Jika nanti ternyata setelah mati Tuhan benar-benar ada, bukankah ateis rugi?

Ini adalah pertanyaan yang sering saya jumpai setelah menjadi ateis. Bagaimana kalau nanti setelah mati kami berhadapan dengan Tuhan? Siapkah kami dengan konsekuensi masuk neraka? Bukankah lebih baik mengambil posisi yang aman, yaitu percaya Tuhan dan beragama sehingga pasti terhindar dari neraka?

Tunggu dulu. Tahukah Anda bahwa ada lebih dari 2700 konsep tuhan dan dewa-dewi yang terekam dalam sejarah manusia? Ada setidaknya ratusan agama dan aliran kepercayaan, banyak di antaranya bahkan tidak mengajarkan konsep surga dan neraka. Memang sekarang hanya ada beberapa agama besar di dunia, tetapi beberapa sistem kepercayaan (Yunani dan Mesir kuno, misalnya) bertahan selama ribuan tahun sebelum punah digantikan agama-agama yang populer saat ini. Belum lagi banyak sistem kepercayaan baru yang semakin populer (Scientology, Mormon, Saksi Yehovah, antara lain), dan entah bagaimana masa depan mereka.

Selain konyol bahwa saya harus percaya cuma agar “tidak rugi” seperti berjudi, sebetulnya kalau dipikir-pikir kembali, andaikan Tuhan memang benar-benar ada, kemungkinan ateis dan teis “salah” tidak beda jauh. Ateis tidak percaya seluruh konsep tuhan yang ada, sedangkan teis (yang beragama Samawi) hanya percaya satu. Taruhlah hanya ada 100 tuhan dan agama yang mengajarkan surga dan neraka (ingat bahwa ada ratusan agama dan aliran kepercayaan saat ini yang bahkan tidak mengajarkan surga dan neraka, namun saya batasi biar mudah), dan dari antaranya (lagi-lagi kita berandai di sini) ada tuhan yang benar-benar ada dan hanya satu kepercayaan yang “benar.” Maka kemungkinan teis menyembah tuhan yang benar hanya 1:100. Dan ini perhitungan konservatif.

Namun tidak dapat dipungkiri bahwa pembicaraan untung rugi ini terkesan seperti argumen murah. Pertanyaan yang lebih penting: andaikan Tuhan ada, dan seorang teis menyembah Tuhan yang “benar,” apakah ia siap melihat mayoritas penduduk dunia masuk neraka hanya karena menyembah Tuhan yang salah? Dan apakah Tuhan yang semacam itu, yang mencemplungkan manusia ke dalam neraka hanya karena tidak menyembahnya, layak disembah? Penganut agama Kristen hanya 31% di dunia (ini termasuk hanya yang berafiliasi dengan Kristen, tidak menghitung yang nonrelijius), apa ini berarti bahwa kalau Kristen yang benar, setidaknya 69% manusia akan masuk neraka? Penganut Islam hanya 21% di dunia, apa ini berarti bahwa kalau memang Islam yang benar, setidaknya 79% manusia akan masuk neraka? (Data menurut adherence.com)

Kalau salah satu agama tersebut yang mengajarkan surga/neraka ternyata memang benar, milyaran manusia yang hidup saat ini (belum lagi yang sudah meninggal) akan masuk neraka, termasuk teman-temanmu, mungkin beberapa guru di sekolahmu, tukang koran, penulis buku favoritmu, tukang masak di restoran yang sering kamu kunjungi, artis idolamu, belum lagi begitu banyak orang yang telah berjasa bagi manusia di berbagai bidang, dan seterusnya. Yikes!

Kenyataannya, agama dan sistem kepercayaan yang kita anut sangat dipengaruhi oleh lingkungan di mana kita dibesarkan dan agama orang tua kita. Bagi kami yang ateis dan sudah meninggalkan ajaran agama terdahulu, konsep Tuhan dan surga dan neraka sudah terlampau jauh dari pikiran. Saya tidak takut neraka, sama seperti saya tidak takut duduk di pintu meskipun banyak yang bilang “nanti susah jodoh” atau takut menduduki bantal meskipun banyak yang bilang “nanti bisulan.”

-Alika

155 komentar di “Jika nanti ternyata setelah mati Tuhan benar-benar ada, bukankah ateis rugi?

  1. Saya mau bertanya beberapa hal tentang ateis.
    1. Apakah sering diakan diskusi atau pertemuan.
    2. Bila ateis meninggal gimana proses pemakamanya, dan di kubur di mana?
    3. Bagamana ateis hidup bersosial apa juga membantu orang yg butuh pertolongan,tanpa memandang siapa dia,
    4. Sebenarnya banyak ateis di indonesia karna menyangkut pertanyaan saya nomer 2 terimakasih banyak

  2. Nehru adalah seorang atheis, Sidharta Gautama …”There is no God in Bhudism!”….mereka adalah the thinker yg telah menemukan jalannya sendiri! menurut saya ini tidak bisa berlaku untuk setiap orang, anda harus menyadari sendiri apakah sudah mencapai tahap tersebut! Agama adalah guide hidup anda utk hidup lebih terarah, gunakanlah itu sebagai alat! Jangan malah anda yg diperalat!

  3. Satu lagi pertanyaan yang layak diajukan:

    Kalau Anda menyembah Tuhan hanya semata-mata karena, “Siapa tahu Tuhan betulan ada” tidakkah penyembahan yang dilakukan itu bukan penyembahan yang tulus?

    Apa gunanya menyembah Tuhan, mematuhi segala larangan dan mengikuti semua perintahnya hanya karena takut pada “Siapa tahu neraka ada betulan.”

    Mana yang lebih bermoral, tidak melakukan perbuatan jahat dan melakukan perbuatan baik karena paham konsekuensinya, karena tahu mana yang pantas atau tidak, ataukah tidak melakukan perbuatan jahat hanya karena takut hukuman di neraka yang siapa tahu betulan ada? Apakah seseorang bisa dikatakan bermoral ketika ia berbuat baik, bukan karena paham konsekuensinya dan bukan karena paham soal kepantasan, bukan karena paham soal mana baik dan buruk bagi sesama manusia, tapi semata-mata karena berharap hidup abadi di surga dengan segala kenikmatan yang tiada tara, seperti bidadari cantik dan sungai arak yang tak ada habisnya?

    Bandingkan, orang berbuat baik karena paham konsekuensinya sebagai umat manusia yang hidup bersama di planet bumi ini, dengan orang yang berbuat baik karena ingin hidup bergelimang bidadari dan arak di sebuah “Surga yang siapa tahu ada” itu.

    Yang satu berpikir sebagai manusia sosial dengan solidaritas kemanusiaan, yang satu memikirkan kenikmatan ganjaran yang diterima dirinya sendiri. Yang satu soal kebersamaan, yang satu egois. Yang satu “supaya kehidupan BERSAMA ini lebih baik” sementara yang satu “Supaya SAYA hidup bahagia di surga.”

    Tuhan, surga, neraka, entah ada atau tidak, bukan hanya tidak bersumbangsih pada mutu moralitas manusia, melainkan justru memiskinkan moralitas.

