Dari Mana Datangnya Semua Ini Jika Tuhan Tidak Menciptakannya?

Menyambung tulisan saya sebelumnya mengenai “Untuk Apa Kita Hidup Jika Tuhan Tidak Menciptakan Kita?” (https://andabertanyaateismenjawab.wordpress.com/2013/08/05/untuk-apa-kita-hidup-jika-tuhan-tidak-menciptakan-kita), maka dalam tulisan ini saya akan kembali menulis sebuah isu yang berkaitan dengan keberadaan kita manusia dari sudut pandang yang tidak melibatkan tuhan di dalamnya.

Sebagai pengantar jika anda belum membaca tulisan saya sebelumnya dan ingin meneruskan membaca tulisan ini sampai habis tanpa berpindah halaman, rangkaian tulisan “Jika Tuhan Tidak Menciptakan Kita” ini saya tulis sebagai jawaban atas pertanyaan yang disampaikan kepada saya di sebuah gereja beberapa saat lalu yang kurang lebih berbunyi seperti ini:

“Memang benar bahwa saat ini ateisme dengan berbekal segala sains sekulernya telah mampu menjelaskan fenomena – fenomena yang terjadi di dunia ini. Namun ada satu hal dasar yang para ateis tidak bisa menjawabnya, yaitu mengenai kehidupan kita sendiri.

Para ateis tidak mampu menjawab untuk apa kita hidup dan kenapa kita bisa ada di dunia ini. Karena itulah sehebat apapun argumen ateis, saya masih memegang iman saya “

Pada tulisan sebelumnya saya telah menguraikan bahwa tanpa adanya tuhan, maka tujuan eksistensi kita yang kecil di semesta yang maha luas ini tidak terdefinisi oleh konsep agama. Sebagian orang menganggap ini mengerikan karena hidup menjadi tanpa tujuan, namun bagi mereka yang tidak bertuhan ini, hal tersebut berarti ada kebebasan yang luas untuk mendefinisikan sendiri tujuan hidup pada skala yang juga bebas ditentukan sendiri.

Kali ini saya akan membahas persoalan keberadaan kedua dari sudut pandang “Jika Tuhan Tidak Menciptakan Kita” ini yaitu bagaimana kita bisa ada seperti sekarang ini jika bukan berawal dari tuhan yang berfirman “Jadilah terang!”.

Disclaimer:

  1. Penjelasan saya pada topik ini akan sarat dengan referensi ke penjelasan – penjelasan sains ilmiah yang disederhanakan sedemikian rupa sehingga mudah diikuti termasuk oleh mereka yang masih awam, mohon maaf jika ada kesalahan yang terjadi karena penyederhanaan yang ada, pertanyaan lebih lanjut bisa ditanyakan di page facebook Anda Bertanya Ateis Menjawab (http://facebook.com/ateis.menjawab2)
  2. Jika tidak tertarik dengan penjelasan ilmiah mengenai proses munculnya anda di dunia dan ingin langsung melihat dimana posisi tuhan dalam argumen saya ini, anda bisa langsung menuju ke bagian terakhir tulisan ini “Dimanakah Tuhan?

Lahirnya Alam Semesta

Sekitar 14 milyar tahun lalu, terjadi sebuah ledakan luar biasa besar di sebuah titik di alam semesta yang masih kosong, sesuatu yang kita kenal sebagai Big Bang. Ledakan ini melahirkan partikel – partikel pertama di alam semesta dimana sebagian besar adalah atom Hidrogen. Partikel produk Big Bang ini, dengan segala implikasi dari ledakan yang maha dahsyat tersebut tersebar dengan kecepatan luar biasa, lebih cepat dari cahaya dan melebar ke seluruh penjuru alam semesta.

Bintang Dan Atom

Tahukah anda apa yang bisa terbentuk ketika atom Hidrogen berkumpul berkat gaya gravitasi antar mereka sendiri? Ya, salah satu hasilnya adalah bintang Hidrogen, dimana salah satunya adalah matahari kita, bintang yang terbentuk dari atom Hidrogen yang berkumpul.

Ketika sudah menjadi bintang Hidrogen -yang sebetulnya hanyalah sebuah bola gas raksasa saja-, maka bagian pusat dari bola akan memiliki konsentrasi tinggi dan menghasilkan tekanan dan panas yang luar biasa di dalamnya. Adanya tekanan ini akan mengakibatkan terjadinya reaksi fusi dari atom Hidrogen menjadi atom Helium, dengan efek samping berupa suhu panas dan energi yang luar biasa besar. Seiring dengan waktu, seluruh atom Hidrogen yang bisa dibakar menjadi helium akan habis, dan bintang tersebut akan mati.

Matinya sebuah bintang bisa berujung macam – macam, tergantung seberapa besar bintang tersebut. Bisa berevolusi menjadi bintang Helium yang ukurannya lebih kecil, bisa juga meledak menjadi sebuah supernova.

2
Supernova adalah ledakan luar biasa besar yang terjadi saat sebuah bintang mati. Karena besarnya energi yang terlempar, reaksi inti atom – atom yang tadinya berada di bintang tersebut pun terjadi secara besar – besaran, disinilah berbagai reaksi nuklir melahirkan partikel – partikel berat seperti logam, karbon, besi dan lain – lain, diluar daripada atom Hidrogen, Helium dan partikel – partikel ringan lainnya yang sudah terlahir sejak Big Bang maupun reaksi nuklir di dalam sebuah bintang ketika masih hidup.

Planet

Milyaran tahun setelah Big Bang dan bintang – bintang pertama di alam semesta ini lahir, mati, meledak dan berbagai nasib lainnya, alam semesta kita mulai kaya akan elemen. Dari tadinya hanya ada Hidrogen, sekarang telah muncul elemen – elemen lain dari Oksigen sampai Karbon dan Silikon.

Elemen – elemen ini mengambang begitu saja di ruang hampa. Sebagian elemen yang mengambang di sekitar sebuah bintang akan mengorbit pada bintang tersebut. Elemen – elemen ini tersedia dalam bentuk awan gas kecil sampai kepada batu – batu dengan komposisi yang berbeda – beda, untuk mudahnya kita sebut saja benda – benda tersebut sebagai benda angkasa.

Benda – benda angkasa yang beredar pada jarak orbit yang berdekatan dari planet induknya cepat atau lambat akan bertabrakan satu sama lain. Dan setelah bertabrakan, karena adanya gaya gravitasi maka keduanya justru akan menempel dan bergabung menjadi satu.

