Mengapa saya memutuskan menjadi ateis? Cerita Dewi Rainny ( sumber kompasiana)

Original writer : Rainny
Sumber: kompasiana

Jangan takut, ini bukan upaya atheisasi. Orang Indonesia boleh jadi takut dengan ‘kristenisasi’ dan di Eropa, orang takut dengan ‘islamisasi.’ Tapi ini bukan upaya atheisasi. Upaya mengkonversi orang-orang beragama menjadi atheis bertentangan dengan prinsip atheisme itu sendiri. Atheisme bukan kepercayaan yang harus diimani begitu saja. Atheisme adalah keyakinan seperti keyakinan ilmiah yang harus ditemukan sendiri.

Atheisme nyaman bagi diri saya, melegakan batin saya, tetapi sulit berhadapan dengan tekanan sosial di Indonesia.

Orang masih memicingkan mata pada atheisme, menganggap atheis sebagai orang paling hina di muka bumi. Atheis dianggap sebagai sumber kekejian dan kebejatan moral.

Atheis bukanlah orang tanpa etika dan moral, hanya saja atheisme tidak mendasarkan moralitas dan etikanya pada ajaran Tuhan, melainkan pada akal budi manusia. Saya kira bukan tempatnya di sini untuk memberi penjelasan apa itu atheisme.

Saya menjadi atheis bukan karena keluarga, bukan karena teman, bukan karena akibat pernikahan (tidak jarang orang pindah agama untuk menyesuaikan diri dengan UU Pernikahan di Indonesia). Saya menjadi atheis melalui pergulatan panjang mencari Tuhan.

Saya dilahirkan dari keluarga Islam lengkap dengan azan di telinga ketika saya baru saja dilahirkan. Saya belajar membaca Al-Quran sedari kecil, ikut pengajian di musala, puasa, tarawih dan membayar zakat seperti layaknya anak-anak dari keluarga muslim lainnya.

Orang tua saya, keduanya muslim yang taat dan sangat tolerans dan sangat mendorong kebebasan berekspresi serta mendorong saya untuk mencintai membaca juga dekat dengan sains dan ilmu pengetahuan.

Berangkat dewasa, mulai sejak kira-kira usia SMP, masih rajin sholat, saya mulai mempertanyakan Tuhan. Belajar Pancasila di sekolah, yang lebih mirip indoktrinasi daripada diskusi megenai ideologi dan filsafat dengan bapak dan ibu saya, saya mulai penasaran dengan Ketuhanan Yang Maha Esa dan Bhinneka Tunggal Ika. Mengapa ada banyak Tuhan? Jika semuanya adalah Tuhan yang sama mengapa aturan, tuntunan dan tuntutannya berbeda.

Dari situ saya mempelajari praktis semua agama yang ada di Indonesia, menemui romo, pedanda, biksu, dan pendeta, selain tentu saja dengan ustad dan kyai. Perjalanan yang indah mengantarkan saya pada pertemuan dengan Romo Mangun dan Gus Dur (yang adalah teman bapak saya). Masih pula saya tidak menemukan jawaban atas salah satu pertanyaan saya: Agama apa yang paling bisa mengantar penganutnya pada Tuhan.

Kemudian saya menemukan bahwa pertanyaan tersebut salah, karena jawaban yang tersedia adalah:

– Semua agama sama baiknya

– Ikuti kata hatimu sendiri

Pencarian saya mengenai semua agama sama baiknya berujung pada dilema, seperti semua kecap adalah kecap no. 1, berarti semua agama sama buruknya. Agama A mengatakan A-lah agama paling baik, dan agama B buruk. Sebaliknya agama B mengatakan hal yang sama mengenai dirinya sendiri, dan mengkatagorikan agama A sebagai agama yang tak baik. Jika ada 1.000 agama di dunia, memilih salah satu berarti berharap 1 surga, tetapi bersiap masuk 999 neraka agama lain yang disiapkan bagi orang ‘kafir’.

Pencarian saya pada tokoh-tokoh agama berpikiran luas mengantarkan saya pada kata-kata bijak, “Agama itu seperti makanan, ya, makanan jiwa, pilih yang sesuai selera, dan sreg. Walaupun katanya bergizi, tapi kalau makannya terpaksa, ya juga nggak akan enak dan nggak akan membawa manfaat buat kamu.”

Saya mulai dengan menjadi seorang peragu, skeptis, di SMA, usia 16–17 tahun. Lalu di usia 18 saya menjadi agnostik. Di usia 20 saya menjadi seorang atheis.

Perjalanan pencarian saya atas Tuhan juga membawa saya pada beberapa orang atheis yang sama sekali tidak menganjurkan saya menjadi atheis. Semua atheis yang saya jumpai mengatakan, kurang lebih, “Ikuti akal budimu, sergaplah ilmu pegetahuan, pelajari sejarah peradaban manusia.”

Atheis yang baik, menurut mereka, bukanlah seorang pendakwah yang mencari sebanyak-banyaknya pengikut, tetapi orang-orang yang mendasari moralitasnya pada akal budi manusia serta mengakui segala keterbatasannya. Atheisme bukanlah sebuah keyakinan yang menurun dalam keluarga, boleh jadi bukanlah sesuatu yang mudah diajarkan. Atheisme, adalah sebuah hasil pencarian seseorang yang bersifat personal. Seorang atheis yang baik adalah mereka yang cukup berani mempertanyakan segala sesuatu dan giat bekerja serta belajar untuk mencari jawabnya. Seorang atheis yang baik tidak bisa yakin sebelum meragukan sesuatu terlebih dahulu. Seorang atheis tidak boleh gemar mencontek karena malas mencari jawaban. Seorang atheis yang baik tidak boleh menjadi atheis karena dipengaruhi orang lain. Dengan kata lain atheisme hanya bisa ditemukan dan dialami sendiri. Seorang atheis yang baik tidak akan mendorong apalagi membujuk orang lain untuk jadi atheis, tetapi membiarkannya tumbuh dalam pencarian.

Pencarian saya berakhir pada atheisme. Saya sangat yakin bahwa Tuhan tidak ada, dan hanya ada kemungkinan kecil sekali Tuhan (beserta neraka dan surganya) ada. Tuhan mungkin saja ada, karena sangatlah tidak ilmiah mengatakan Tuhan pasti tidak ada, toh ilmuwan tidak bisa membuktikan ketiadaan Tuhan, walaupun tidak ada pula orang yang pernah membuktikan kehadiran Tuhan. Russell memberi analogi yang baik mengenai poci teh (teapot) yang mengorbit antara bumi dan Mars.