    • saya bingung sama orng atheis dijanjikan surga sama tuhan setelah kematian klo berbuat baik semasa hidup.ehh malah milih berbuat baik karena solidaritas kemanusiaan.
      yg dijanjikan surga neraka aja pada melanggar aturan tuhan.apalagi atheis cuma berdasarkan solidaritas bisa ancur dunia

      • lihat faktanya yang menghancurkan dunia saat ini salah satunya adalah perang antar golongan agama yg masing-masing merasa paling benar dan berhak menghabisi yg lainnya…

      • Sebetulnya mudah saja. Lihat negara-negara yang berada di peringkat tertinggi Global Peace Index, dengan kriteria penilaian seperti rendahnya tingkat kriminalitas, rendahnya konflik di dalam negara, dsb. Di peringkat 1 sampai 10 tidak ada satu pun negara agama. Bahkan kebanyakan negara-negara yang menempati peringkat tertinggi tersebut memiliki mayoritas penduduk yang tidak beragama. Kesimpulannya, manusia tidak butuh agama untuk bisa baik. Kedamaian, moralitas, justru berkorelasi lebih tinggi dengan tingkat kesejahteraan dan pendidikan.

      • @alikamumu: saya orang yang mendukung agama, tetapi sejak jaman dahulu saya setuju bahwa negara dan agama itu tidak kompatibel. Yang salah itu bukan agamanya atau negaranya. Yang salah itu aturan dan konsitusi yang berusaha menyatukan negara dan agama. Agama itu adalah sesuatu yang personal. Tidak bisa digunakan untuk mengatur publik. Itu kesalahannya.

      • Lino, saya setuju bahwa agama seharusnya ranah personal. Dalam komentar di atas, saya merespons bay yang mengklaim bahwa tanpa agama/surga/neraka manusia tidak dapat berbuat baik atau hidup tenteram. Kenyataannya tidak demikian.

  4. Ping balik: Selamat atang di ABAM! | Anda Bertanya Ateis Menjawab

    • Sama seperti berbagai UU dan Hukum yg mengatur manusia bermasyarakat. Dengan adanya para penegak hukum, manusia tidak bisa sembarangan merugikan manusia lain kerena mengikuti hawa napsu semata.

  5. Dengan menyebut asma Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

    Selamat siang,

    Anda berkata jika memang ada agama yang benar maka perbandingannya adalah 1 : 100.
    Nah ! Apakah Anda tidak menyadari bahwa bukan suatu kebetulan jika perbandingan itu sempat anda pikirkan bukan suatu kebetulan juka saya mengajak kepada Anda agar kembali kepada Allah, dan juga jika difikirkan bukan suatu kebetulan Planet Bumi berada pada jarak yang Ideal dengan Matahari sehingga kita bisa hidup seperti sekarang, ini semua bukanlah kebetulan semata melainkan memang sudah ditentukan oleh Allah SWT.

    Anda berpendapat ada kemungkinan 1 dari 100 agama yang memang benar, maka karena hal itu Anda berkewajiban untuk mencari tahu kebenarannya.

    Saya disini mengajak Anda untuk kembali kepada Allah SWT melalui agama Islam, dan ini tak lain merupakan kesempatan yang diberikan oleh Tuhan agar Anda kembali kepada jalannya yang lurus.

    Dan apakah anda tega membiarkan diri Anda sendiri menderita di akhirat kelak karena tidak mempercayai adanya Tuhan setelah datangnya bukti yang nyata ?

    #Ayo fikirkan baik-baik jangan mau ditipu oleh syetan yang suka menggoda dan membuat manusia memandang yang baik dianggap buruk dan yang buruk dianggap baik.

    #Dan sesungguhnya ilmu pengathuan yang berkembang hingga saat ini berasal dari Al-quran yang di tafsirkan dan diamalkan oleh ulama islam terdahulu dan kemudian di pelajari oleh bangsa-bangsa eropa. Jika tidak ada Al-qur’an maka Ilmu pengetahuan modern tidak akan maju seperti sekarang.

    rarariri-rierie.blogspot.com/2011/01/ketidak-relevanan-teori-darwin.html?m=1

    klik link diatas maka anda akan mengetahui bahwa sesungguhnya bahwa teori evolusi darwin sangatlah tidak relevan….

    Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan replay, thak you (^^,

    • Ini menarik. Ramalan Al Quran akan ilmu pengetahuan sebenarnya sama seperti mengagumi bagaimana ukuran kepala secara ajaib sangat pas dengan topi.

      Al Quran tidak memprediksi apapun. manusialah yang sekuat tenaga mencari dan kadang memaksakan kecocokan antara temuan ilmu pengetahuan terbaru dengan teks teks kitab suci yang multi tafsir. Gunakan ala sehat anda, bandingkan bunyi sesungguhnya dari ayat yang diklaim ‘meramalkan sains’ dengan fakta sains yang sesungguhnya.

      Dan jika memang Al Quran meramalkan sains. Silahkan dijabarkan apa yang akan ditemukan di masa depan yang sudah tertuang di Al Quran.

      • maaf sy ga stuju dg kata2 “Al Quran tidak memprediksi apapun. manusialah yang sekuat tenaga mencari dan kadang memaksakan kecocokan antara temuan ilmu pengetahuan terbaru dengan teks teks kitab suci yang multi tafsir” Bagaimana bisa kitab yg super kuno, dianggap oleh orang2 dg buku usang tp dstu terdapat catatan kejadian2 yg tidak / blum terjadi di masa lalu dan ternyata menjadi kenyataan dimasa sekarang, karna kejadian2 yg tidulis dlm Al quran memang kejadian dimasa lalu dan pasti akan terjadi dmsa akan datang. bukan trs dipaksa jd cocok. tolong bedakan antara nyocok2in dg benar2 cocok. bagaimana bisa dlm 1 kitab terdapat ratusan kejadian yg cocok dg masa sekarang? sya ksih bbrpa kasus
        1. “Sampai abad ke-19 tidak ada yang tahu tahapan perkembangan manusia . Sebuah sistem tahap perkembangan embrio manusia baru dikembangkan di sekitar akhir abad ke-19 berdasarkan simbol alfabet. Dan selama abad ke-20, simbol angka digunakan untuk menggambarkan 23 tahap perkembangan embrio. Sistem penomoran tahap ini tidak mudah dipahami, dan sistem yang lebih baik seharusnya didasarkan pada perubahan morfologi. Dalam beberapa tahun terakhir, studi Al-Qur’an mengungkapkan dasar lain untuk klasifikasi tahap embrio yang berkembang, yang didasarkan pada perubahan bentuk yang mudah dipahami. Tahap ini menggunakan istilah yang digunakan Tuhan dan diwahyukan kepada Nabi Muhammad oleh malaikat Jibril serta dicatat dalam Al-Qur’an. Jelas bagi saya bahwa pasti ayat-ayat ini sampai kepada Muhammad dari Tuhan, karena hampir semua pengetahuan ini belum pernah ditemukan sampai beberapa abad kemudian. Semua ini membuktikan bahwa Muhammad pasti Rasul Tuhan.”
        (Keith Moore, The Developing Human)

        2. “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” (Al Qur’an, 21:30). bagaimana bisa buku kuno yg ditulis oleh nabi yg blm pernah sekolah S1 dbidang sains sklpun bs tau bahwa alam semesta bersal dari 1 , terjadi big bang dan mereka terpecah2 mnjadi bintang dan planet??

        3. “Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (Al Qur’an, 21:33). .

        4. “Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (Al Qur’an, 36:38) fakta ini baru terungkap oleh para sains pada abad 20 an,

        5. “Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.” (Al Qur’an, 51:47). baru pada pada awal abad ke-20, fisikawan Rusia, Alexander Friedmann, dan ahli kosmologi Belgia, George Lemaitre, secara teoritis menghitung dan menemukan bahwa alam semesta senantiasa bergerak dan mengembang..

        dan masih banyak yg lain.. sy yakin anda bukan orang bodoh, anda pasti bisa mencerrmati dg seksama, jika belum puas, silakan anda mempelajari al quran yg ada terjemahanya, dibaca dg teliti satu persatu dlu sebelum anda men judge bahwa yg terjadi sekarang itu hanya kebetulan belaka / tidak memeperdiksi apapun.