Dalam proses beberapa ratus juta atau bahkan milyar tahun, akan terjadi kestabilan, dimana untuk jarak orbit yang kurang lebih sama dari sebuah bintang, akan terbentuk satu buah benda angkasa yang cukup besar dengan berbagai macam elemen yang tersusun di dalamnya. Benda – benda yang sudah cukup besar dan relatif orbit dan bentuknya stabil inilah yang kita namai sebagai planet.

Planet pun bermacam – macam, ada yang elemen pembentuknya sebagian besar adalah elemen padat, sehingga melahirkan planet berbahan dasar batu, seperti bumi. Ada juga yang sebagian besar adalah gas, misalnya Jupiter.

Sementara itu, benda – benda angkasa lain yang belum membentuk planet akan tetap mengorbit pada bintang yang bersangkutan. Salah satu bentuk dari benda – benda angkasa ini kita kenal dalam bentuk asteroid.

Bumi, Atmosfer dan Air

Bumi pada dasarnya adalah planet yang berbahan dasar padat, dimana inti dari bumi adalah besi cair super panas. Seiring dengan stabilnya ukuran bumi, elemen – elemen yang ada di bumi pun tersusun berdasarkan beratnya. Elemen – elemen berat seperti logam akan turun ke dasar bumi, sementara gas – gas akan terlempar ke bagian atas. Pada mulanya, bumi berbentuk seperti bola lahar yang super panas di seluruh permukaannya.

Gas – gas inilah yang kemudian membentuk atmosfer dari bumi, dimana salah satu penyusunnya adalah uap H2O alias air. Beberapa ratus juta tahun setelah bumi terbentuk, dan semua elemen berat telah turun ke dasar bumi, suhu di permukaan bumi menurun, sehingga uap air yang ada di atmosfer pun bisa turun menjadi hujan.

Turunnya hujan ini menyebabkan suhu bumi menurun lebih rendah lagi, sehingga lebih banyak hujan yang terjadi. Kejadian ini berlangsung terus menerus selama beberapa ratus juta tahun sehingga suhu bumi pun stabil di permukaan, meskipun masih sangat panas di intinya sampai sekarang.

Makhluk Hidup

Air dan lautan adalah komponen penting bagi sejarah bumi. Berkat adanya air di permukaan bumi ini, berbagai reaksi kimia menjadi mungkin terjadi. Bumi telah memiliki berbagai macam elemen, juga terdapat berbagai energi yang menyambar permukaan bumi mulai dari petir hingga radiasi, dengan adanya air, berbagai reaksi kimia pun bisa terjadi. Dan salah satu elemen yang bisa terbentuk berkat adanya air di permukaan bumi adalah Asam Amino.

Ya, asam amino adalah bahan dasar dari protein, dan berbagai asam amino bisa dibentuk hanya dengan bahan dasar yang ada di bumi, petir, radiasi dan air sebagai perantara saja. Singkat cerita berbagai asam amino ini terus bermunculan berkat reaksi – reaksi yang ada hingga akhirnya antar asam amino pun bereaksi dan terbentuklah berbagai protein.

Dan di antara protein – protein itu terus menerus terjadi reaksi selama jutaan tahun hingga terbentuklah sebuah molekul bernama RNA.

Singkat cerita, RNA adalah bahan dasar kehidupan paling primitif, karena RNA adalah sebuah bahan yang mampu menyalin dirinya, sebuah sifat perkembang biakan yang menjadi ciri khas makhluk hidup di bumi dibandingkan dengan benda – benda tidak hidup di sekitarnya. Hingga saat ini RNA masih menjadi inti dari kehidupan virus.

Selanjutnya, selama beberapa milyar tahun, bumi dipenuhi oleh benda – benda berintikan RNA dan variannya yang mampu mereplikasi dirinya sendiri. Benda – benda ini begitu bervariasi dan dengan berbagai reaksi yang ada, lama – kelamaan struktur benda – benda ini semakin rapi dan menjadi sebuah sel. Sel – sel ini pun lama – kelamaan berevolusi membentuk sebuah kehidupan bersama dalam bentuk multisel setelah milyaran tahun.

Evolusi

Keberadaan organisme dengan banyak sel adalah babak baru yang luar biasa bagi apa yang ada di bumi. Berbeda dengan evolusi dari asam amino hingga menjadi sel stabil yang memakan waktu milyaran tahun, hanya dalam beberapa ratus juta tahun sejak organisme di mampu membentuk struktur multi sel, evolusi berhasil melahirkan spesies yang trilyunan kali lebih besar dari sebuah sel dalam bentuk reptil – reptil raksasa yang kita kenal sebagai Dinosaurus.

Selama ratusan juta tahun, Dinosaurus merajai permukaan bumi sebelum akhirnya punah 65 juta tahun yang lalu. Punahnya dinosaurus memberikan kesempatan bagi hewan – hewan yang lebih kecil untuk bisa berevolusi karena kehidupannya tidak lagi terancam mati karena dimakan atau terinjak Dinosaurus, dimana salah satunya adalah para Mamalia.

Mamalia berevolusi dengan cepat, dalam beberapa puluh juta tahun saja, telah muncul banyak sekali spesies hasil evolusi mamalia, mulai dari tikus sampai jerapah.

Manusia

Salah satu hasil evolusi mamalia adalah kelompok primata, dimana kelompok ini kelak akan melahirkan spesies yang mendominasi bumi, yaitu manusia. Secara waktu manusia baru berada di bumi ini sekitar 200 ribu tahun. Kalah jauh dibanding waktu yang diperlukan untuk evolusi dari mamalia pertama hingga muncul manusia yang sekitar 65 juta tahun. Apalagi jika dibandingkan masa kekuasaan Dinosaurus yang ratusan juta tahun, atau malah evolusi dalam bentuk sel yang memakan waktu 3 milyar tahun lebih.

Tapi manusia memiliki sebuah ciri khas dibanding primata lain, yaitu struktur mulut yang mampu menghasilkan suara yang sangat beragam. Kita tidak sekedar bisa menggonggong atau mengeong, kita bisa menghasilkan ribuan suku kata dari mulut kita.

Hal ini adalah kunci keberhasilan manusia menaklukkan bumi: Komunikasi.

Berkat mulut yang mampu menghasilkan berbagai macam suara, komunikasi kita tidak terbatas pada menyampaikan emosi dasar seperti marah, lapar, takut atau ingin bercinta saja, kita mampu bercerita dengan mulut kita. Selanjutnya cerita berujung pada pertukaran informasi, dan pertukaran informasi berujung kepada pengayaan pengetahuan.