Saya sampai pada pencarian saya, bagaimana sejarah peradaban manusia memelihara kerinduan manusia akan adanya kepastian, kebutuhan sosok imajiner yang Maha Adil, Maha Kasih, Maha Kuasa, dan bagaimana manusia berangsur-angsur menciptakan sosok Tuhannya, membunuhnya atau meninggalkannya, lalu menciptakan sosok Tuhan baru.

Sampai akal budi dan pengetahuan manusia cukup berani mengakui keterbatasannya, dan mengatakan, “Cuma itu yang kita punya, berterimakasihlah pada kita sendiri.” Memiliki Tuhan Yang Maha Kuasa tapi juga pada saat yang sama bersusah payah menyembunyikan diriNya sendiri tidak membantu manusia dalam cara apapun, kapanpun, dan di manapun, kecuali untuk menenangkan hati sendiri akan adanya kepastian mutlak dan harapan akan hadirnya keadilan sejati di alam lain.

Saya tidak memusuhi agama dan orang-orang beragama atau berTuhan. Tidak seperti orang-orang beragama yang memusuhi orang-orang tak bertuhan. Saya tidak ingin menyadarkan orang-orang beragama untuk meninggalkan Tuhannya. Saya hanya ingin orang-orang atheis (di Indonesia khususnya) yang masih dalam ketakutan atau tekanan sosial yang berat untuk bebas dari ketakutan dan tekanan.

Saya sadar bahwa orang bermacam ragam. Ada yang masih perlu Tuhan, dan ada yang tidak perlu Tuhan. Saya adalah tipe orang kedua. Kalau saya berbuat baik, bukan hidup abadi di surga yang saya harapkan, tapi karena saya tahu bahwa perbuatan itu harus saya lakukan. Kalau saya tidak berbuat jahat, bukan siksa neraka yang saya takutkan, cukup karena saya tahu perbuatan tersebut tidak pantas dilakukan.

Menjadi seorang atheis, di Indonesia, adalah perjalanan yang melelahkan, berat, dan berliku. Dilihat dari pengalaman saya, jauh lebih sukar daripada menjadi seorang yang beragama. Bahkan saya belum bisa menghapuskan kata “Islam” dari KTP saya, pun ketika saya menikah, sesuai UU saya masih harus mengikuti aturan yang berlaku. Bagi sesama atheis di Indonesia, saya hanya bisa mengatakan, “Jangan takut, kamu tidak sendirian.”

783 thoughts on “Mengapa saya memutuskan menjadi ateis? Cerita Dewi Rainny ( sumber kompasiana)

  1. setuju mbak tapi tlng di kaji lagi hukum sebab akibat bagi agama islam tlng di fahami bahwa kita di turunkan di jadikan khalifah

  2. Mungkin saya telat untuk komentar disini tapi yaudahlah. Intinya saya mengapresiasi siapapun yang berani keluar dari zona nyamannya untuk mencari tentang adanya Tuhan atau tidak, baik secara logika, ilmiah atau apapun itu karena pada dasarnya setiap orang punya akal pikiran untuk berpikir mana yang baik mana yang buruk untuk dirinya. Tapi saya meyakini bahwasanya Tuhan itu ada. Tidak bisa diwujudkan hanya dirasakan oleh hati akan keberadaannya. Menurut saya hubungan dengan Tuhan itu seperti 2 orang jatuh cinta. Akal ada disitu untuk membatasi hal hal yang tidak pantas dilakukan bukan untuk mengingkari keberadaan salah satu dari kedua orang itu. Itu analogi sya tentang manusia dgn Tuhan, Tuhan ada dimanapun itu dan titik terdekat kita dgn Tuhan hanya pada saat kita berada di titik terendah kehidupan. Coba nonton dr zakir naik mungkin akan membantu

  3. Sedikit Percakapan yg mungkin bisa anda pelajari “  😉

    “Saya gak percaya Tuhan itu ada” kata tukang cukur pada pelanggannya.

    “Kok bisa ngomong kayak gitu???” si pelanggan terheran-heran.

    “Ok, hanya dengan turun ke jalanan kamu akan tau Tuhan itu gak ada. Coba jawab, jika Tuhan memangg ada, kenapa masih ada orang-orang yang sakit??? Kenapa juga banyak anak-anak yang terrlantar???”

    Si pelanggan diam.

    “Kalau Tuhan itu ada, tentu gak bakalan kamu temukan kepedihan dan penderitaan seperti itu. Saya gak habis pikir, kok tega2nya Tuhan yg sangat Penyayang membiarkannya”

    Si pelanggan ‘mikir, namun masih tetap diam.

    Setelah rambutnya rapi dan membayar uang jasa, segera ia keluar menuju jalan raya. Eh…, ketemu seorang pria berambut gondrong, acak-acakan, jenggotnya memanjang berantakan, pakaiannya juga kumal dan kotor. Ia pun kembali ke barber…

    “Tau gak, tukang cukur itu gak akan pernah ada?!”

    “Lho,,, kok bisa ngomong gitu?!?” si tukang cukur bingung melihat pelanggannya, “padahal saya baru saja nyukur rambutmu!”

    “Kalau tukang cukur memang ada, tentu saya gak bakalan ketemu orang seperti itu” sambil menunjuk ke arah pria kumal.

    “Tp tukang cukur itu kan eksis! Kalau ada orang seperti itu, itu karna dia gak datang ke saya!” Seakan ingin menyadarkan pelanggannya.

    “Betul sekali, begitu juga dengan Tuhan… Dia benar2 ada. Kepedihan dan penderitaan terjadi karena manusia tidak datang pada-Nya di saat membutuhkan!” 🙂

  4. Bagimana cara kalian mencari Tuhan? Kenapa Tuhan gak bimbing kalian? Karena kalian tidak sungguh2 mencariNya. Kalian cuma menduga duga mengikuti nafsu yg enak buat kalian. Gak mau ada beban dalam hidup. Pengen bebas. Itulah JAWABAN buat kalian.
    Kalian manusia malas yg pengen bebas. Jgn salahkan agama, salahkan diri kalian (Atheis) yg PEMALAS.
    Itu sebutan yg pas buat kalian. Yaitu PARA PEMALAS

  5. Kalau saya berbuat baik, bukan hidup abadi di surga yang saya harapkan, tapi karena saya tahu bahwa perbuatan itu harus saya lakukan. Kalau saya tidak berbuat jahat, bukan siksa neraka yang saya takutkan, cukup karena saya tahu perbuatan tersebut tidak pantas dilakukan.