      • Semua klaim mukjizat dari Al Quran sebenarnya mudah dibongkar apabila anda meluangkan sedikit waktu untuk membaca bantahannya yang sudah banyak ditulis di berbagai media. Studi antropologi menunjukkan bahwa apa yang diungkapkan dalam Al quran merupakan ilmu dan kepercayaan yang berkembang kala itu. Dan mengingat muhammad bisa membaca (terlepas dari mitos yang sengaja digembar gemborkan beberapa ulama) maka ini semua menjadi masuk akal.

        1. ilmu embriologi
        Apa yang diterangkan Al Quran melalui proses embriologi berbeda dengan ilmu pengetahuan modern. Faktanya, penjabaran tersebut sama persis dengan literatur kedokteran Yunani yang sudah ada ratusan tahun sebelum muhammad lahir yakni Galen. Dalam satu sumber berikut ditunjukkan juga bagaimana Salah satu sahabat nabi, nafi Al Harith mempelajari pengobatan Yunani. Analisa, bantahan dan bukti dari klaim tersebut bisa anda pelajari terperinci dari 3 link berikut:

        http://www.answering-islam.org/Quran/Science/embryo.html
        http://wikiislam.net/wiki/Embryology_in_the_Qur'an
        http://skeptic-mind.blogspot.com/2011/07/embryology-miracle-in-quran-destroyed.html

        2. Bigbang
        Jikapun ini adalah analogi yang dipilih oleh Tuhan, maka analogi tersebut jauh dari kenyataan. Bumi adalah bagian dari langit itu sendiri dan jauh setelah bigbang, bumi baru terbentuk. Perhatikan kalimat “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu,”. Pilihan kata ini jauh lebih tepat menggambarkan mitos yang berkembang kala itu. Dalam Hindu, Laws of Manu dikisahkan bahwa alam semesta berawal dari benih yang ditanam dalam air lalu berubah menajdi telur emas, dan berubah menjadi alam semesta. Dalam Upanishads, dikisahkan alam semesta berasal dari telur yang ditanam selama setahun, lalu terbelah menjadi dua, dan masing masing menjelma menjadi langit dan bumi. Jadi jauh lebih masuk akal bahwa gambaran Al Quran merujuk pada mitos lama tentang alam semesta ketimbang bigbang yang sejak terjadi tidak pernah menjadi sesuatu yang padu karena senantiasa berekspansi. http://debunkingquranicscience.blogspot.com/2010/07/quran-and-big-bang-theory-in-comparsion.html

        3. Matahari dan Bulan dalam garis edarnya.
        Ayat ini justru secara jelas menggambarkan pandangan kala itu bahwa matahari dan bulan mengelilingi bumi dan bukan nya bulan mengelilingi bumi dan bumi mengelilingi matahari. Pandangan bahwa bumi merupakan pusat tata surya sangatlah populer sejak jaman itu dan terlihat jelas Al Quran mengadopsinya.

        4. Sama seperti diatas. Bahwa kala itu memang dianggap matahari memiliki garis edar mengelilingi bumi. Bahwa kala itu dianggap semua benda langit mengelilingi bumi karena memang terlihat demikian secara kasat mata. Tidak ada indikasi sama sekali bahwa yang dikelilingi matahari adalah pusat galaksi. Sesuai dengan hasil penelitian terbaru.

        5. Ini adalah salah satu contoh paling jelas dimana kata dalam al quran dipaksakan maknanya dan dicocok cocokkan dengan temuan sains. Dr. Abdul-Kalaam Panglos dalam kajian bahasa menunjukkan bahwa kata Mushi’un yang diterjemahkan menjadi ‘meluaskan’ sesungguhnya secara makna jauh lebih sesuai sebagai bentuk jamak dari mushi yang artinya ‘kaya’ sama dengan Al Baqarah:236.

        Dalam studi ayat ayat lain terlihat jelas bagaimana Penulis Al Quran (siapapun itu) sangat dipengaruhi oleh pemahaman dan ilmu yang berkembang kala itu tentang biologi dan alam semesta. Al Quran menganggap bahwa langit adalah atap/kanopi yang mengagumkan karena bisa berdiri tanpa pilar (dan disebutkan bahwa gunung adalah pasaknya). Surat Al Hajj ayat 65 misalnya terpapar jelas disitu bagaimana Penulsi Al Quran menganggap bahwa Langit bisa runtuh dan bintang bintang akan jatuh berserakan ke bumi. Faktanya, kita tau bahwa bintang dilangit tidak terpengaruh gravitasi bumi. Terlibih lagi ukurannya yang ratusan kali besar bumi tidak memungkinkan mereka untuk ‘jatuh berserakan’ di bumi.

        Saya harap anda kini lebih memahami bagaimana kemukjizatan Al Quran sangat dipaksakan. -val-

      • akal itu dari otak manusia,,, terdapat jutaan kromosom di dalamnya? siapa yang bisa membuat kromosom2 otak itu?

      • anda luar biasa, saya akan memperhatikan dan mendukung anda. kita tidak pernah takut dan kalah menghadapi ego para agamis hanya karena satu senjata spesial kita; KEBENARAN.”

    • Sebaiknya anda juga mempelajari dahulu tokoh Muhammad, kisah perjalanan hidupnya, apa saja yang dia lakukan (terlepas dari versi islam sendiri yang cenderung sudah dimodif). then i think u can see a bigger picture from there. sejarah dunia jauh lebih luas daripada apa yang anda percayai.

      • Menjawab point 1.
        Saudara atheis kita yg di atas berbicara bahwa Nabi Muhammad SAW meniru Gallen dalam hal embriology…dan berpikir jika Quran berbicara mengenai embriology maka itu sebenarny hasil jiplakan dari tulisan Gallen.

        Padahal seperti yg kita ketahui (kecuali bagi orang yg tidak berfikir), banyak pernyataan-pernyataan Gallen yg salah mengenai embriology….dan hanya beberapa point saja yg benar.

        Nah pertanyaannya, jika Nabi Muhammad SAW menjiplak teorinya Gallen…..mengapa tidak menulis saja sekalian teori Gallen yg salah lainnya mengenai embriology dan dimasukkan dalam Qur’an? Gallen membuat banyak point tentang teori embriologynya, dari sekian banyaknya point yg dia sebutkan….hanya beberapa saja yg sesuai dengan ilmu pengetahuan jaman sekarang.

        Jika memang embriologu dalam Qur’an hasil jiplakan dari Gallen…..mengapa tidak sekalian point-poiny yg salah dalam teorinya Gallen ditulis juga dalam Qur’an?
        Mengapa hanya teori Gallen yg bersesuaian dengan ilmu pengetahuan modern saja yg dimasukkan dalam Qur’an?

        Apakah anda-anda akan menuduh Nabi Muhammad SAW menemukan mikroskop lalu meneliti embrio dan membandingkannya dengan teori Gallen, sehingga bisa membuang point-point yg salah dari teorinya Gallen???
        Tentu ini sangat lucu….

        Jadi tidak ada sangkut pautnya antara teori Gallen dengan embriology dalam Qur’an….semata-mata Tuhanlah yg memberitahu Nabi Muhammad SAW mengenai embriology yg benar yg nanti akan dibuktikan oleh iptek yg akan dijangkau manusia 14 abad kemudian.

        Menjawab point 5.
        Lalu saudara kita yg atheis menulis;

        (Quran menganggap bahwa langit adalah atap/kanopi yang mengagumkan karena bisa berdiri tanpa pilar (dan disebutkan bahwa gunung adalah pasaknya). Surat Al Hajj ayat 65 misalnya terpapar jelas disitu bagaimana Penulsi Al Quran menganggap bahwa Langit bisa runtuh dan bintang bintang akan jatuh berserakan ke bumi. Faktanya, kita tau bahwa bintang dilangit tidak terpengaruh gravitasi bumi. Terlibih lagi ukurannya yang ratusan kali besar bumi tidak memungkinkan mereka untuk ‘jatuh berserakan’ di bumi.)