Dari situlah manusia berhasil menguasi dunia, berkat komunikasi, budaya terbangun, pengetahuan terbagi dan bisa dikembangkan. Hanya dalam 200 ribu tahun, tanpa harus berbadan besar, kita berhasil mendominasi bumi.

Dimanakah Tuhan?

Jika kita bicara secara sejarah, tuhan baru muncul belakangan, sekitar beberapa puluh ribu tahun terakhir saja. Itu pun konsep tuhan awal masih beragam, mulai dari tuhan alam, tuhan dalam bentuk roh nenek moyang dan lain sebagainya. Konsep tuhan dan agama seperti yang kita tahu sekarang sendiri baru lumayan tersusun ketika manusia mampu membentuk budaya menulis, beberapa ribu tahun lalu.

Namun jika bicara secara filosofis, apakah ada sosok pencipta dalam proses panjang 14 milyar tahun di atas?

Zeus, tidak lagi relevan seiring dengan sains

Harus diakui bahwa belum semua pertanyaan di dunia ini terjawab oleh sains modern yang ada sekarang, mengingat usia sains modern sendiri baru sekitar 500 tahun, namun sedikit demi sedikit kita telah berhasil menjelaskan secara ilmiah hal – hal yang tadinya diatributkan sebagai “pekerjaan Tuhan” ataupun hal supranatural lainnya.

Kita tidak lagi memandang bahwa hujan itu dikendalikan oleh Zeus,
Karena kita sudah tahu soal siklus air.

Kita tidak lagi mengira pelangi dilukis oleh Leprechaun,
Karena kita sudah mengerti mengenai pembiasan cahaya.

Kita tidak lagi memandang bahwa manusia terjadi begitu saja,
Karena kita sudah mengerti mengenai evolusi.

Kita tidak lagi mengira matahari, bulan dan bintang mengitari bumi,
Karena kita sudah mengerti soal tatanan alam semesta.

Dan banyak lagi pertanyaan – pertanyaan mendasar yang telah terjawab, meskipun memang masih banyak pertanyaan lain yang belum terjawab, seperti:

Ada apa di balik Big Bang?
Dari mana datangnya gravitasi?
Dari mana asal energi yang terlempar saat Big Bang?
Adakah dunia paralel?

Dan lain sebagainya.

Satu hal yang pasti, semakin lama kita melihat bahwa porsi yang masih bisa diisi tuhan dalam dunia ini terus berkurang setiap saat. Dari tadinya tuhan menciptakan langsung segalanya, kini porsi yang tersisa bagi tuhan “hanyalah” pencipta gravitasi dan peledak big bang, bukan lagi pelukis pelangi ataupun pelempar halilintar.

Kalau ditanya, apakah yang menciptakan gravitasi itu tuhan? Ya kalau kita ingin ber-positive thinking pada keberadaan tuhan ya mungkin saja. Tapi saya sendiri lebih suka yang realistis. Makin lama porsi kekuasaan tuhan di dunia terus dikurangi oleh sains, dan saya cenderung berpikir ke depannya akan semakin sedikit lagi.

Jadi jika kita mencoba merefleksikan kembali, saat ini sains terus menerus membongkar mekanisme alam semesta dan mengambil porsi hal – hal yang tadinya dianggap “karya tuhan” menjadi kejadian alamiah biasa. Eksistensi tuhan saat ini suka tidak suka terpelihara karena 2 hal:

  1. Ketidak tahuan orang akan sains sekuler
  2. Romantisme antara pemeluk agama dengan agama yang dianutnya

Ketidak tahuan akan sains menyebabkan satu – satunya penjelasan mengenai mekanisme alam yang dimengerti seseorang hanyalah dari agama, dan romantisme seseorang dengan agamanya membuat seseorang tetap mencintai agamanya sekalipun harapan akan kebenaran agamanya semakin tereduksi oleh sains, layaknya seorang kekasih yang tetap mendampingi pasangannya walau orang lain telah mengatakan pasangannya itu tidak lagi layak untuk dicintai.

Sayangnya saya orangnya tidak romantis. Mungkin itu saja perbedaan besar antara saya dengan para teis lain yang tetap bertahan mencintai agamanya walaupun mereka juga fasih dalam sains sekuler😉

159 thoughts on “Dari Mana Datangnya Semua Ini Jika Tuhan Tidak Menciptakannya?

  1. bila membicarakan tentang existensi ketuhanan akan berputar putar dan kembali ke tempat yang sama yaitu ilmu pengetahuan,realistis,logics, perasaan itu ada tapi tidak terlihat karena perasaan itu kita sendiri yang menciptakannya, tuhan itu tidak ada atau ada itu juga kita sendiri yang menciptakannya, sinyal hp network ada karena kita menciptakannya, tapi kita adalah logika yang terlihat, sinyal tak terlihat tapi sinyal lebih meyakinkan daripada tuhan, alam semesta adalah tuhan dan kita adalah bagian darinya, manusia kekal di neraka adalah tanpa tujuan dan tak masuk akal, dan pada akhirnya tuhan adalah tidak masuk di akal, baca saja semua ayat maupun hadis maka anda akan menemukan radikal,negatif,takut= menciptakan tuhan di otak anda sendiri. Ilmu pengetahuanlah yang lebih masuk akal.

    • Setelah membaca tulisan ini, saya menjadi kagum atas upaya anda untuk meyakinkan publik atas sebuah peritiwa yang telah begitu lama terjadi 14 milyar tahun lalu dan kemudian peubahnya sehingga menjadi seperti kita lihat dan alami sekarang. Salut atas upayanya meskipun nampaknya belum meyakinkan bagi semuanya. Ga apa-apa. Terus berpikir dan berkaya apapun orang menanggapinya.
      Saran saya hanya satu saja. Jika kita ingin mengetahui tentang Tuhan, maka jangan mencari dulu ditempat lain. Carilah pada diri sendiri. Pertanyakan tentang segala sesuatu yang ada pada diri kita baik berupa yang personal (jasmani) maupun yang impersonal (ruhani). Pertanyaan itu jawab oleh diri sendiri. Jika tidak terjawab tanyakan pertanyaan serupa kepada org lain. Jangan puas dengan satu atau dua jawaban, tapi koleksi sebanyaknya jawaban itu dan perbandingkan satu dengan yang lain.
      Ada orang berkata bahwa “Seseorang yang tahu dirinya maka akan tahu siapa Tuhannya”