    Saya sedikit mengutip perkataan anda dan sedikit akn merubahnya

    Kalau saya berbuat baik, bukan hidup abadi di surga yang saya harapkan, tapi karena saya tahu bahwa perbuatan itu harus saya lakukan karena cinta pada dzat pencipta. Kalau saya tidak berbuat jahat, bukan siksa neraka yang saya takutkan, cukup karena saya tahu perbuatan tersebut tidak pantas dilakukan karena dzat pencipta,

    Sesuai dengn apa yang dikatakan robiatuladawiyah
    Bahwa tak ada kepaksaan dan justru penuh dengan cinta

    Karena setiap apapun yang kita lakukan indah jika berdasarkan cinta

    Percayalah, secara tidak langsung anda ikhlas tentang apa yang telah anda lakukan saat anda berkata seperti itu☺

  6. Yang Maha Pencipta itu ada. Masak alam dg hukum2nya yg beraturan scara ilmiah ini tdk ada yang menciptakan? Mustahil itu. Yang menciptakan itu kita sebut Tuhan. Tuhan yg kuasa tentu punya aturan. Aturan itu disebut agama. Lalu mana agama yg benar? Tentu perlu kajian yg ilmiah tuk menemukannya. Kalau setiap pemeluk agama mengatakan agamanya itu no 1, hal itu tentu sangat wajar krn didorong fanatismenya. Tidak masuk akal kalo semua agama itu dikatakan sama, nyatanya berbeda kok. Anda itu memang kejangkitan rasa ragu dan rasa ragu itu digunakan modal untuk meyakini tuhan itu tidak ada. Ini aneh sekali, rasa ragu bisa berubah menjadi meyakini ” tidak ada ” sementara mayoritas umat manusia logika mereka dapat menerima bahwa tuhan itu ada. Saya berpikiran bahwa sy tdk percaya bhw anda dl aktif dlm menjalankan syariat islam dg berilmu alias islam taat. Memang klo org islam yg awam dan tidak taat tntu sj tdk mustahil lbih mengdepankan “selera” dr pd menghamba pd alloh swt, seleranya bisa murtad atau tdk beragama sm skali. Tetapi bagi muslim yg berilmu agama cukup dg mental taat pd sang pencipta, mk cerita spt yg anda tuliskan tdk akan terjadi. Dan kebetulan jg pd koleksi buku sy banyak buku kisah org2 mencari kebenaran agama yg pd akhirnya berlabuh pd islam dg berbagai latar belakang agamanya termasuk jg atheisme. Sebut sj tokoh spt Maurice Bucaille, Ingrid Mattson, dll. Kalau nalar kita tdk mampu menjangkau adanya sesuatu, itu bkn berarti sesuatu itu tdk ada. Apabila dlm mencari kebenaran agama itu bersandar pd “selera”, tntu sj tdk perlu lg kajian akademik, cukup cari yg paling ringan saja dan praktis yaitu tdk beragama. Betty Bowman justeru 16 thn dan menghabiskan 1000 judul buku barulah menemukan islam.

  7. boleh advertise diri sendiri ga sih? ya sudahlah, anggap saja boleh.
    jadiii, saya 16 tahun dan saya atheis agnostik, saya percaya teori evolusi, dan saya berada di frontier pendukung ilmu pengetahuan garis keras.
    nah, kebetulan di sekeliling saya tidak ada yang sepaham dengan saya (what a coincidence) dan di usia saya ini sekiranya saya benar-benar membutuhkan teman diskusi yang sepaham.
    Kalau anda bersedia berdiskusi dengan saya, bisa menjawab komentar saya ini dengan email adress anda.
    terimakasih.

  8. Dari penjelasan anda, saya menyimpulkan : sebetulnya anda mengetahui adanya TUHAN hanya saja anda tidak mengakui nya … anda mengingkari adanya tuhan. Saya pernah mengalami pencarian akan adanya TUHAN ,, hanya saja tidak berakhir seperti anda … saya sarankan lanjutkanlah pencarian akan adanya TUHAN … memang banyak sekali tuhan tapi hanya ada SATU.

  9. Mbak Rainny maksiat,dosa,dan porno.Mbak Rainny tuh saudara setan di neraka,Kamu adalah SETAN DUNIA.Atheis sangat buruk bagi kehidupan amnusia,Meniadakan Tuhan adalah DOSA.Toh di Arab Saudi saja kaum Atheis dihukum mati.Ayo semua!Laknat Mbak Rainny Bangsat!!!!!FUCK YOU,YOU’RE AN ATHEIST ATHEIST.MBAK RAINNY IS THE FUCKIEST ATHEIST.I WANT TO FUCKING YOU,