        Jawab:
        Sy mau nanya…apa hubungannya langit sebagai Kanopy dengan benda-benda langit yg jatuh berserakan???

        Tentu ini tidak nyambung….
        Ayat mengenai langit berkanopi….disambungkan dengan grafitasi bumi???

        Tahu tidak apa fungsinya Kanopy?
        Tidak usah jauh2 saja…..kanopy yeras rumah kita fungsinya apa?
        Fungsi kanopi rumah ntuk melindungi dari paparan sinar matahari, dan hujan.

        Maka fungsi dari langit sbg Kanopy adalah melindungi makhluk hidup dari radiasi sinar ultraviolet, selain itu melindungi dari masuknya benda-benda langit yg ukurannya tidak terlalu besat…dimana dengan adanya perlindungan dari Kanopy ini, meteor yg jatuh ke bumi akan bergesekan di atmosfer…sehingga ukurannya menjadi kecil.

        Jadi fungsi langit sbg Kanopy tidak ada hubungannya dengan grafitasi.

        Lalu mengenai surah al Hajj 65 saudara kita yg atheis mengatakan bahwa langit bisa runtuh, dan bintang2 bisa jatuh berserakan ke bumi; mari kita rujuk ke ayatnya langsung supaya diskusi bisa tepat sasaran….

        Al Hajj ayat 65 berbunyi:
        “Apakah kamu tidak melihat bahwasanya Allah menundukkan bagimu apa yang ada di bumi dan bahtera yang berlayar di lautsn dengan perintah-Nya. Dan dia menahan (benda-benda) langit jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya.
        Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

        Coba kita berpikir…..jikalau komet-komet yg beredar tidak ditahan Allah di garis edarnya…..kira2 bisa tidak komet2 yg jumlahnya ribuan….mungkin jutaan…atau milyaran, jatuh ke bumi?
        Manusia hanya menemukan sekian komet saja….krn komet2 itu melintasi bumi pd garis edar mrk…..namun di luar itu ada banyak komet yg diluar garis bumi…..sehingga kita tidak bisa mengenali mrk.
        Seandainya saja 1 komet yg diameternya bisa 1 KM jatuh ke lautan…….kira2 berapa meter tinggi gelombang tsunami yg akan meluluh lantakkan bumi???

        Itu baru komet…..belum meteor.

        Setiap hari bumi kemasukan ribuan meteor dari atas langit. Namun krn jumlah mrk yg tidak terlalu besar….maka meteor-meteor ini pecah dan ukurannya menjadi sangat kecil ketika bergesekan dgn atmosfer bumi.

        Coba kita bayangkan…..apabila ada meteor berdiameter 2 KM yg bergerak bebas di langit tidak ditahan Tuhan agar tidak jatuh ke bumi, kira-kira meteor segede gitu bisa masuk gak ke bumi? Kalau jatuhnya di laut….bisa dibayangkan bencana dasyat yg akan terjadi. Kalau jatuh di daratan….bisa terjadi gempa yg maha dasyat…..

      • Saya akan menjawab point 3 dan 4 yg dituduhkan saudara yg atheis kita.

        Saudara atheis menulis seperti ini:
        Awal kutipan*
        3. Matahari dan Bulan dalam garis edarnya.
        Ayat ini justru secara jelas menggambarkan pandangan kala itu bahwa matahari dan bulan mengelilingi bumi dan bukan nya bulan mengelilingi bumi dan bumi mengelilingi matahari. Pandangan bahwa bumi merupakan pusat tata surya sangatlah populer sejak jaman itu dan terlihat jelas Al Quran mengadopsinya.

        4. Sama seperti diatas. Bahwa kala itu memang dianggap matahari memiliki garis edar mengelilingi bumi. Bahwa kala itu dianggap semua benda langit mengelilingi bumi karena memang terlihat demikian secara kasat mata. Tidak ada indikasi sama sekali bahwa yang dikelilingi matahari adalah pusat galaksi. Sesuai dengan hasil penelitian terbaru. *akhir kutipan*.

        Pertanyaan saya:
        Ayat mana dalam Qur’an yg menyatakan bahwa Matahari mengelilingi bumi?
        Coba buktikan……
        Silahkan buka Qur’an bolak-balik ribuan kali……

        Tidak ada satu pun ayat dalam Qur’an yg menyatakan matahari mengelilingi bumi.

        Jangan karena hawa nafsu ingin menjadi atheis, lantas berbicara dusta dengan mengatasnamakan al-Qur’an.

        Al-Qur’an hanya mengatakan bahwa bumi dan matahari berada pada garus edarnya.

        Tahukah anda….jika anda berlangganan tv kabel, ada channel2 ttg ilmu pengetahuan yg membahas mengenai ruang angkasa.
        Dan ternyata…..matahari pun memiliki garis edarnya sendiri dalam mengelilingi galaxy.

        matahari berada di garis edarnya ketika mengelilingi galaxy.
        Jadi bumi pun ikut mengelilingi galaxy ketika berjalan berputar mengelilingi matahari.
        Gravitasi matahari menarik bumi untuk setia mengikutinya dalam perjalanan matahari mengelilingi galaxy.

        Justru yg mengatakan matahari berputar mengelilingi bumi adalah Bible atau Injilnya Kristen yg sudah dirubah2 oleh rahib2 Yahudi.
        Jadi jangan sangkut pautkan kesalahan yg ada di dalam Bible/Injil (yg sudah tidak asli ) dengan al-Qur’an….

        Jika Bible yg salah….kritiklah Bible. Jangan al-Qur’an yg kena imbasnya….

        Berlakulah adil dan jujur….

      • Saya akan menjawab point ke 2 dari tuduhan saudara kita yg atheis, yg salah kaprah terhadap al-Qur’an. (Krn yg dia baca adalah situs2 Kristen yg memang sengaja memutarbalikkan sains dalam Qur’an).

        Awal kutipan:
        2. Bigbang
        Jikapun ini adalah analogi yang dipilih oleh Tuhan, maka analogi tersebut jauh dari kenyataan. Bumi adalah bagian dari langit itu sendiri dan jauh setelah bigbang, bumi baru terbentuk. Perhatikan kalimat “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu,”. Pilihan kata ini jauh lebih tepat menggambarkan mitos yang berkembang kala itu. Dalam Hindu, Laws of Manu dikisahkan bahwa alam semesta berawal dari benih yang ditanam dalam air lalu berubah menajdi telur emas, dan berubah menjadi alam semesta. Dalam Upanishads, dikisahkan alam semesta berasal dari telur yang ditanam selama setahun, lalu terbelah menjadi dua, dan masing masing menjelma menjadi langit dan bumi. Jadi jauh lebih masuk akal bahwa gambaran Al Quran merujuk pada mitos lama tentang alam semesta ketimbang bigbang yang sejak terjadi tidak pernah menjadi sesuatu yang padu karena senantiasa berekspansi.
        Akhir Kutipan*

        Jawab:
        Bumi dan langit dahulu berpadu menjadi satu….maksudnya adalah partikel penyusun bumi ini dahulunya bepa

      • Saya akan menjawab point ke 2 dari tuduhan saudara kita yg atheis, yg salah kaprah terhadap al-Qur’an. (Krn yg dia baca adalah situs2 Kristen yg memang sengaja memutarbalikkan sains dalam Qur’an).