  2. Anda tidak romantis? Wah..wah.. sepertix kasian sekali pasangan hidup anda(kalau anda sdh mempunyainya). Pertama2 sy akan mengkritisi soal bigbang. Teori bigbang masih ambigu(belum bs dipastikan benar tapi mungkin juga tidak salah). Lalu yg kedua teori evolusi mungkin benar dan tidak. Maksud saya adalah ada yang pro dan kontra. Yah meskipun sdh dijadikan teori tapi memiliki bnyk kelemahan. Sy sendiri percaya sebagian teori evolusi tapi sebagian lainx tidak. Soal tuhan saya sih netral2 saaja. Tapi di indonesia org wajib beragama lho. Ingat sila ke 1. Sy jd ingin tahu di ktp anda agama apa yg tertulis. Kalau tujuan hidup,sejujurx sy masih bingung tentang tujuan hidup saya. Saya sdh membaca artikel2 anda dan sejujurx sama sekali tidak membantu. Yah anda berkata org bebas2 saja menentukan tujuan hidup, saya malah jadi penasaran apa tujuan hidup anda.tujuan hidup saya sih untuk mencari tujuan hidup saya. Yah inti tulisan saya adalah mengkritisi tulisan anda tentang bigbang,evolusi, dan agama. Kalau anda ateis mngkn shrsx anda tdk boleh tinggal di indonesia. Saya jg mengkritisi tetang tujuan hidup. Kalau saya boleh tau apa tujuan amda hidup? Apakah cuma sekedar mempertahankan spesies manusia?

    Terimakasih telah menyempatkan membaca komentar saya. Ditunggu balasanx😀

  3. mohon dijawab pertanyaan ini :
    1. apakah ada wajah manusia yang identik di muka bumi ini?
    2. apakah ada sidik jari yang sama diantara manusia di muka bumi ini?
    3. apakah ada suara manusia yang identik di muka bumi ini?
    kalo jawabannya tidak ada, bagaimana bisa sel sperma dan sel telur dari milyaran manusia bisa menghasilkan hal hal diatas secara berbeda? apakah sel telur dan sel sperma tersebut mengetahui bahwa wajah manusia yang itu telah terpakai, suara si anu telah terpakai, sidik jari si calon jabang bayi sudah terpakai orang lain? apakah perbedaan perbedaan karakteristik manusia tersebut yang memang diciptakan untuk identifikasi manusia hanya kebetulan belaka? lalu mengapa jika seandainya tidak kebetulan, hal itu tidak terjadi sama wajah hewan hewan, kecoak, ular, tikus, burung dll? apakah kalian liat perbedaan mukanya? semuanya kebetulan menurut sains?
    4. bagaimana tubuh seorang lelaki bisa mengetahui seperti apa bentuk sel telur wanita, sehingga tubuh lelaki bisa memproduksi sel sperma yang nantinya akan bisa membuahi sel telur?
    5. Bagaimana bisa sel sperma dan sel telur yang sebegitu mikro bisa membawa sifat genetis yang begitu panjaang?
    6. Bagaimana bisa tubuh hewan laut bisa berubah (evolusi ) menjadi hewan udara? burung? apakah masuk akal seekor hiu berevolusi menjadi burung? atau hiu berevolusi menjadi buaya yang hidup di darat?

    katakanlah : Aku bersaksi bahwa Tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah

    • Jawaban dari no 1-6 itu semuanya ada di jurnal jurnal ilmiah, dan saya yakin tidak dijelaskan secara mendetail di dalam Al-Qur’an, karena yg anda baca hanyalah Al-Qur’an maka wajar bila anda tidak menemukan nya.

  4. Bumi bukan di ciptakan selama 6 hari tapi diciptana selama 6 masa yg panjang setau saya di al-quran begitu, org ateis harus mati dulu baru dia percaya bahwa tuhan itu ada dan Dia lah Allah yang maha kuasa

  5. agama dan kitab suci mengatakan gay itu dosa dan tidak alami tapi pada faktanya,gay itu alami dan terjadi diseluruh dunia,jika dosa,mengapa Tuhan menciptakan perasaan gay dalam diri manusia (aku)? Bukankah Tuhan itu causa prima? berarti Tuhan juga penyebab dan yang menyebabkan seseorang manusia menjadi homosexual? Sampai pada titik ini saya mendapati konsep Tuhan begitu kontradiksi dan absurd. Saya seorang lelaki,mahasiswa,berusia 22 tahun,seorang gay,merasa tersiksa dengan dogma2 agama yang mengutuk orang2 seperti aku. akan datang masanya ada seorang nabi yang merevisi kitab2 suci yang bernada bengis menjadi lebih lembut,nabi tersebut bernama Yang Mulia Doaremon ha ha ha

  6. yaaa tapi penemu konsep big bang itu adalah pendeta kristen (georges lemaitre) belgia, bangga2in big bang malah orang religius yg bikin teori hahaaa

  7. saya tertawa membaca penjelasan yang begitu panjang lebar namun cetek.. jika penjelasan itu benar dari mana asalnya hukum alam sehingga menjadikan materi,energi,ruang dan waktu berkembang dari sebuah ledakan menjadi begitu kompleks seperti sekarang bahkan setiap harinya semakin kita galih dan pelajari tentang sains semakin kita menemukan hal yang baru dan semakin takjub dengan semesta ini yang begitu luas dan hebat. terjadinya itu semua pasti ada informasi yang di kandungnya sehingga dalam berjalanya waktu, materi dan energi itu bisa bersinegi dalam ruangnya membentuk semesta yang seperti sekarang ini..dan jika kita melihat informasi yang di kandung dari materi, energi ,ruang dan waktu ada akan memperoleh kesimpulan bahwa ada kehendak yang memberikan informasi tersebut..kita cukup pakai otak kali mau mengenali Tuhan.anda perlu belajar soal genetika manusia. dalam gen itu menyimpan informasi lengkap tentang tubuh kita..