  10. Bismillahirrohmanirrahim,,,,
    Memang benar kata anda kalau smua agma itu baik karena smua agma tdak mngajarkn kburukan,,tpi saya merasa kasihan dgn kputusan yg anda ambil.Sbnrnya dalam agma islam ad 4 thpan perjlnan yg di lakukan untuk mncpai kyakinan dan bnar2 mnjadi hamba Allah dan brbdah ikhlas kpd-Nya tnpa mnghrapkan surga maupun neraka hanya ridho Allah yg bsa mnmptkan kita di surga dan di jauhkan dari api neraka.Pertama Syari’at yaitu mnjlnkan smua prntah-Nya dan mnjauhi lrangan-Nya,semua sudah ada dalam ilmu Fiqih,kedua tharikat artinya perjlanan hati untuk lbh mndkatkan dri kpd Allah dan mnkan hawa nafsu kita,ketiga hakikat yaitu bnar2 yakin spnuh hati bahwa Allah bnar2 ad sehingga iman kita lbh kuat dan smuanya tak lepas dari campurtangan Allah.Keempat Ma’rifat artinya mngetahui scra pasti Allah itu ada dan sudah bnar2 mlihat bertemu dngn Allah,,contohnya Nabi,Rasul,Wali,dan orang2 alim yg sudah di kehendaki Allah.Mereka smua di brkan klbhan yg tdak di mliki orng biasa.Lalu berbcra tntang Tuhan anda salah karena menganggap Tuhan tdak ada,dalam ilmu tauhid Allah memiliki sifat wajib yg hrus di ktahui yg brjumlah 20.
    Saya akan mnjlaskan hanya beberpa prtma wujud artinya Allah itu ada tapi wjudx tdak bs a tmpak oleh mta krna tuhan itu latif artinya maha lembut dan bersfat ghaib.Qidam artinya terdahulu jadi Allah sudah ad sblum smua di ciptakan.Baqa’ artinya kekal jadi Allah itu abadi artinya tidak berawal dan tdk berakhir smua ciptaan Allah memiliki awak dan akhir pasti suatu saat akn mati,hancur,dan musnah kcuali alam akhirat yg di buat kekal.Mukholafatul lil khawaditsi artinya berbda dngn yg baru smua makhluk ciptaan-Nya adalah baru sdangkan Allah tdak sprti ciptaan-Nya tidak berbntuk,memiliki lapisan,berongga/beruas karena Allah berbda.Qiyamu binafsihi artinya berdiri sendri,Allah tdak membutuhkan suatu tmpat tapi brtmpat di suatu tmpat,Allah satu tapi ada di mana-mana.Wahdaniyah artinya Allah satu tdak beranak dan tdak peranakkan.Kita tdak bisa menggunkan logika saja hanya untuk mncari Tuhan karena pmikiran manusia terbatas,,seperti perumpaan bahwa ilmu manusia hanya setetes air di lautan di bandingkan ilmu Tuhan.Tentang Gus Dur anda salah kalau tdak menrma pncrahan dari beliau.pdhal bliau bkan orng smbrngan sudah bnyak yg trbukti bhwa nshat2 beliau crmah2 beliau membrkan mnfaat bsar bagi bnyak orng.Tapi itu smua tak lepas dari izin Allah yg di beri taufik dan hidayah-Nya.Lalu tntang Al-qur’an anda pasti hanya melafalkannya tdak memahami maupun mntafsirkannya Al-qur’an adlah mu’jizat Allah yg mampu mnymbuhkan hati yg kotor sbgai pembda mna yg haq maupun batil.Bicara soal dunia sbnrnya di Al-qur’an smuanya sudah jelas awal pnciptaannya,dan banyak skali hal2 yg mnajubkan di dlam Al-qur’an.Contohnya saat ibu hamil dalam rahim sbnrnya tdak ad khdupan tpi saat 4blan ad tnda2 khdupan apa itu trjadi sndri?coba anda renungkan baik2.kalau scra alami cba anda buat bnda yg mulanya tdak hidup mnjdi hidup.Al-qur’an jga sdah mngtahui klau bumi bulat, bulan mngelilingi bumi dan baru di buktikan stlah be2rpa abad stlah speninggal Nabi Muhammad saw.Ad bnyk keajaiban Al-qur’an yg di luar logika mnusia dan msih bnyak rahasia Ilahi yg belum di ketahui manusia.Smua sumber hkum dan ilmu pngtahuan dari Al-qur’an mnusia hanya mngembngkannya.Klau Tuhan tidak ad siapa yg mnggrakkan smua kjadian yg ada di dunia ini,,pdhal energi alam terbatas dan sewaktu-waktu bisa habis.Manusia di ciptakan berbda-bda ad cntik,ad buruk,kaya,miskin smuanya agar tetap bersyukur atas yg di beri oleh Allah karena dari bersyukur itulah ketenangan hati nikmat yang sesungguhnya yg di berkan dari Allah.Kita juga tdak tahu bgaimna nasib kita kelak,kita kpan mati,kejadian esok hari maka dari itu kita harus percya akn takdir2 Allah smua sdah di rencnakan di ketahui oleh Allah.Kdang keinginan yg kita suka dan kita anggp baek blom tentu trjadi krna Tuhan yg mrncnakan dan menentukan mna yg baek mnurut kehendak-Nya.Semoga smuanya mndapat taufik dan hidayah dari Allah.Kita juga warga indonesia yg brbda-bda kyakinan jadi kita smua saudra dan tak ad prmusuhan.Saya hanya memberi penjelasan yg saya ketahui smga mnjadi bhan prtimbangan kembali,dan smga hati yg tertu2p di bukakan pintu hidayah oleh Allah swt.
    Wassalamualaikum wr.wb.

  11. saya tidak habis pikir dengan para penganut atheis, bagaimana mereka tidak berfikir dia diciptakan oleh siapa padahal secara ilmu sains mereka sangat hebat

  12. sedikit ilmu pengetahuan dapat membuat seseorang menjadi atheis, tetapi ilmu pengetahuan mendalam membuat seseorang percaya adanya tuhan. francis bacon

    baca kitab sucinya, bandingkan kitab sucinya, bukan orangnya, karna manusia hanya mempunyai 2 sifat yaitu baik dan buruk

  13. Saya masih 14 th, sama seperti anda.. skrg saya duduk di bangku kelas 8 SMP, saya statusnya masih islam karena lahir di keluarga yg taat dg islam, jujur saya bingung siapa Tuhan, perlukah disembah, bukankah semua yang terjadi di bumi ini proses / hukum alam, bingung banget sumpah, teman saya yg agamanya A mengatakan islam itu paling sempurna, agama B itu pokoknya sesat, B bilang agamanya perfect, A yang sesat.. jadi intinya aku bingung mana yang benar, sekarang aku ngikut kata hati ku, dan guru PKn ku bilang percayalah sama tuhan yg maha esa..

  14. mungkin anda hanya menggunakan fikir saja. cobalah anda seimbangkan antara fikir dan rasa. jika fikir lebih dominan dari rasa, maka anda akan ragu adanya Tuhan. jika rasa lebih dominan dari fikir, maka anda akan menjadi penyembah berhala. tetapi jika fikir dan rasa seimbang maka anda akan menemukan kebenaran adanya Sang Pencipta.
    sepintar dan secerdas apapun saya, saya tidak pernah menganggap hasil pemikiran saya selalu benar. karena saya percaya bahwa hasil pemikiran manusia tidak ada yang 100% benar.
    saya percaya bukan Tuhan yang membiarkan makhluknya menderita, tetapi manusialah yang membuat dirinya sendiri menderita karena kebodohanya.
    Tuhan tidak membiarkan manusia terombang-ambing di dunia begitu saja. untuk itu maka Tuhan memberikan buku petunjuk untuk menjalani kehidupan, yang kita sebut dengan wahyu dari Tuhan.
    sebenarnya Tuhan sudah memberikan pilihan kepada kita untuk menjadi manusia atau tidak, dan kita memilih menjadi manusia.

    untuk mbak Dewi Rainny, teruslah dan jangan pernah berhenti untuk mencari kebenaran!. jangan hanya berhenti pada ateis!. cari lagi kebenaran!. karena apapun yang anda anggap benar, pasti ada yang lebih benar lagi di atasnya.

  15. atheis awalnya individu kalau sudah menjadi banyak jadi komunis, hati hati kalian menyebarkan paham.. nabi di utus karena umatnya seperti kalian yang engga percaya sama Tuhan..

  16. Mungkin untuk beberapa saat anda tidak mengakui adanya tuhan itu. namun, pada satu titik saat anda berada di puncak sakaratul maut, apa anda masih beranggapan untuk tidak percaya pada tuhan?