        Awal kutipan:
        2. Bigbang
        Jikapun ini adalah analogi yang dipilih oleh Tuhan, maka analogi tersebut jauh dari kenyataan. Bumi adalah bagian dari langit itu sendiri dan jauh setelah bigbang, bumi baru terbentuk. Perhatikan kalimat “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu,”. Pilihan kata ini jauh lebih tepat menggambarkan mitos yang berkembang kala itu. Dalam Hindu, Laws of Manu dikisahkan bahwa alam semesta berawal dari benih yang ditanam dalam air lalu berubah menajdi telur emas, dan berubah menjadi alam semesta. Dalam Upanishads, dikisahkan alam semesta berasal dari telur yang ditanam selama setahun, lalu terbelah menjadi dua, dan masing masing menjelma menjadi langit dan bumi. Jadi jauh lebih masuk akal bahwa gambaran Al Quran merujuk pada mitos lama tentang alam semesta ketimbang bigbang yang sejak terjadi tidak pernah menjadi sesuatu yang padu karena senantiasa berekspansi.
        Akhir Kutipan*

        Jawab:
        Bumi dan langit dahulu berpadu menjadi satu….maksudnya adalah partikel penyusun bumi ini dahulunya berpadu satu. Alias bumi yg seutuhnya yg berbentuk bulat telur belum ada. Jd masih berbentuk unsur atau partikel pembentuk bumi yg menyatu dengan unsur2 lainnya yg nantinya akan menjadi meteor, planetoid, dsb…

        Lalu setelah terjadi Big Bang….maka barulah terbentuk bintang-bintang (termasuk matahari), lalu bumi, dan berbagai macam benda langit lainnya.

        Tetapi ada bintang2 yg umurnya berbeda satu sama lain…..itu terjadi krn adanya big bang-big bang yg lain….yg umurnya lebih tua.

        Dan ketika terjadi big bang lagi….yg akan mengenai sistem tata surya kita….maka itu sama saja kiamat.

        Al-Qur’an dalam surah ar-Rahman ayat 37-38:
        “Maka apabila langit telah terbelah menjadi merah Mawar seperti minyak.
        Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”

        BIG BANG bentuknya seperti merah Mawar….yang kemudian dengan berjalannya waktu akan berwarna berbeda-beda sesuai dengan unsurnya yg telah hilang atau bertambah krn dimakan waktu….
        kiamat itu terjadi ledakan dasyat di langit yg meluluhlantakan berbagai macam benda langit sehingga tercipta lah nebula yg berbentuk seperti Mawar Merah.
        Silahkan lihat penampakan hasil Big Bang ini:
        http://www.oocities.org/alummah2000/RedRoseNebula.html

        Dan saudara kita yg atheis bicara ngalor ngidul menggiring opini untuk menuduh Qur’an, seolah-olah Qur’an mengatakan bahwa langit dan bumi itu padu setelah terjadinya Big Bang.

        Coba perhatikan dia bicara di point yg terakhir yg di bicarakan.
        Sungguh sebuah kesimpulan yg mengada-ada.
        Karena al-Qur’an tidak pernah mengatakan langit bersatu padu setelah Big Bang.
        Justru langit itu bersatu padu sebelum terjadi Big Bang….setelah ledakan dasyat Big Bang, barulah partikel2 yg tadinya bersatu padu itu terlempar…..berpijar…dan kemudian mendingin….sehingga terbentuk lah aneka benda langit, yg salah satunya tata surya kita….

        Lalu saudara kita yg atheis mengatakan bahwa setelah Big Bang langit akan terus meluas sehingga tidak pernah bersatu…
        Dia tidak sadar….jika langit terus meluas itu tandanya gravitasi antar langit akan semakin menjauh….itu tandanya suatu ketika akan terjadi kiamat…krn benda2 langit tidak lagi akan saling mendapatkan gaya tarik menarik satu sama lain krn kehilangan keseimbamgan gravitasi.

        Contoh, mengapa bumi bisa mempertahankan jaraknya dari matahari? Jika bumi tidak memiliki gravitasi…maka bumi akan tersedot matahari. Oleh krnnya Tuhan memberikan gravitasi pd bumi agar bisa mempertahankan jarak dari matahari. Jd bumi bisa menyeimbangkan gaya gravitasi dr matahari….sehingga tetap di garis edarnya Begitu pun adanya bantuan dari gaya gravitasi planet2 lainnya yg memungkinkan sistem tata surya kita bisa seimbang….masing2 bisa tetap berdiri di garis edarnya.

        Ini berhubungan pula dengan galaxy yg masing2 memiliki gaya gravitasi agar posisi mrk tetap pd garisnya masing2…..
        Jika langit terus mengembang, maka tarik menarik untuk membuat keseimbangan antar galaxy akan hilang….ini akan mengurangi keseimbangan gravitasi yg melingkupi tata surya kita….sehingga suatu saat nanti benda2 langit semacam bintang, planet2, asteroid, komet, meteor, dsb….semuanya akan berhamburan keluar dari garis edarnya masing2….akan saling bertabrakan…..dan berjatuhan tersedot ke dalam black hole…….maka saat itu terjadilah kiamat.

      • Kalau org sgt memuja akal dgn sendirinya menjadi atheis dan juga anti Islam.Si Atheis ini dgn sombong menyatakan bhw alam semesta dan semua makhluk yg ada ini terjadi dgn sendirinya. Malah me-muji2 pemikiran org yunani kuno yg telah membuat teori2 yg kemudian diadopsi oleh Al’Qur’an dan dikarang oleh Nabi Muhammad ??? Dari org ini bisa membuat asumsi spt itu kalau bukan dari pengarang2 Barat yg atheis/kafir dan sgt “anti Islam”. Apa mereka tdk membaca sejarah hidup Muhammad sejak beliau lahir hingga menjadi nabi/ rasul Allah? Kapan beliau kuliah setara S1 dan siapa gurunya?

    • Teori darwin tidak relevan? Yang relevan seperti apa? Jaman modern mengikuti alquran? Sebelum alquran ada kita taurat sudah ada duluan deh sepertinya. Lebih jelas saya beritahu bahwa injil ada 2,injil sebelum masehi,dan injil sesudah masehi.atau disingkat SM(di indonesia)/BC(before christ-di dunia termasuk di arab saud-secara tidak lsg arab pun mengakui yesus kristus bukan?) Nah lanjut lagi deh.nah kitab taurat itu ada di injil di kitab perjanjian lama namanya,dan kebanyakan isi dari pada alquran pun sama kok sama alkitab.tapi yg saya heran kenapa masih saja org seperti anda tidak mau mengakui nya yah? Kami umat kristiani pun mengakui ajaran islam yg baik adalah benar adanya.dan tidak pernah menjelek2kan agama anda.contoh di dalam alquran yg jelas sekali,nabi isa dilahirkan oleh siti mariam,tanpa suami juga,setelah mendapat kabar dari malaikat jibril..benar tidak?silahkan baca sendiri.tapi kenapa mash banyak org yg bilang jika Yesus bukan nabi isa yah? Aneh. Contoh di dunia deh sekarang masih perang….Palestina Vs Israel.. Memperebutkan kota. Kota apa yg diperebutkan? Yerusalem. Kenapa diperebutkan. Org islam memperebutkan Yerusalem tanah kelahiran Yesus,untuk menyelamatkan org kristiani dari bangsa yahudi.dan saya terangkan sekali lagi,Kristiani atau nasrani itu bukan bangsa yahudi.jadi tolong di ralat dan disebar luaskan semuanya supaya di Indonesia bersatu tanpa membedakan suku,agama,golongan dan ras..Palestina aja mau menyelamatkan Yerusalem dari Yahudi,kok di Indonesia Nasrani vs Islam sih…kalau masalah ateis itu adalah pilihan dia,bukankah kita sebagai warga negara bebas memilih kepercayaan?