  8. orang bukan bertuhan karena gejala alam mas, ketika anda mencari keberadaan tuhan namun tidak menemukannya bukan berarti tuhan itu tidak ada, mungkin karena pemahaman kita terhadap tuhan itu masih cetek, mintalah dengan sungguh sungguh agar bisa memahaminya. Mas gakbisa mengendalikan diri mas sendiri, ataupun apa yang terjadi terhadap kehidupan maskedepan, mungkin mas gak pernah mengalami penderitaan ataupun kekurangan, karena itu mas gakterlalu menaruh harapan mas sama tuhan hahahaha……….. Tetapi coba anda pikirkan kejadian kejadian yang ada dalam hidup mas yang membuat mas seperti sekarang ini. coba bandingkan dengan kehidupan orang lain. kenapaa sayas tidak dilahirkan di keluarga a atau keluarga b? mengapa saya ketemu a dan apa baiknya untuk saya? apa saja yang anda peroleh selama ini yang tidak orang terima? apa manfaat saya selama ini untuk orang lain? kalau anda tidak mengalami kejadian a ataupun kejadiaan b bisakah anda memperoleh a atau b, atau memahami ini atau memahami itu? adagak hikmah atas kejadian yang mas alami selama hidup? Tuhan itu punya rencana terhadap semua orang, tetapi apakah rencana tuhan? tidak ada satupun manusia yang tahu karena manusia tidak dapat memahami dan menyelami pikiran tuhan. mengapa kita tidak bisa bertemu dengan tuhan? karena kita ini manusia berdosa sedangkan tuhan itu kudus. tuhan akan bertemu dengan kita di hari kiamat nanti muka dengan muka. Tetapi kapan hari itu? kenapa tuhan seolah-olah menunda kedatangannya? karena kita di beri waktu yang panjang untuk bertobat, dan menjadi manusia tanpa dosa walaupun tidak ada manusia yang berdosa. Tetapi tuhan telah memberikan kekuatan kepada manusia yang sungguh sungguh mencari dia untuk tidak berbuat dosa. tuhan akan mengampuni pelanggaran kita jika kita sungguh sungguh bertobat. untuk itualah mengapa tuhan tidak hadir sekarang. karena kalau dia hadir sekarang semua orang yang masih hidup dalam dosa akan lenyap, dan tuhan tidak mau setiap orang binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Tuhan itu tidak terikat terhadap tataupacara a ataupun b. Mungkin anda merasa bingung dan bimbang mengapa ada banyak tuhan dan agama di dunia ini, bukankah tuhan itu satu? jika tuhan itu satu agamanya jugasatu dong? anda harus mencari tahu jawabannya sendiri, mintalah kepada tuhan supaya anda mengenal tuhan yang benar karena jika saya kasih tahu jawabannya kepada anda berarti anda menerimanya darimanusia bukan dari tuhan sendiri. saya bukan mau mempromosikan agama saya, karena agama saya tidak mencari nasabah hahahaha. perlu mas ketahui bahwa agama tidak akan menyelamatkan anda dari maut hanya tuhan sendiri yang dapat menolong anda dari maut, dari penderitaan, dan dia akan memberi mas kelegaan dansukacita. jangan mencari tuhan dengan bertanya pada manusia karena manusia punya cara pandangannya masing masing. hanya tuhan yang bisa mengerti anda makadari itu mintalah pada tuhan sendiri supaya anda bisa mengerti dia. Jika anda sudah bisa mengerti dan “memperoleh tuhan” mintalah apapun didalam dia maka diaakan memberikan apa yang anda minta. Mungkin itusaja pengetahuan tentang tuhan yang cetek yang dapat saya tuliskan. saya berharap suatu saat kita dapat bertemu di luar sana jika tuhan mengijinkan. nama saya Yogi Setiawan salam kenal
    Semoga tulisan saya dibaca.

    • Saya membaca tulisan anda. Dan mohon pencerahan, apakah anda sudah tahu Tuhan yg benar? Dan dimana saya bisa menemuinya agar saya juga bisa beriman pada Tuhan yang benar. Atau bertanya langsung kepadanya.

  9. MENGAPA MANUSIA TIDAK MEMPERCAYAI AL-QURAN???

    Islam menyembah Allah (tuhan yang 1)…
    Kristian menyembah Allah dan menganggap Isa sebagai anak-Nya…
    Yahudi pula sepertimana Kristian, juga menyembah Allah tetapi menganggap Uzair sebagai anak Allah…

    Tuhan bukanlah rekaan manusia… tetapi jika difikirkan dengan logik akal sahaja SUDAH CUKUP untuk kita ketahui bahawa tuhan itu memang benar2 wujud…
    MENGAPA???

    Lihat pada PERMULAAN KEWUJUDAN MANUSIA yang penuh keajaiban…!

    Manusia membiak kan??? Manusia memiliki ibu bapa kan??? Begitu juga hidupan di sekeliling kita kan???
    Berapa ramai manusia di dunia pada masa ini??? Disebabkan terlalu ramailah kita tak nampak hakikat kebenaran tu…
    Katakan jumlahnya sekarang adalah 100 orang… terbalikkan semula proses…
    100, 50, 25, 12, 6, 3 dan 2orang… SEKARANG……..BAGAIMANA PASANGAN TERAWAL TU BOLEH WUJUD(2orang)???
    Fikirkan pula hidupan di sekeliling anda…bagaimana mereka ni wujud pada peringkat permulaan???
    MENGAPA WUJUDNYA 2 – 2(berpasangan)…??? Sepatutnya wujudnya 1-1(tanpa ada kaitan)…
    MENGAPA MANUSIA BEGITU SEMPURNA DAN BERAKAL??? Bukankah teknologi canggih yg wujud hari ini daripada AKAL MANUSIA???

    3 JENIS KECACATAN YANG ANDA PERLU FIKIRKAN (PADA PERMULAAN KEWUJUDAN):
    1. Jenis / Bentuk Anggota – Jenis yang tidak sesuai. Contohnya, kulit manusia seperti spesies ular secara keseluruhan
    2. Kedudukan / Posisi Anggota – Posisi anggota tidak sesuai (ketika wujud di peringkat permulaan)
    – Contoh, mata di bawah dagu/mulut… Adakah anda nampak terdapat pada mana2 hidupan lain???
    3. Bilangan Anggota – Bilangan anggota tidak tetap (ketika wujud di peringkat permulaan)
    – Adakah anda nampak juga pada mana2 hidupan lain???

    BACALAH AL-QURAN UNTUK MENGETAHUI SELANJUTNYA…

    SEKALI LAGI DIINGATKAN BAHAWA AL-QURAN BUKANLAH REKAAN @ KATA-KATA MANUSIA!!!

  10. Dalam tubuh manusia misalnya, keseimbangan sistem dalam tubuh manusia membuat tubuh menjadi sehat. Jantung berdetak untuk memompa darah. Darah beredar menjangkau seluruh tubuh untuk membawa sari pati makanan. Pengaturan peredaran air yang sempurna di dalam tubuh kita, sehingga tidak ada satu bagian tubuh yang kekurangan air.

    Seandainya satu bagian tubuh mengalami kekurangan air, misalkan saja mata. Bentuk mata akan menjadi keriput seperti buah kurma yang mengering. Atau misalkan satu bagian tubuh tidak mendapatkan aliran darah yang cukup, misalkan saja tangan, Tangan kita tidak akan mampu bergerak.

    adakah semua itu tercipta dengan sendirinya tanpa ada yang menciptakan??

    sedangkan robot yang tidak sempurna itu ada yang menciptakan yakni manusia, lantas manusia yang sempurna itu, yang mencipta robot adakah tercipta dengan sendirinya?? atau mencipta dirinya sendiri??