    Kalau anda tidak percaya adanya tuhan, kenapa anda ada di dunia ini? Dan kenapa seluruh alam semesta bisa tercipta?
    Semuanya tidak terjadi begitu saja tanpa ada pengendalinya yaitu tuhan. jika tuhan berkehendak maka “Kun fayakun”.

  17. orang ateis sdh setengah sahadatnya La ilaha (tdk ada Tuhan) sisa ditambah dengan illallah (Kecuali Allah) jadi orng ateis sdh jadi Islam setengah sisa melanjutnkan sahadatnya saja okee bro

  18. Bismillah , saya ingin ikut menyampaikan suatu hal yang anda ragu kan tentang adanya Tuhan… sebenarnya jika anda mau mempelajari hakikat dan sifat2 Tuhan Sejati anda akan temukan Islam sebenarnya . Allah bukan zat imajinasi buatan manusia. Jika manusia sendiri terlahir dari manusia, lalu siapa yg menciptakan manusia pertama? Tentu harus ada sosok yg menciptakan semua awal kehidupan dan itu lah Tuhan. Jika Keyakinan akan adanya Tuhan itu imajinasi, tentu anda percaya, barang2 di rumah anda membuat dirinya sendiri..apa logikA anda menerima hal itu? Allah Maha Awal dan Maha Akhir, Maha Menciptakan . Dia memang tak terlihat mata, tapi keberAdaannya bisa dirasakan…
    Jika anda hidup di zaman modern, harus nya anda makin meyakini adanya Dzat Maha Ghaib yang mengatur alam ini. Contoh : sinyal wi-fi itu gaib, apa pernah anda melihat bentuk dari sinyal itu? Tapi toh anda percaya itu ada kan. Jika anda pemuja materialistis , mungkin sampai sekarang anda harus ribet dengan kabel sebagai penghantar arus dan sinyal…dan tak ada kemajuan dalam berfikir.

  19. Sebenarnya para atheis terbagi dua golongan : 1. Yang tidak menemukan penjelasan tentang sifat2 KeTuhanan. 2. Yang sombong ingin menuhankan dirinya sendiri seperti Fir’aun. Bani Israel pernah meminta kepada Nabi Musa untuk melihat Dzat Allah, hingga mereka tersambar petir karena kelancangan mereka. Kenapa? Karena dunia ini bukan tempat dan saat yg tepat untuk manusia melihat Nya. Dunia ini terbatas sementara Allah tidak terbatas, adakah sebuah kotak berukuran 4x4m dimasuki benda berukuran 10x10m? Jangan menyamakan Tuhan dengan makhluk yang serba terbatas. Justru ketika anda berkeyakinan Tuhan harus dilihat dari muka bumi, anda membatasi sifat2 KeTuhanan Allah. Lalu dimana sempurna Nya Dia jika Dia memiliki sifat manusiawi ? Mata anda saja takkan mampu melihat sinar matahari secara langsung, apakah Allah yang Maha Dahsyat harus kalah dengan ciptaanNya. Cukup keberadaan sistem kehidupan yg canggih di alam semesta ini menunjukan Allah ada.. ini penilaian objektif. Apakah anda ingin menuhankan diri sendiri yg bahkan tak bisa lari dari kematian?

  20. Maaf, Misalnya kalau Mbak Dewi Rainy ada dalam kondisi ditimpa musibah atau bahaya, nama siapa yg akan disebutkan ??? Bahaya seperti bencana alam, terapung ditengah lautan atau dikubur hidup2 di gurun pasir, menanti detik2 hukuman mati, sakit tiada berobat dan lain2…dengan kondisi itu apa mbak masih berpikir ilmiah bahwa Yang Maha Kuasa ada atau tidak..? Nggak usah kejadian nyata lah, ngimpi aja kena musibah salah satu diatas.

    Saya yakin salah satu bahaya yg sebutkan satu persatu tidak ada teknologi yg diciptakan manusia yg bisa menolong. Yang dikubur hidup2 digurun pasir terutama…udara akan sangat mahal sekali harganya, cahaya akan sulit didapat. Sulit bernafas dan gelap gulita. Terasa saat itu kita berpikir udara yang kita hirup sehari hari dan sinar matahari adalah anugrah dari Nya.

    Mungkin… saat itu hati mbak akan spontan menyebutkan Nama Nya. Ya atau tidak terserah mbak aja. Apa pada saat musibah itu saja mbak menyebutkan Nama Nya, setelah aman dari musibah mbak berpaling lagi..? Itu saja dari saya. Terima Kasih mbak.

  21. tentang amaliah, perbuatan, ingat, manusia punya naluri, nafsu yang kadang melalaikannya dr norma dan aturan yang ada. jangan dijadikan alasan kalau agama hanya imajinasi 🙂 .

    tenntang eksistensi tuhan, saya pernah ditanya..
    jika tuhan maha kuasa, dapatkah ‘Dia” membuat batu yang sangat besar sehingga ‘Dia’ tidak mampu mengangkatnya?
    jika Tuhan tidak mampu membuatnya, berarti tuhan lemah.
    jika tidak mampu mengangkat hasil ciptaanya berarti juga lemah.

    Menurut saya, kita mengenal sesuatu karena ada pertanda, sifat-sifat.
    salah satu sifat tuhan adalah maha kuasa.
    manusia jg punya kuasa/ mampu, bisa brjalan, membuat peralatan, tapi terbatas.
    seddangkan kuasa tuhan tidak terbatas, maha kuasa.. jadi SIFAT KUASA TUHAN TIDAK TERIKAT DENGAN SIFAT-SIFAT YANG BERLAWANAN DENGAN SIFAT-SIFAT YANG DIMILIKINYA.
    menurut saya itulah tuhan yang sesungguhnya.

  22. Mbak Rainny,bukannya orang Islam pindah ke Atheis itu dosa?Itu namanya MURTAD.Berarti Anda masuk NERAKA Terdalam.FUCK YOU,You’re an Atheist.Atheism is BULLSHIT and BANGSAT.DASAR MBAK RAINNY SETAN.Awas saja kalau gue membakar loe Dan memakan loe sampai habis tanpa maaf,tanpa ampun,tanpa sisa

  23. tidak ada alasan untuk menjadi atheis…
    bohong menurut saya anda tdk membutuhkan hal yang spiritual..
    dan jika anda memang tidak membutuhkannya,, suatu kebodohan bagi hidup anda..