      • Ini INdonesia Bung! Negara Pancasila, dan sila pertama adalah Ketuhanan yang maha esa. Jadi bagi Anda yang tidak mengakui adanya Tuhan, maka Anda sebaiknya keluar dari Indonesia!
        karena syarat pertama menjadi warga RI yaitu harus mengakui PANCASILA!

      • semisal negara Indonesia ini diubah menjadi negara muslim dan sila pertama menyatakan bahwa setiap penduduk di indonesia harus menganut agama islam apa berarti tiap penduduk yang sudah menganut agama non muslim harus beralih menganut muslim? dan bila menolak untuk menjadi muslim harus diusir dari indonesia? tidak semudah itu memahami dan memaknai sila-sila di pancasila bung. our funding father tentu tidak segamblang itu dalam menyampaikan landasan negaranya. dan siapa bilang syarat menjadi warga RI harus mengakui pancasila? saya punya banyak teman bahkan dosen dan guru yang tidak hafal pancasila dan uud, gimana mau memaknai dan mengakui lha hafal aja enggak, apa berarti mereka harus diusir dari indonesia? pada intinya bila kita melihat poin-poin dalam pancasila semua berisi tentang persamaan hak, kewajiban, dan martabat/derajat dimata negara dan juga mengenai rasa saling menghormati dalam hidup bernegara, baik teis maupun ateis memiliki hak yang sama yakni menjaga kelangsungan hidup negara dan menjalankan kemanusiaan dalam kehidupan bernegara. tolong kalau memberi opini itu yang dipikir secara matang jangan asal comot lalu diaplikasikan.

    • Saya disini mengajak Anda untuk kembali kepada Allah SWT melalui agama Islam, dan ini tak lain merupakan kesempatan yang diberikan oleh Tuhan agar Anda kembali kepada jalannya yang lurus. || apa anda sudah memanfaatkan kesempatan itu.. enggak kan.. kamu menganggap agama paling baik karena anda dari kecil sudah dicekok i oleh agama anda sendiri…toleransi antar umat beragama saja masih bobrok.. mana ada waktu buat mencari kesempatan agar terbukti jalanmana yg lurus itu.. toh semua pada merasa benar.

  6. @ridwan : anda berbicara dan yakin tentang agama islam. pertanyaannya apakah anda dilahirkan dari keluarga islam ataukah dari keluarga non islam?
    kenapa anda memilih agama islam? bukannya yang lainnya? apakah karena keluarga anda memang islam?
    jika anda dilahirkan dari keluarga non islam apakah anda sekarang juga masih memilih beragama islam? dan juga jika keluarga anda atheis apakah anda juga akan atheis?

    kesimpulannya, anda beragama karena dari kecil anda memang diajarkan untuk seperti itu. so, jangan salahkan mereka2 yang atheis, karena bukti adanya Tuhan juga belum ada, seprti apakah tuhan itu? bagaimana bentuknya?

    • Mskipun sy dr lahir Islam,,, tp sy jg belajar yang lain…. krn keluarga saya ad yg nasrani, dan katholik, dan teman saya ada yg Hindu, Buddha, maupun KongHucHU..
      dan saya yakin hny ISLAM,,, yang paling masuk akal itu ISLAM,,,
      Orang Atheis percaya gak sih dgn KIAMAT? bukan Ki Amat lho,,,

      • mba nika yang cantik..
        kalau mau belajar agama nasrani musti langsung dari sumbernya alias dari pendeta atau dari pastor. kalau anda belajar dari para ustad yang sok tau ya jelas sudah direkayasa.. begitu juga apabila mau bejalar agama lain.. saya beragama katolik dan belajar juga agama islam dan sama sekali gak masuk akal juga kok.. bagaimana mungkin ada orang naik ke langit ke 7 ? atau tiba2 jatuh kitab al-quran ? sama seperti anda menyebut tuhan gak punya anak.. semua gak masuk akal mba.. tapi itulah kekuasaan Tuhan, tinggal anda percaya atau tidak

      • Assalamualaikum… Jelas semua nanti pasti akan ada akhirnya dan akan terbukti, agama mana yang paling benar dan di muliakan oleh Allah SWT tidak perlu adanya pemaksaan tentang adanya kebenaran suatu agama karena menurut saya suatu kepercayaan itu adalah sesuatu yg dimulai dari diri sendiri. dan untuk mas “Achmad Mubarok” saya rasa perkataan anda cukup menyinggung, apakah anda di ajarkan pastor atau pendeta anda untuk berkata demikian? saya rasa pastor atau pendeta anda tidak berkata begitu jika dia percaya dengan agamanya adalah agama yg menghargai agama orang lain 🙂 terimakasih Wassalam.

    • Sy netral. Pascal (filsuf) prnah mngatakan terlepas dr ada tdknya Tuhan ga slahnya brbuat baik. Toh nantinya ningalin nama baik, ketimbang jd org jahat hehe. Hidup itu pilihan. Hawking prnah bilang bahwa krn adanya gravitasi mak alam semesta ini tercipta dgn sendirinya dri ktiadaan. Brhubung sy kristen katolik gpp ya klo mke alkitab sbgai pmbnding. D alkitab d katakan, pd mulanya semua kosong kemudian….dst. nmpak kemiripan yg sbnrnya ga mirip ( haha aneh ya). Kta kosong dan ketiadaan. Mnrut sy kosong bkn berarti tiada. Hawking nmpaknya agak bingung ya pas ngluarin tu statment. Coba prhtikan baik kta d atas. Jika qt simak mka akan trdapat keganjalan. Kata ADAnya gravitasa. So alam semesta itu tercipta dr keadaan. Kosong pun sebuah keadaan. Sesuatu yg msih bisa anda fikirkan adalah keadaan. Pejamkn mata pikirkan KEADAAN kosong. Apkah itu mrupakaan ketiadaan ? Jd apapun itu, siapapun itu dan bgmana pun itu, dia tetaplah sebuah atau sesuatu yg Ada. Banyak zaman dg tingkat pngtahuan yg berbeda kmudian mencoba utk mencari tahu SANG keadaan. Tp anehnya malah berujung pada kesimpulan ktiadaan. Sederhananya apakah anda percaya CINTA? Klo anda percaya bisakah anda tunjukan pd saya? Ingat kawan sesuatu selalu dtg dr keadaan. Apapun itu. Sbgian mngatakan Allah, sebagian Mngatakan Sang Hyang dn ms bnyk lgi. Dan anda mqin mngtkannya HUKUM ALAM. Yg jlas itu adlah keadaan. Sy punya teori mnrik ttg ini. Pngen tau..message di FBku, rian valeri tompo

  7. saya mengaku dan perlu ber-agama hanya ‘sekedar saja’ supaya hidup tenang dengan lingkungan sekitar.. saya percaya perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan dan hukum.. jika dibanding dengan 3 hal tadi, kenyataannya tuhan dan agama tidak pernah ada kontribusi langsung (never was, never will)..

  8. Sekedar share,

    Kebenaran yang ada di dunia ini, menurut saya, semua belum bisa dibuktikan, sejauh ini manusia hanya bisa mengklaim kebenaran, yang membuat perang atau perpecahan di dunia ini sebenarnya bukan agama atau politik, tapi klaim dari hawa nafsu bahwa dirinya yang paling benar melawan orang lain yang juga merasa benar. Dalam ilmu pengetahuan sudah umum satu penemuan bisa dibantah oleh penemuan yang lain, dalam agama yang saya anut pun perbedaan pendapat dalam agama tak dapat dielakkan. Semua klaim itu berdasarkan pengalaman dan pengetahuan panca inderanya. Agama tidak pernah menyebut dimensi atom hidrogen, pun ilmu pengetahuan luput menjelaskan adanya makhluk halus yang ada di sekitar kita. Seumpama sekumpulan turis asing, kita ini tersesat di hutan, dan masing-masing turis mengklaim bahwa mereka menemukan jalan kembali yang benar.