    “Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun (Pencipta) ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)?” (QS Ath Thur: 35)

    http://alqurannews.blogspot.com/2015/07/apa-buktinya-jika-allah-itu-ada.html

  11. Atheis berkata “Energi hanya dapat diubah,tidak bisa diciptakan.”
    Kalo energi tidak bisa diciptakan knp ada energi ? Padahal sebelumny energi itu tdk ada…

      • saya rasa percuma berdebat dengan manusia yang merasa sudah mengetahui segala sesuatunya …Valbiant anda akan benar2 tahu setelah anda mati, ada atau tidaknya Tuhan, sekarang silahkan anda bertahan dengan keyakinan dan argumentasi anda tentang Tuhan. Dan prlu anda ketahui atheis hanya mengedepankan logika tanpa memperhatikan rasa atas kesadaran kenapa anda bisa berlogika. Dan saya yakin lebih banyak orang2 yang lebih hebat dari anda, namun pada akhirnya menreka menyadari bahwa Tuhan itu ada, … may u success afterlife

  12. Ngakak gue baca tulisan orang-orang lucu ini.
    Gue paham maksud lo, kalo segala hal bisa dijelaskan secara ilmiah, jadi kita gak perlu lagi toh, memakai TUHAN sebagai jawaban atas pertanyaan-pertanyaan alam tersebut?
    Omongan lo ngaco. Fakta bahwa dunia ini ada moralitas, itu diwariskan dari mana? Dari kitab suci kan? Kalo kita emang cuman evolusi dan evolusi, itu gak menjelaskan kenapa ada kasih, cinta, atau perasaan sayang? Nah, inilah pertanyaan yang mutlak jawabannya udah: karena TUHAN-lah yang menciptakan perasaan-perasaan itu. Omong kosong kalo lo bilang manusia dapat menaklukan bumi ini dengan komunikasi. Butuh lebih dari sekedar komunikasi untuk menjalin hubungan sosial dengan manusia lain. Dan jawabannya adalah TUHAN; kita tahu apa yang baik dan jahat karena TUHAN adalah moral itu sendiri.
    Buktinya? Lah, masih pengen bukti, padahal buktinya udah jelas. Lo bisa berlogika itu karena siapa? Evolusi gak bisa ngejelasin itu. Evolusi cuman bisa menjelaskan perkembangan kecerdasan, tapi evolusi gak bisa menjelaskan dengan tepat moralitas, akal-budi/logika manusia mau dipake untuk apa, dan perasaan kasih.
    Ini pendapat gue, bagi yang gak setuju sebodo amat. Kalo lo pada boleh nyatain opini, kenapa gue enggak? Dan kalo lo tetap bebal, gue gak nyalahin lo pada, karena lo suka apa tidak suka, tragedi terbesar dalam hidup manusia adalah ketika manusia tidak membutuhkan TUHAN dan tidak mencari keberadaanNYA.
    Dan satu pernyataan menarik dari gue: TUHAN bukanlah takhayul buatan manusia. Kalo TUHAN hanya takhayul menurut lo, berarti lo buta, karena keberadaan TUHAN itu sendiri terlihat jelas kok. Fenomena-fenomena yang berada di luar kendali kita itu terjadi bukan karena kita yang menyebabkannya atau kita belum mampu menjelaskannya secara rasional, tapi karena ada kekuatan besar dibalik itu semua. Siapa kekuatan besar itu? Penjelasannya cuma satu: TUHAN. Gak ada penjelasan lain.
    Last, lagian segala sesuatu gak mungkin ‘ada’ dan ‘tidak ada’ sekaligus. Bagi gue, TUHAN itu ada. Bukan karena gue punya sisi romantisme kaya yang lo bilang, tapi karena TUHAN dapat menjelaskan semua pertanyaan-pertanyaan dalam kehidup gue secara rasional.

    • Saya setuju sama lo, seratus persen. Banyak d alam ini yg kita tidak bisa menjelaskan kenapa bisa terjadi. Dan jawaban logis adalah “TUHAN”.
      Pernah suatu ketika saat SD saya d suruh menjelaskan bagaimana terjadinya pelangi. Dan dengan jujur saya menjawab,: “mana saya tau bu, yang saya Tau, Tuhan lah pencipta segalanya” dan saat itu, saya melihat guru dan teman-teman saya yg tidak punya iman tertawa terbahak-bahak.

  13. saya setuju bahwa orang atheis adalah manusia durhaka terhadap Tuhan yang telah menciptakannya sama persis dengan seorang anak yang durhaka kepada orang tuanya karena kesombongan logika yang dimilikinya. Jangan sombong dengan kemampuan otak manusia yang hanya paling berat 5 gram saja yang tentunya penuh dengan keterbatasan. Kalian orang atheis hanya berbicara proses penciptaan semesta saja tapi kalian tidak bisa menjelaskan siapa yang menciptakan bahan-bahan yang digunakan dalam proses penciptaan alam semesta tersebut. Kalian sungguh goblok krn bisa ditipu oleh keterbatasan otak kalian.. kasihan kalian…sungguh sangat bodoh…hanya bicara proses tapi tidAK bicara bahan-bahan yang digunakan dalam proses tersebut..karena Tuhan lah yang menciptakan bahan-bahan tsb atom, gravitasi dll..Ok kalian kata bahwa gravitasi adalah hasil pemuaian bumi misalnya maka pertanyaannya siapa yang menciptakan bahan-bahan utk memuai tsb..{okoknya bagi saya Atheis itu sangat bodoh dan menyesatkan

  14. cukup satu saja yang pingin saya minta, jika ada manusia yang dapat hidup abadi maka ane siap melepas agama ane, karena agama ane mengatakan bahwa yang bernyawa pasti mati… jika saja ateis dapat menjawab kenapa ada hidup dan mati, jika saja ateis dapat menjawab kenapa hidup ada waktu nya ?… kelak kalian akan menyesal berpaling dari kekuasaan Tuhan, mending baca2 semua kitab2 suci pasti ente bakal ketakutan, kalau anda termasuk orang2 yang berfikir😉 btw Tuhan ane bukan jadi manusia

      • Woow..dan anda mau menyatakan bahwa pikachu itu tidak ada. Saya sarankan anda membaca dan melihat Pokemon, kalau perlu main game nya. Dan segeralah bertobat.
        Dan satu pertanyaan yg mungkin akan membuat anda sadar.
        “dari mana datangnya Raichu jika Pikachu itu tidak ada?”

