Bukankah ateis adalah kepercayaan juga? Bahwa Tuhan tidak ada?

Tidak. Sama seperti Yeti, Unicorn, Pegasus, atau Bigfoot. Saya sendiri bukan mempercayai bahwa mereka tidak ada. Namun ketiadaan dan minimnya bukti membuat saya belum percaya. Ibarat ada sekumpulan orang yang percaya vampir benar benar ada, maka ada sekumpulan orang orang lain yang tidak mempercayai keberadaan vampir karena belum adanya bukti. Ateis memiliki posisi yang sama, kami tidak mempercayai bahwa Tuhan ada karena belum adanya bukti yang kuat bahwa dia ada, sesuai deskripsi agama-agama Abrahamik.

Anda tentu sadar bahwa ada terlalu banyak konsep Tuhan. Ada sedikitnya 5000 Tuhan yang pernah disembah peradaban manusia. Seiring berjalannya waktu orang tidak lagi percaya dan menyembah Zeus dan Jupiter. Anda hanya percaya satu di antaranya dan kami: tidak satu pun.

10 thoughts on “Bukankah ateis adalah kepercayaan juga? Bahwa Tuhan tidak ada?

  1. Ping-balik: Apakah Iman Tetap Dibutuhkan Sekalipun Ada Bukti? | Seeking for the truth

  2. Sepertinya anda salah paham tentang pengertian Atheist dan Agnostic.
    Atheist = “tanpa kepercayaan terhadap tuhan”, secara logika = “percaya bahwa tuhan tidak ada, atau ada tapi tidak layak untuk dipercayai”
    Agnostic = “tanpa pengetahuan”, secara logika = “tidak bisa tahu”.

    Jadi, berdasarkan tulisan-tulisan anda, anda ini agnostic. bukan atheist 🙂

  3. agnostik sebenarnya tidak menolak Tuhan tapi mereka menolak bahwa Tuhan itu dapat dihubungkan dengan kebenaran. bagi mereka, tuhan ada atau tidak ada itu tidak penting karena sekalipun tuhan ada ia langsung tidak mempengaruhi hidup mereka. agnostik mirip dengan Atheist Pragmatis, yang tidak menyangkal keberadaan Tuhan tapi mereka menolak Tuhan karena tuhan tidak berpengaruh dalam hidup mereka.mereka mengatakan setiap penjelasan alam dapat dijelaskan melalui ilmu alam tanpa melibatkan unrus paranormal/mistis/transenden. penganut gaya pemikir seperti ini adalah kaum Positivisme, Naturalisme, ect.

    tapi kaum Atheist yang paling keras adalah kaum Atheist Teoritis, mereka dengan tegas menolak keberadaan Tuhan dan berusaha membuktikan bahwa Tuhan tidak ada lewat penekatan yang ilmiah. kita bisa mendengar nama-nama seperti Dawkins yg cukup terkenal menuliskan karya-karya ilmiah menentang teori dari kelompok religious yang mengatakan Tuhan itu ada.

  4. ketika kita semua mati, maka hanya ada 2 kemungkinan. jika atheis benar tdk ada kehidupan setelah mati, maka bagi yg theis ato atheis ga ada masalah karena tdk ada pertanggung jawaban. namun jika ada kehidupan setelah mati, maka anda yg atheis hanya penyesalan.silahkan dipikirkan masak2, tidak ada tempat kembali. bagimu keyakinanmu bagiku keyakinanku

  5. atheist is not a religion its the way ppl thinking but we belive in humanity.God was an idea made up by ancient man to keep civilization in line and provide an explanation for things they didnt understand. The odds are against god being real but if it helps people live there life better then let them believe. Why knock on somebodys way of life. Unless theyre killing in the name of there lord….then thats a problem. They dont have internet or computer back then .

  6. hahahaha. . . .tuhan itu benar benar ada, karena kita sendiri dahulu tidak ada, kemudian ada dengan diciptakan olehnya, keberadaan tuhan itu sulit anda terima (mengerti) karena anda belum mengenal diri anda:
    saya contohkan dengan memberikan pertanyaan :
    anda yang sebenarnya itu yang mana?
    jika tubuh anda adalah anda, jika terputus, maka anda berada dibagian yang mana, dan bagian yang terputus lainnya kenapa tidak merupakan diri anda juga?
    apakah anda mampu menjawab yang mana diri anda yang sebenarnya?

  7. Maaf kalau pertanyaan ini sudah basi, tapi saya baru baca we ini, jadi pertanyaannya : Mengapa kaum ateis seperti saudara-saudara membuat web, memberitakan informasi tentang ateis dan mungkin melakukan gerakan Peng-ateisan masyarakat (yang ini saya ga yakin) ? Thanks …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s