  24. untuk menjadi atheis atau bukan, itu adalah hak masing”. jika seorang atheis dipandang bodoh karena mereka tidak menyadari siapa yg menciptakan dunia, atau karena tidak mempelajari semua kitab agama, apakah berarti orang atheis tidak menggunakan logika mereka? itu justru salah, karena orang menjadi atheis karena menggunakan logika mereka.
    untuk pertanyaan lalu siapa yang menciptakan bumi dan matahari? siapa yang menciptakan manusia? pendapat saya karena mereka dibentuk oleh waktu dan lingkungan. seperti halnya belatung yang muncul dan hidup pada bangkai. seperti halnya planet-planet yang terbentuk dari nebula. seperti halnya jagat raya yang tak akan pernah berkurang, namun hanya tetap atau bertambah.
    demikian jawaban saya. saya bukan atheis, saya masih bergama, saya rasa saya masih agnostik. mungkin terbentuk dari lingkungan saya karena kedua orangtua saya dan saya memiliki perbedaan kepercayaan. tolong yang beragama jangan membuly. seorang agnostik atau atheis memiliki alasan mereka masing”. ingatlah lakum dinukum waliyadin bagi yang beragama islam. mohon maaf bila ada kata yang mungkin menyinggung.

  25. Saya tidak mau menyalahkan atau bagaimana. Itu keputusan Anda tapi setahu saya, orang ateis itu berfikir dengan logika”Tidak masuk logika berarti tidak ada” Tapi bagaimana semua bisa di jelaskan dengan logika?
    Pembuahan manusia, pembentukan alam semesta, bahkan pernahkah anda berfikir tentang tubuh anda sendiri, bagaimana semuanya terjadi. Apa yang mengaturnya. pandangan manusia, pikiran manusia itu di batasi. Jangalah ilmu pengetahuan malah menjadikan kita menjauh dari sang pencipta.

  26. Tuhan memilih siapa yang DIA kehendaki, hati, pikiran itu ada yang menciptakan,
    harusnya bisa berfikir kenapa manusia bisa sebanyak ini? apakah teori darwin itu benar bahwa manusia berevolusi dari kera,?
    iman itu artinya percaya?
    agama itu tdk semuanya bisa dipikirkan oleh manusia, krn yg memiliki segala ilmu adl Tuhan,
    serius atheis itu membuat batin Anda lega? ada sebab pasti ada akibat, ada langit ada bumi, ada laki2 ada perempuan, klo anda tidak percaya dengan konsep Tuhan, bgmn cara anda berfikir anda bisa berada di dunia…?
    mgkn anda bisa menjawab dgn logika anda,
    agama itu tdk cukup hny di logika, krn kita diberi batas akal oleh Tuhan, klo Anda merasa bhw anda bisa sendiri di dunia itu adl sombong,
    itu sih pilihan hidup Anda ya?
    kenapa agama itu bermacam2 katanya Tuhan itu satu? klo mnurut saya, manusia itu diciptakan berbangsa2, berbeda2 (bahasa, kulit, budaya) krn biar saling mengenal dan tahu bahwa itu adl kebesaran Tuhan, Tuhan itu satu, tp manusialah yang menyebutkan Tuhan dgn bahasa mereka yg berbeda2, ada awal dan ada akhir,,,
    Saya tetap percaya akan adanya Tuhan yang Abadi, klo gak percaya ada Tuhan yg disembah, apakh org itu akn jd superior?

  27. Sdr Rainny,

    Saya paham bahwa sewaktu kecil anda ’membaca Al Qur’an’ namun tetap saja anda Ateis. Saya mendapatkan pendidikan agama sejak kecil sampai SMA (madrasah aliyah). Kuliah saya di PTN yg notabene minus pendidikan agamanya.

    Nah sesungguhnya sampai umur hampir 50 tahun ini saya masih selalu mencoba memahami Al Qur’an, karena tentu saja berbeda membaca sewaktu masih kecil dibanding dengan saat ini yg memiliki pengetahuan yg sudah sewajarnya semakin banyak.

    Saya selalu merasa mendapatkan jawaban ketika misalnya ada tekanan terjadap Islam soal terorisme. Saya coba cari lagi ayat2 yang terkait dengan perang dan juga membaca berbagai pendapat lain yg semakin mudah didapatkan di internet.

    Alhamdulillah, sejauh ini upaya saya semakin memantapkan hati saya bahwa Al Qur’an memang benar diturunkan dari Allah.

    Contoh, ketika orang bertanya kenapa banyak agama kalau Tuhan itu satu? Al Qur’an dengan gamblang dan berulang-ulang mengatakan agama itu satu, Allah menurunkan para rasul ke bangsa-bangsa dar waktu ke waktu untuk membawa pesan yang sama. Para rasul ibaratnya adalah bersaudara dalam misi, menyampaikan pesan Allah, yang sama dan tidak berbeda.

    Lalu kenapa ada banyak agama? Manusialah yang selalu menuruti hawa nafsunya atau tekanan masyarakatnya ataupun politik dan kepentingan lain maupun juga karena diskontinuitas dr pewahyuan. Sehingga manusia berani lancang mengubah agama Allah shg bergeser sedikit demi sedikit ataupuan frontal. Itulah kenapa Allah selalu menurunkan para rasul atau nabi (hadits bilang sampai 100 rb lebih) untuk.memurnikan kembali pesannya.

    Lalu mengapa manusia mampu merubah pesan (agama) Allah? Di situlah letak hebatnya manusia sebagai ciptaan Allah (khalifah Allah di muka bumi) yg paling sempurna (ahsanu taqwim) sehingga bahkan para malaikatpu disuruh bersujud di hadapan manusia, kecuali Iblis yg menolak karena takaburnya.

    Sebagai makhluk.sempurna sbg wakilNya di muka bumi maka tentu saja manusia.diberi kebebasan yg lebih banyak dr makhluk Allah lainnya. Termasuk kebebasan mendustakan penciptaNya. Hebat bukan?

    Manusia itu aneh, percaya adanya gelombang elektromagnetik hanya dengan mengetahui gejalanya tanpa bisa melihat langsung sementara tidak percaya Allah padahal gejala keneradaanNya bertebaran di mana-mana termasuk di dalam dirinya sendiri.

    Kalau manusia menolak Allah, berarti manusia menolak keadilan. Mari kita renungkan, adilkah seorang Hitler katakanlah, meninggal begitu saja tanpa ada penghukuman? Atau siapapun, meninggalkan dunia ini sementara dia pernah berbuat zalim kepada orang lain dan lolos dari hukum dunia? Apakah rasa keadilan manusia mengijinkan hal ini terjadi? Kalau keadilan yg seadil-adilnya itu harus ada, kira2 sanggupkah pengadilan dunia ini menjalankannya?