        Hehehehe.

  15. kadang logika manusia membutakan segalanya,bahkan kita tidak pernah sadar akan kebesaran tuhan,mereka para ateis menganggap dunia ini berasal dari evolusi.kita kasih aja conto yang mudah,,KENAPA LAMPU NEON BISA MENYALA…mungkin kalau orang ateis yang menjawab karna ada zat atau apalah,,tapi mungkin pertanyaanya tidak seperti itu adanya energi listrik yang menjadi sebuah cahaya itu karna di bentuk oleh tangan mansia,,,begitupun alam semesta ini para ateis cuma berfikir sebab dan kenapa terbentuknya alam semesta tapi mereka tidak mengetahui kenapa semua ini bisa terbentuk…tidak mungkin semua ini terjadi begityu saja,,,pasti ada dat yang mengendalikanya sehingga bisa terbentuk alam semesta ini…dan teori evolusi yang bikin saya muak adalah yang katanya manusia itu berasal dari monyet…pertanyaan saya adalah KENAPA MONET ITU MASIH ADA SAMPAI SEKARANG,KENAPA TIDAK BERUBAH JADI MANUSIA SEMUA,,,,itu lah manusia di bekali akal oleh tuhan tapi akal itulah yang akan menjrumuskan mereka ke neraka nanti,,,orang yang selamat di dunia akhirat adalah orang yang berfikir dan memiliki hati nurani…eh ya tadi di tas ada seorang homo…mungkin bagi aku homo adalah salah satu orang yang tidak bisa mengendalikan nafsunya sendiri dan homo juga muncul dari pergaulan sehari hari juga.

  16. dan ada satu pertanyaan besar yang belum bisa dijawab manusia tanpa pengaruh agama. yaitu soal masa depan dan keberadaan waktu. saya rasa manusia belum bisa menjawab pertanyaan ini. mungkin saja anda bisa menjelaskannya kepada saya jika anda memiliki jawabanya.

  17. tertulis:
    “Sekitar 14 milyar tahun lalu, terjadi sebuah ledakan luar biasa besar di sebuah titik di alam semesta yang masih kosong, sesuatu yang kita kenal sebagai Big Bang. Ledakan ini melahirkan partikel – partikel pertama di alam semesta dimana sebagian besar adalah atom Hidrogen. Partikel produk Big Bang ini, dengan segala implikasi dari ledakan yang maha dahsyat tersebut tersebar dengan kecepatan luar biasa, lebih cepat dari cahaya dan melebar ke seluruh penjuru alam semesta.”

    lalu sebelum ledakan besar itu, ada apa saja?
    dari mana asalnya kekosongan kemudian berubah jadi ledakan partikel2 tsb?

    darimana asalnya hidrogen tsb??
    darimana asalnya cahaya tsb??

    tolong dijawab ya mas.

    • Menjawab adalah hal yang paling mudah. Mempertanggungjawabkan jawaban, ini yang susah.

      Mereka yang peduli kebenaran akan mengobservasi fakta dan secara hati hati mengambil kesimpulan yang jug abersifat prediktif sehingga kebenarannya bisa dikonfirmasi.

      Disisi lain mereka yang asal jawab bisa dengan mudah mengatakan : Dibikin oleh Doraemon, atau sosok super tidak terlihat bernama Tuhan.

      See? Menjawab itu mudah.

      Darimana asal hujan? Tuhan. Selesai perkara.
      Darimana asal tumbuhan? Tuhan. Selesai perkara.
      Kaum yang selalu puas dengan jawaban seperti itu biasanya paling tertinggal dari ilmu pengetahuan.

      • DEAR PARA ATHEIS,

        Bang, saya menghargai pemikiran anda dan segala pilihan anda. Namun saya ingin mengingatkan bahwa kita hanyalah “Manusia”. Seperti pertanyaan “Siapa yang Menciptakan Alam ini??” dengan suatu proses yang amat sangat luar biasa jagad raya dapat terbentuk. Manusia kah yang menciptakannya? Tentu itu hal yang sangat TIDAK ILMIAH kawan. Kita ini hanyalah makhluk yang lemah. Sifat sesuatu yang diciptakan adalah lebih lemah dari yang menciptakannya. Jika anda mengkorek korek keberadaan tuhan yg sesungguhnya. Maka tidak akanlah pernah bisa.. karena logika kita tidak akan pernah sampai kepadanya.. karena kita ini lemah. Mengapa banyak Tuhan dalam peradaban manusia ini? mengapa Tuhan tidak menciptakan satu agama saja dan tidak menciptakan setan dan nafsu agar semua manusia ada pada jalan yang benar?

        Jika seperti itu apa bedanya kita dengan Malaikat? makhluk yang amat taat pada-Nya.
        Ooh iya. Anda ini kan tak percaya yg begituan.
        Semua perbedaan dan “kebingungan” anda itulah UJIAN.

        Yang saya ingin tanyakan pada kalian semua adalah. Untuk apa kalian di hidupkan didunia ini?? Jika kalian tak percaya Tuhan surga dan neraka. Ingat, ILMU KITA TIDAK AKAN PERNAH SAMPAI KEPADANYA. Inilah ujian untuk PERCAYA DAN TAAT.. Semoga Allah memberi hidayah pada kalian semua. Aamiin

  18. DEAR PARA ATHEIS,

    Bang, saya menghargai pemikiran anda dan segala pilihan anda. Namun saya ingin mengingatkan bahwa kita hanyalah “Manusia”. Seperti pertanyaan “Siapa yang Menciptakan Alam ini??” dengan suatu proses yang amat sangat luar biasa jagad raya dapat terbentuk. Manusia kah yang menciptakannya? Tentu itu hal yang sangat TIDAK ILMIAH kawan. Kita ini hanyalah makhluk yang lemah. Sifat sesuatu yang diciptakan adalah lebih lemah dari yang menciptakannya. Jika anda mengkorek korek keberadaan tuhan yg sesungguhnya. Maka tidak akanlah pernah bisa.. karena logika kita tidak akan pernah sampai kepadanya.. karena kita ini lemah. Mengapa banyak Tuhan dalam peradaban manusia ini? mengapa Tuhan tidak menciptakan satu agama saja dan tidak menciptakan setan dan nafsu agar semua manusia ada pada jalan yang benar?

    Jika seperti itu apa bedanya kita dengan Malaikat? makhluk yang amat taat pada-Nya.
    Ooh iya. Anda ini kan tak percaya yg begituan.
    Semua perbedaan dan “kebingungan” anda itulah UJIAN.