    Jadi, apa salahnya mengikuti keyakinan masing-masing, atheis atau non-atheis. Jangan ambil pusing dengan keberadaan Tuhan, kalau memang Dia Maha Ada dan Maha Segalanya, Dia tidak akan butuh dibela manusia, biar Dia sendiri yang menjawab keberadaan-Nya. Jalani saja apa yang diyakini, asal dengan ilmu kita melangkah, besar kecilnya ilmu, semua kita jadikan panduan, kalau memang jalannya salah, semoga tidak sia-sia bagi yang lain.

    Sampai sekarang saya meyakini bahwa tanpa kehadiran Hitler di Eropa, Indonesia tidak akan bebas dari cengkraman penjajah, terutama Belanda, dari situlah saya berpikir bahwa salah benar keyakinan kita, pasti tidak akan sia-sia. Adanya orang kaya karena adanya orang miskin, adanya orang atheis karena adanya orang non-atheis, jadi semua sebenarnya saling berkaitan. Yang diperlukan sekarang saling peduli pada orang lain, tanpa menyalahkan satu sama lain, sehingga turis-turis asing yang tersesat di hutan itu bisa belajar bersama bagaimana mengalahkan ganasnya hutan belantara.

    terima kasih,

  9. apa yang di perdebatkan disini semua sudah dikisahkan dalam al-quran bahwa orang2 kafir menganggap bahwa surga dan neraka hanyalah dongeng dan cerita orang2 terdahulu.
    pada hari pembalasan nanti maka mereka akan menyesali atas segala ucapan dan perbuatannya. meminta agar dihidupkan kembali kedunia sehari saja agar bisa berbuat baik namun semua sudah terlambat. hanya kesedihan yang akan mereka terima di akhirat kelak.
    saya selalu berdoa smoga kita tidak termasuk kedalam orang2 yg menyesal di kemudian hari. dan Semoga Alloh selalu membimbing kita pada jalan yang lurus. Amin

    • Setuju gan, saya meyakini ketika malaikat memprotes Allah, kenapa menciptakan manusia yang suka merusak dan kehancuran dimuka bumi ini, dan Allah berfirman Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui…. intinya tuhan menciptakan manusia dengan bekal akal, pikiran, budi pekerti dan hawa nafsu, manusia diberi kebebasan untuk menentukan pilihannya didunia, manusia sendiri yang mengarungi hidup ini dengan bekal tersebut dan Allah menurunkan aturan sesuai kehendakNya agar kita menggunakan bekal tersebut, jadi ga ada salahnya ada yang beragama dan tidak, ada yg percaya tuhan dan tidak… itu sudah kehendakNya jadi pilihan kita mengikuti yang mana…hanya pendapat saya kenapa saya tidak atheis… kenapa manusia ada dan bisa sangat sangat sempurna ? Semua yang ada dianggota tubuh kita mempunyai fungsinya masing2 apakah evolusi dari monyet? Monyet dari mana? Dan juga Seperti pertanyaan duluan telur atau ayam??? Bagi saya dua2nya berasal dari mana??? Siapa yg menciptakan kita?? Alien?? ?…….akhirnya kembali ke firman Allah …Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui….

  10. Bagi tdk percaya ada Tuhan bs diuji keberedaanNya dg cara sederhana :
    Tantang aja Tuhan dg cara masuk ke liang kubur pada waktu org mau dikubur (bs kuburan islam/kristen) terus tantang Tuhan tdk bakal bsa nyabut nyawaku, Tentunya dg disaksikan org-2 & didokumentasikan.

  11. 31 Juli 2013 by Alika Murai
    Ini adalah pertanyaan yang sering saya jumpai setelah menjadi ateis. Bagaimana kalau nanti setelah mati kami berhadapan dengan Tuhan?…. Saya tidak takut neraka, sama seperti saya tidak takut duduk di pintu meskipun banyak yang bilang “nanti susah jodoh” atau takut menduduki bantal meskipun banyak yang bilang “nanti bisulan.”

    ## Untuk Alika Murai, semoga anda menjadi orang yang beriman.

    وَجَعَلَ الْقَمَرَ فِيهِنَّ نُورًا وَجَعَلَ الشَّمْسَ سِرَاجًا
    Artinya:
    Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita.”
    (Q.S. Nuh: 16)

    Resiko orang Kafir/Atheis adalah nanti menghuni Neraka. Neraka itu dari api yang menyala. Kata anda, anda tidak takut neraka. Maka sebelum anda memasuki neraka, coba test dulu kemampuan mata anda melihat benda ciptaan Allah swt yang terdiri dari unsur api, yaitu Matahari. Coba tatap Matahari dengan mata telanjang anda selama 1 jam nonstop pada jam 12 siang sampai jam 13:00. Pertanyaan saya? mampukah anda melakukan test ini. Ya kan, anda tidak mampu??? Mungkin mata anda bisa buta permanen jika berani menatap Matahari. Jadi janganlah terlalu berani masuk neraka, jadilah orang yang beriman, kenalilah Allah swt Tuhan kita semua, kenalilah ciptaan-Nya maka anda akan beriman kepada-Nya.

    • Nilai keimanan dari seorang yang beragama katakanlah Islam, terletak pada tindak tanduknya, tidak suka menghujat, tidak merasa lebih super, tidak sombong, tidak benar sendiri, tidak memaksakan kehendak, namun penuh kesabaran dan kesalehan, saling menghargai, toleran, terbuka pada yang lain, setuju untuk tidak setuju. Saya yakin dan percaya bahwa umat Tuhan terkasih seperti ini akan diberikan tempat yang layak dan terhormat sesudah kematiannya.
      Para ateis hanya memberi bukti dan fakta yang ditemukan oleh ilmuwan masa kini tanpa maksud menyepelekan orang lain. Bila mungkin ada yang tersinggung maka bantahlah dengan otak dan pikiran logis yang kita miliki, layaknya manusia beradab, disesuaikan dengan pikiran masuk akal dari para ilmuwan tersebut. Kalau kita selalu melawan dengan balik jauh kebelakang menggunakan ayat-ayat suci, pasti para ilmuwan ini tak akan menggubrisnya. Mereka akan mengatakan, “wah tidak nyambung, buang-buang pulsa saja” dan mereka akan sibuk terus mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab. Hasilnya tentu demi kepentingan dan kesejahteraan umat manusia, seperti laptop dan HP yang kita gunakan selama ini, tanpa membedakan ras, suku dan agama apapun didunia ini. Dengan demikian maka alangkah indah dan damainya kita bersaudara, sesama manusia yang ada dimuka bumi ini.

    • gx ada bukti neraka itu ada. buat apa cape2 liatin mata hari? buat membuktikan kekuatan kita kalah ‘sekiranya’ neraka itu ada? Sia-Sia!

      • Jikalau.anda nanti melihat sebuah benda langit besar melintasi bumi dan cahayanya terang benderang bagaikan sinar rembulan…..

        Masuklah ke dalam islam. Krn itu tanda akan ada seorang pria yg berwajah tampan, berhidung mancung, bersorban, dan bertahi lalat di sebelah kanan wajahnya…yg akan dibai’at menjadi Imam Mahdi.

        Imam Mahdi akan dibai’at ketika terjadi pembunuhan besar-besaran jama’ah haji di Mina Arab Saudi setelah kewafatan seorang Raja yg bernama Abdullah.