    Wass.

  28. tulisan ini jika tdk hati2 bs menarik seseorang menjadi atheis secara garis besar ada sebuah penawaran yg menaris disana.. dan mau sebagus apapun tulisan yg anda buat mengenai atheisme.. saya akan tetap memilih untuk beragama, dalam pencarian saya ttg agama.. satu point yg saya temukan manusia membutuhkan sebuah dzat yg maha tinggi dan maha dahsyat jg cara untuk berhubungan dgn-NYA hingga akhirnya saya hati dan qalbu saya tetap memilih Islam sebagai agama yg terbaik bagi saya dan ALLAH sebagai Tuhan saya tmpat saya kembali kelak setelah saya mati bukan lagi mrnjadi agama yg diturunkan dr generasi ke genarasi.. terimakasih sdh share ttg pengalamannya

  29. aq suka atheis. mreka tdk prnh mmbenci keyakinan orang lain, tdk sprti org yg bragama yg mnganggap orang beragama lain atau beragama lain itu d anggap kafir atau sesat..

  30. Satu pelajaran yang baik,tapi jangan lah kita selalu ikut logical akal saja..kita perlau tahu seperkara yang benar mana yang salah..nak ikut fakta boleh jangan terlalu taksub krn boleh terpesong krn fakta tak selalunya semuanya benar kerana sebagai agama islam wajib kita beriman 6 perkara dan rukun islam 5 perkara..ini semua jika pelajari yang asas kita akan menguasai keseluruhan oopps bukan keseluruhannya tapi…Pada kebanyakan ayat al-Quran, orang-orang kafir untuk mencari pembenaran atas tindakannya menyembah berhala, tidak mau berpikir dan sebagai gantinya menjadikan taklid buta dari datuk-datuknya sebagai pembenar atas perbuatan-perbuatan mereka. Allah Swt mencela mereka karena tidak mau memanfaatkan kemampuan akal dan menyeru mereka untuk berpikir dan merenung dalam masalah-masalah akidah; misalnya pada ayat, “Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Ikutilah apa yang telah diturunkan oleh Allah”, mereka menjawab, “(Tidak)! Tetapi, kami hanya mengikuti apa yang telah kami temukan dari (perbuatan-perbuatan) nenek moyang kami.” (Apakah mereka akan mengikuti juga) meskipun nenek moyang mereka itu tidak memahami suatu apa pun dan tidak mendapat petunjuk?” (Qs. Al-Baqarah [2]:170)[26] sebagaimana Allah Swt mencela Ahlulkitab disebabkan akidah-akidah batil dan taklid buta mereka, “Katakanlah, “Hai ahli kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat sebelum (kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus.” (Qs. Al-Maidah [5]:77)

  31. Manusia diciptakan oleh tuhan dengan sangat sempurna, sehingga kesempurnaan itu membawa dirinya lupa bahwa dirinya adalah ciptaan, dicipta dan yang mencipta jelas beda, kesempurnaan manusia tidak akan pernah sama dengan kesempurnaan tuhan, manusia menggunakan logika untuk membuktikan tuhan itu ada, sedangkan logika itu tuhan yang memberikannya, jangan mencari atau bbertanya kepada sesama ciptaan untuk Membuktikan tuhan itu ada, tidak ada yang ditutupi,tidak ada yang tidak pasti, dan tidak ada yang tersembunyi, tuhan sendiri yang mmemberikan jawaban ketika engkau bertanya padanya, dengan tata cara atau mmetode yang diajarkan sama persis seperti orang yang sudah membuktikan bahwa benar tuhan itu ada

  32. film PK ( Pikeey ) india,dia mengatakan tuhan itu ada 2,yang menciptakan kita dan yang dibuat orang lain,dan saya percaya sama tuhan yang menciptakan saya / aamir khan

  33. Saya dilahirkan seorang kristen, di KTP jg kristen tp sebenarnya saya sudah mendekati atheis dan mgkn sudah Atheis dan kalau ada yg bertanya saya menganut agama apa, saya akan bilang “saya Atheis”. Walaupun saya atheis tdk mengubah sifat dan watak saya, saya tetap hidup seperti adanya, berbuat kebaikan karna itu adalah kata hati saya bukan karna percaya tuhan akan membalas. Percaya ada Tuhan tdk membuat saya jadi lebih baik, dan atheis tdk malah membuat saya jd orang jahat. Saya setuju kata tokoh atheis dunia (lupa nama) Tuhan itu diciptakan oleh imajinasi orang2 frustasi. Mgkn itu kali yah makanya orang pas susah ingat tuhan dan pas senang lupa. Maaf bagi yg berseberangan dgn saya.

  34. Setelah mati ternyata Tuhan yang kupercaya itu tak ada, ya sudah gak apa-apa. Tapi bagaimana kalau tuhan yang tidak kau percaya itu ternyata ada?

  35. Jangan memposisikan tuhan itu ada atau tidak ada secara fisik. Karena tuhan itu bukan obyek. Dia adalah kehidupan yang dimaknai manusia saja. Binatang dan tumbuhan tidak mungkin memaknainya.

  36. anda meyakini tuhan itu tak ada. Apakah anda mengira anda ada/tercipta dengan sendirinya? Bgaimana jika kedua orang tua anda tak pernah menikah sebelumnya, dimanakah anda sekarang?jika anda hidup, anda lihat banyak orang yg semula hidup kemudian mereka mati, apakah anda tak memikirkan?? Apa yg terjadi pada orang yg mati itu,, tangan mereka ada tpi tak sanggup lagi bergerak, kaki mereka masih ada tapi tak bisa lagi berjalan, mata masih utuh tapi tak bisa lgi melihat, jngnkan melihat terbuka sedikit saja tidak. Apa yg terjadi padanya pdhal dlu ia bisa bercakap cakap,tertawa,menangis, berlari. Allah,maha suci allah. Dialah yg menciptakan dari yg tiada menjadi ada, dan dari yg ada menjadi tiada. Logika sederhana, jika anda memiliki televisi, apakah anda mengira bahwa televisi itu ada dengan sendirinya? Ketika anda menginginkannya dan ia langsung ada. Begitukah? Tidak. Sungguh televisi itu ada yg menciptakan/membuatnya yaitu manusia. Begitupun manusia juga ada yg menciptakan, cukuplah diri anda sendiri dan seluruh alam semesta ini yg menjadi bukti bahwa itu semua ciptaan/buatan allah

  37. saya jg semput berpikiran seperti itu. tapi lebih baik jalani saja apa yang menjadi keyakinan anda. karna setiap agama itu mengajarkan kebaikan, mengajarkan tentang surga dan neraka.
    tapi keslamatan itu dari kita sendiri….
    #ingin masuk surga. yakinilah, percaya, berbuat baik. simple kan…….

