional, pasti buatan makhluk cerdas yg ber Ego, untk alat memecah belah manusia agar bisa dikuasai hatinya, dngan mengatas namakan Tuhan, apakah aku trmasuk golongan” AGNOSTIC ? ” hnya TUHAN yg tau

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s