Emang Seks Bebas Itu Apa Sih? Yakin Itu Artinya Kamu Bisa Bebas Tidur Dengan Siapa Saja? Udah Ngaca Belom?

Kali ini saya mau menulis sebuah topik yang sebetulnya lumayan berat dan saya gak menemukan cara lain untuk membuatnya mudah diikuti kecuali dengan gaya humor satir. Dan saya yakin, Anda akan dengan mudah mengikutinya asalkan Anda tidak membacanya dengan dahi mengernyit dan tangan yang gatel mau marah–marah di sesi komentar, jadi coba senyum dulu terus ngaca sekarang, jangan lanjutkan membaca kalau senyumnya belum enak dilihat, oke? 😉

Kenapa?

Senyummu gak bisa enak dilihat?

Wah, deritamu nak, kalau kamu teis berdoalah supaya kamu enteng jodoh dan ada yang mau denganmu meskipun senyummu kayak gitu. Kalau kamu ateis, menabunglah buat operasi plastik.

Baca lebih lanjut

Dari Mana Datangnya Semua Ini Jika Tuhan Tidak Menciptakannya?

Menyambung tulisan saya sebelumnya mengenai “Untuk Apa Kita Hidup Jika Tuhan Tidak Menciptakan Kita?” (https://andabertanyaateismenjawab.wordpress.com/2013/08/05/untuk-apa-kita-hidup-jika-tuhan-tidak-menciptakan-kita), maka dalam tulisan ini saya akan kembali menulis sebuah isu yang berkaitan dengan keberadaan kita manusia dari sudut pandang yang tidak melibatkan tuhan di dalamnya.

Sebagai pengantar jika anda belum membaca tulisan saya sebelumnya dan ingin meneruskan membaca tulisan ini sampai habis tanpa berpindah halaman, rangkaian tulisan “Jika Tuhan Tidak Menciptakan Kita” ini saya tulis sebagai jawaban atas pertanyaan yang disampaikan kepada saya di sebuah gereja beberapa saat lalu yang kurang lebih berbunyi seperti ini:

“Memang benar bahwa saat ini ateisme dengan berbekal segala sains sekulernya telah mampu menjelaskan fenomena – fenomena yang terjadi di dunia ini. Namun ada satu hal dasar yang para ateis tidak bisa menjawabnya, yaitu mengenai kehidupan kita sendiri.
Baca lebih lanjut