    Yang saya ingin tanyakan pada kalian semua adalah. Untuk apa kalian di hidupkan didunia ini?? Jika kalian tak percaya Tuhan surga dan neraka. Ingat, ILMU KITA TIDAK AKAN PERNAH SAMPAI KEPADANYA. Inilah ujian untuk PERCAYA DAN TAAT.. Semoga Allah memberi hidayah pada kalian semua. Aamiin

  19. Cuma satu kalimat yang paling pantas untuk mengomentari semua artikel di Situs ini… “SAYA AKUI BAHWA ANDA SEKALIAN ADALAH BENAR ORANG-ORANG ATElS (KAFIR) DAN HANYA HIDAYAHLAH YANG MAMPU MERUBAH SEGALANYA”

  20. dengan segala kerendahan hati saya menghargai teman-teman yang ateis, atau saya buat lebih spesifik : teman-teman yang mempertanyakan banyak hal tentang ‘Tuhan’. Anda kemungkinan adalah orang-orang yang berani dalam berpikir. Perlu diketahui jika dalam kepercayaan yang saya anut, kami diperintahkan untuk berpikir, bukan menerima ajaran dengan cuma-cuma.

    Pencarian saya dalam ilmu sains lebih banyak ke arah yang sempit, mikroskopis mungkin namanya. seputar bagaimana atom-atom berinteraksi, tidak seperti tulisan ini yang sampai kepada hal spektauler seperti supernova dan sebagainya. saya dapat menarik sebuah garis aturan, dari fenomena-fenomena yang terjadi. “tidak ada ceritanya interaksi 2 atom hidrogen yang bertabrakan dalam kecepatan tinggi tanpa melepaskan energi” . atau dalam contoh yang lebih familiar dalam ilmu fisika anak smp (jangan salah, sampai ke level profesor pun akan bergerak dengan landasan ini loh ya), “tidak mungkin sebuah apel akan bergerak berlawanan dari arah gravitasi bumi yang permukaannya berjarak hanya 2 meter dari si apel yang bersangkutan”. Hal-hal seperti ini adalah mekanisme yang terjadi di alam semesta, dan manusia menemukan ini satu demi satu atas nama ilmu sains. jika anda adalah seorang programmer yang biasa menulis berbaris-baris coding, tentunya anda bisa lebih cepat paham apa yang saya maksud. jika anda adalah seorang penggemar atau penggiat fisika, anda mungkin akan paham skala apa yang saya bicarakan.

    terakhir untuk teman-teman yang beragama, beriman dan ateis, apapunlah namanya, jangan pernah menyerah kepada pembodohan literatur. anda semua memiliki potensi untuk kegiatan yang disebut ‘berpikir’. sambil ngopi bareng kali seru, hehehe

  21. gampangnya begini saja, kita manusia hidup di 3 dimensi kan penulis setuju? nah di dunia dimensi kita juga akan menemukan eksistensi keberadaan 2 dimensi seperti titik dan garis nah intinya “sesuatu” yang ada pada 2 dimensi tidak bisa melihat dan mengerti tentang “sesuatu” atau keadaan 3 dimensi bahkan untuk membayangkannya saja tidak mampu karna hukum alam yang ada di dimensi 2 dan 3 sudah pasti berbeda tapi kita yang ada di dimensi 3 bisa melihat dan mengamati serta menjelaskan tentang dimensi 2 karna dimensi kita lebih tinggi dan lebih kompleks dibanding dimensi 2, begitu juga dengan kita yang berada di dimensi 3 ini tidak akan mampu melihat atau menjelaskan apa yang ada di dimensi ke 4 dst, bahkan itu di luar logika dan hukum alam kita, bahkan untuk membuktikan eksistensinya dengan versi hukum alam yang berlaku di dimensi 3 karna beda hukum dan logika.

    itu
    salam kuper…

  22. Hanya dari fosil dan ditemukannya hewan2 langkah, lantas di cocoklogikan oleh para kaum evolusionis bahwa inilah contoh evolusi…. pertanyaan saya,,, sudah ada ilmuan belum yang bs membuktikan (secara real saat ini) yang benar2 merubah struktur ikan menjadi ikan amfibi, lalu ikan amfibi menjadi amfibi, kemudian amfibi jadi reptil? Klo belum itu cuma dugaan alias hipotesa alias cocoklogi…kemudian, ada belum orang yang bs membuat sel non sintetik dari asam amino? Gak usah yg multi sel, yang 1 sel aja ada gak? Klo ga ada kenapa kalian percaya aja….

  23. Ketika ada petir, apakah anda merasa takut..saya yakin di benak anda ada rasa ketakutan dan setidaknya mncari perlindungan.dengan rasa takut itu, secara tidak langsung anda mncari kberadaan tuhan untuk berlindung..

  24. gue berada pada dilema kemanusiaan, karena oknum penganut agama (Islam) dilingkungan tempat tinggal dan media tentunya…
    banyak kesadaran baru, dan menjadi kebiasaan gue saat ini salah satunya sudah tidak pernah beribadah seperti masa kecil dari SD sampai SMP yg cukup religius>> alasannya menurut gue lebih penting bagaimana saling menebar hal yang bermanfaat secara kemanusiaan daripada beribadah tapi mengkotak-kotakan orang lain dan terlalu mementingkan diri sendiri dan kelompok agama tertentu (gue percaya semua manusia punya dua sisi, sisi abu abu dan sisi shadow atau bayangan yg agak gelap)…gue percaya integritas dan prestasi bukan agamanya (jika ada 2 calon guberner pada pilkada jkt, Si A kristen tapi punya prestasi cemerlang sebelumnya sebagai walikota, dan si B Islam minim prestasi sebelumnya dan cenderung banyak penyelewengan…dalam lingkungan tempat tinggal yg konservatif Islam sangat mudah terhasut SARA disini bahwa tidak boleh memilih pemimpin selain Islam walau oknum tersebut punya integritas dan prestasi tentang kemanusiaan??)
    tapi ada satu dilema besar disini bagi gue penganut agama walau tidak beribadah…JIKA MANUSIA EVOLUSI PRIMATA, LALU DIMANA MANUSIA-MANUSIA YG BARU BEREVOLUSI ITU SAAT INI APAKAH TELAH USAI EVOLUSI DIBUMI ?? DIBERITA PUN NIHIL ??

    terima kasih, gue belajar terus untuk berpikir kritis

  25. dunia yang kita tempati saat ini berasal dari kentut raksasa yang sangat besar,,, inilah yang dikira teori big bang,, dan teori asap kabut karena berasal dari kentut raksasa yang mana sedetik bagi raksasa sama dengan miliaran tahun bagi manusia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s