  38. Sesungguhnya tuhan sudah ada dekat dengan mu hanya sajja kamu tdk yakin dengan tuhan, karna kamu terlalu banyak mencari maka jadilah kamu seperti ini. Sungguh tercela lah engkau,….

  39. saya pernah mengalami juga. tapi itulah proses pendewasaan iman. sampai akhirnya saya memeluk islam, bukan karena keturunan. tapi alhamdulillah pencarian.
    saya mempelajari ajarannya, itu yg terpenting, bukan mempelajari para pemeluknya.
    Karena Setiap pemeluk dari suatu agama tidak selalu merepresentasikan isi ajaran agama.
    Namun ISLAM adalah agama yg saya yakini kebenarannya. karena ajarannya murni mengenalkan kita kepada Tuhan yg sebenarnya harus disembah, Tuhan yg menciptakan segala sesuatu, Tuhan yg mengatur segala urusan Dunia.
    Kemana kita akan kembali, kalau kita tidak mengakui Tuhan. Bukankah setiap kehidupan di dunia ada akhirnya (kematian). Lalu pertanyaannya, kemanakah kita setelah mati? kalau bukan kembali kepada sang pencipta (Tuhan).
    Dan saya bersyukur tinggal di indonesia, dimana memiliki aturan paling pertama yaitu, sila ke 1. KeTuhanan yang Maha Esa.

  40. wah, anda dari islam ke ateis, bodoh ya. kalau anda belajar lagi anda akan menemukan bahwa islam lebih “ateis” daripada ateis yang anda jalani sekarang. anda mungkin merasa telah ateis dengan berserah diri kepada akal budi manusia, namun islam mengajarkan anda untuk tidak berserah diri pada apapun termasuk akal budi manusia dan bahkan terhadap tuhan sekalipun, anda termasuk orang yang me-mistik-kan kepercayaan anda.

  41. Kalian yang beragama sudah terjebak dengan keburukan kalian yang membanggakan apa yang kalian anut.
    Seorang ateis tidak ingin menyadarkan orang-orang beragama untuk meninggalkan Tuhannya dan melakukan atheisasi seperti para penganut agama.

  42. Saya juga tidak percaya tuhan itu ada. Pergulatan hidup 40 tahun menghasilkan keyakinan : Semua tergantung diri sendiri menjalani hidup ini . Yg menganut agama ternyata lebih buruk dari yg disebut Atheis. Agama hanya omong kosong !

  43. Semu manusia pada dasarnya butuh TUHAN, diakui atau tidak diakui, orang yg beragama atau ateis sekalipun, adalah dusta dan kedustaan apabila ada manusia yg mengatakan tidak butuh kepada tuhan,tidak percaya kepada tuhan,
    jauh didalam lubuk hati orang-orang ateis mereka meyakini ada kekuatan yg teramat maha dahsyat,( apalagi itu namanya klo bukan tuhan?),
    di setiap orang beragama atau ateis mendapat masalah dan kesulitan di hantui rasa ketakutan, jauh di dalam lubuk hatinya menjerit memohon pertolongan dan bantuan kepada sesuatu yg di anggapnya mempunyai kekuatan yg teramat dahsyat, yg ia tidak mengenalnya, sesuatu yg sangat asing baginya (apalagi itu namanya klo bukan tuhan?)

    PINTAR TIDAK BERARTI CERDAS, CERDAS SUDAH PASTI PINTAR.
    terlalu banyak contoh-contoh perumpamaan yg telah TUHAN berikan kepada manusia, agar manusia mampu mengenali haqiqat keTUHANAN,
    tidak salah memang berpikir tentang jati diri TUHAN, tapi alangkah bagusnya sebelum berpikir kepada jati TUHAN terlebih dulu memikirkan jatidiri dirisendiri, ada apa dibalik diri, bagaimana proses diri ini menjadi diri.
    Ateis bertanya: klo memang TUHAN ada kenapa tuhan tidak adil, kenapa TUHAN membiarkan kejahatan merajalela, kenapa TUHAN membiarkan yg 1 kaya yg lain miskin?
    MANUSIA itu bukan wayang golok atau wayang kulit yg semuanya dikendalikan oleh dalang/terserah dalang,
    MANUSIA itu makhluk yg berakal, yg dengan akal yg dianugrahi TUHAN, manusia diberikan wewenang utk menentukan arah hidupnya, baik dan buruk, kaya dan miskin itu adalah pilihan manusia, karna TUHAN tidak menciptakan UANG, karna TUHAN tidak menciptakan lowongan kerja,

    TUHAN disebut ZAT, kenapa TUHAN disebut ZAT? itu agar manusia lebih mudah utk mengenali haqiqat keTUHANAN,
    Karna manusia itu sangat butuh kepada yg namanya ZAT,
    seperti halnya Zat besi, Zat protein Zat vitamin dan lain sebagainya,
    adakah dari kita yg mengetahui, warna, bentuk, rupa dari Zat-Zat yg disebutkan tadi? jawabannya sudah pasti tidak!
    kita mengetahui dan yakin klo buah jeruk mengandung vitamin C, lalu apakah kita melihat warna, bentuk dan rupa dari vitamin C yg ada di dalam buah jeruk itu? jawabannya lagi-lagi pasti tidak!
    kenapa selama ini kita tidak pernah mau bertanya atau meneliti seperti apa warna bentuk dan rupa dari vitamin C?
    Kita hanya bisa diam dan meyakini,
    lalu kenapa utk urusan haqiqat jatidiri TUHAN kita berusaha mencari-cari bahkan bertanya-tanya lalu menganggap tuhan itu tidak ada setelah tdk mendapatkan jawaban yg memuaskan?!

    Ateis berkata dan bertanya: mobil diciptakan manusia, manusia diciptakan tuhan, lalu siapakah yg menciptakan TUHAN?
    Saya bertanya kepada Ateis: kamu percaya klo nasi yg kita makan sehari-hari itu mengandung Zat besi?
    Ateis menjawab: ya saya yakin.
    saya bertanya kembali: siapakah yg menciptakan Zat besi didalam Nasi itu?
    Ateis menjawab: ya itu ada dengan sendirinya.
    lalu sayapun menjawab; begitupun dengan TUHAN, Ia ada dengan sendirinya, tanpa ada yg menciptakan.

    ITULAH SEKILAS PENJABARAN SAYA TENTANG HAQIQAT KETUHANAN
    semoga bisa dipahami

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s