Bisakah ilmu pengetahuan mengalahkan kematian?

20130825-165204.jpg

Sejarah Manusia diisi dengan perang antara Manusia dan kematian. Pada awal sejarah sepertinya terlihat bahwa kematian akan selamanya berkuasa atas Manusia. Tapi tanpa disadari, perang panjang ini sudah mulai dimenangkan pihak Manusia dengan menggunakan senjata ampuh mereka “IPTek” (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi). Pada awal peperangan banyak kubu-kubu yang masih dikuasai oleh kematian. Namun berkat bantuan IPTek, banyak kubu yang tadinya dikuasai kematian, sekarang sudah bisa direbut, dan dikuasai oleh Manusia.

Beberapa kubu yang berhasil direbut antara lain:

1. Kubu Rabies.
Pada awalnya ketika seseorang dinyatakan terkena Rabies, dipastikan dia akan segera meninggal dunia. Betapa mudahnya penyakit ini menular membuat Kubu Rabies menjadi salah satu sekutu paling ampuh dari kematian. Namun semenjak Louis Pasteur mengembangkan senjata “Vaksin” perlahan-lahan kematian mulai kehilangan kendali atas kubu Rabies. Sekarang kematian hanya mengontrol 5% saja dari kubu Rabies, sedangkan Manusia sudah menguasai 95% sisanya.

2. Kubu “Tidak Bernafas”
Pada awalnya hampir semua Manusia yang berhenti bernafas akan meninggal. Namun semenjak CPR mulai dikenalkan, bahkan diwajibkan di sebagian kalangan, manusia mampu menarik nyawa dari kematian. Sebelum kekurangan oksigen pada otak menyebabkan banyaknya kematian sel dan menimbulkan masalah baru, manusia menemukan cara untuk membuat organ pernafasan yang berhenti bekerja menjadi mormal kembali. Sekarang 80% orang yang berhenti bernafas, masih bisa dimenangkan oleh CPR.

Baca lebih lanjut

Iklan