        Jadi kalau nanti di tv ada rame berita ttg pembunuhan jama’ah haji….dan munculnya benda langit yg melintasi bumi yg cahayanya bagaikan bulan purnama….maka janganlah dalam kesesatan. Lekas bertaubat…..

        Wait n see….

  12. Saya pikir, percaya akan ada/tidaknya Tuhan adalah hak asasi setiap manusia. Tak perlu diperdebatkan. Jadi atheist atau theist “hanyalah” sebuah opsi. Yg penting tujuannya sama, yakni mengarahkan manusia pada KEBAIKAN 🙂

    • Tentu. Tapi persoalannya tidak sesederhana itu. Ini bukan seperti “adalah hak asasi manusia perlu percaya sinterklas atau tidak” tapi mengingat persoalan ‘Tuhan mana yang benar’ ini banyak menyangkut pembunuhan atas nama agama, perampasan hak dan peperangan, maka sekedar mengkaji ulang kemungkinan bahwa Tuhan sama sekali tidak ada, menjadi perlu.

      Ingat, tidak perlu tuhan untuk menjadi baik, dan bertuhan tidak semata mata menjadikan orang menjadi lebih baik.

      • Kemungkinan bahwa Tuhan sama sekali tidak ada adalah kemustahilan bagi orang yang berakal sehat. Karena tidak ada celah satu pun dari setiap objek yang ada di alam semesta ini yang memungkinkan ketidakadaannya Tuhan. Alam semesta pun terikat dengan hukum kausalitas. Begitu juga dengan makhluk seluruhnya.

  13. Saya benar-benar kagum dengan pemikiran-pemikiran para Ateis. Segala sesuatu ditanggapi begitu kritis dengan menggunakan logika berdasarkan pembuktian secara sains !

    Masuk akal memang, walau tak harus merubah kita. Hanya memaparkan apa yang dipikirkan !

    Good !

  14. Kalau saya adalah org yg berpandangan begini :
    Keberadaan Tuhan itu secara science justru sulit utk disangkal. Apalagi stlh sy mengenal Fisika Quantum dan ilmu2 yg sejenis itu. Tapi sy melihat bhw Tuhan itu bersifat NETRAL, bukan dominan Pengasih dan Penyayang. Ini kalau kita mau melihat dengan jujur atas dunia ini, lho. Tdk dengan kepercayaan membuta tanpa melihat realitas kehidupan.
    Yg jelas, semakin kemari, pemahaman sy tentang kehidupan ini semakin meluas dan semakin meluas, dan apa yg senantiasa dikisahkan dalam Kitab Suci benar2 perlu ditelaah keharfiahannya. Apakah memang kisah2 itu adalah benar harfiah spt itu ataukan merupakan suatu pemaparan yg simbolis dalam menyampaikan pesan2 tertentu?
    Tapi, sy mengingatkan bhw utk berdiskusi mslh ini, memang diperlukan hati dan pikiran yg TERBUKA.

  15. wow.. luar biasa.. seperti kata pepatah “kuman sebrang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak keliatan”…. tanda2 keberadaan dan kebesaran Allah SWT ada di diri kita masih saja disangkal.. mengatur rambut, pencernaan saja tidak mampu, bisa2nya menyangkal.. ckckck.. kenali dulu sifat2 apa yang harus dimiliki Allah.. salah satunya “berdiri sendiri” (pencipta tak butuh kepada makhluk, sebaliknya makhluk yang butuh).. siapa yang mengatur rejeki itu sampai kepada kita.. “berbeda dengan makhluknya”.. jangan gunakan asumsi2 yang berlaku untuk ciptaan untuk diterapkan kepada pencipta.. singkat kata.. Allah SWT menjadikan dunia ini sebagai cobaan.. maka sungguh rugilah yang kembali tanpa membawa iman dan amal shalih.. mau percaya mau nggak yah memang hidayah hanya untuk hamba yang dipilih-Nya

  16. pertanyaan sederhana buat yg nggak percaya adanya TUHAN
    manusia itu ada yang menciptakan atau terjadi dan ada begitu aja..?
    kusris,meja,komputer,hanphone itu ada yang menciptakanya atau tidak..?

    sanggupkah manusia menciptakan bumi..? bulan..? atau matahari..?
    atau menciptakan manusia sendir..? saya rasa tidak akan sanggup dan tidak akan pernah bisa, otak manusia tidak akan sanggup
    maka jawaban sederhanaya adalah , ada kekuatan yang maha besar yg menciptakan seluruh jagat raya ini,
    dialah TUHAN yang maha kuat yang menciptakan semuanya

    jika anda bertanya lantas siapa yg menciptakan TUHAN..? maka logikanya tidak akan ketemu dn tidak akan berhenti pada satu titik , itulah logika , itu pendapat saya

    • ya saya setuju dengan anda bahkan blog ini saja ada yang membuat nya menurut saya yang tidak percaya tuhan itu terjebak dalam logika nya sendiri

    • Pertanyaan sederhana buat anda yang percaya tuhan.

      Tuhan mana ya yang menciptakan segalanya?
      Agama K mengklaim tuhan Y yang menciptakan.
      Agama I mengklaim tuhan A yang menciptakan.

      Lalu saya harus ikut yang mana? Apa si tuhan-tuhan itu gotong-royong mencicil kontribusi alam semesta?

      Sepertinya anda belum tau bagaimana atom bekerja di alam semesta ini. Kekuatan maha besar yang anda agung-agungkan itu tidak lain adalah hasil kerja milyaran atom kecil yang tersebar dalam berbagai bentuk. Anda “rasa tidak akan sanggup”? Coba deh anda belajar lagi ya tentang anti-matter, dark matter dan negative matter. Jangan karena “X” mustahil maka sudah pasti “Y” jawabannya, itu adalah cacat logika anda.

      Jelas jika kita bertanya siapa menciptakan tuhan tidak akan ketemu jawabannya, karena bagaimana bisa menciptakan sesuatu yang tidak ada?

      • Waduh saya ngfa ngerti deh cuma pertanyaan saya siapa yg menciptakan atom? Dan kenapa atom bisa bekerja seperti itu??

      • Assalamualaikum, sudahkah kamu teliti dan kamu pahami betul betul Agama K dan Agama I yang anda sebutkan? sudah paham? atau anda hanya melihat bahwa “Agama ya sekedar punya Tuhan” Pahami dulu betul betul dan perbaiki dulu konsep pikiranmu tentang suatu agama, dan jelas saya tau hasil kerja milyaran atom yang anda sebutkan itu, jadi menurutmu siapa pencipta atom-atom tersebut? Sesungguhnya Allah adalah maha Pencipta 🙂 terimakasih Wassalam.

  17. TUHAN itu adalah Sang Pemberi Kehidupan! (Dengan syarat janganlah anda mempergunakan otak pemberian TUHAN)

    1. Tuhan adalah pencipta alam semesta. Lalu siapakah yang menciptakan Tuhan?

    2. Tuhan Maha Pengasih : – Jika Tuhan adalah Maha Pengasih dan Penyayang, lalu dari mana asal kejahatan? Apakah Tuhan berniat tapi tidak mampu? Apakah Tuhan mampu tapi tidak berniat? Ataukah Tuhan memang mampu dan berniat, lalu dari manakah kejahatan itu datang? 😦

    Sorry sy hnya bercanda hehe… langsung saja:
    kejahatan tentunya bukan berasal dari Tuhan, tapi berasal dari perkembangan sistem peradaban yg berabad2 lamanya, begitupun sebaliknya dgn yg namanya KEBAIKAN.
    Silahkan mencernanya bolak balik dgn yg diatas hehe…

    3. Tuhan Maha Adil : Ya, Tuhan Maha adil. Untuk itu dia menciptakan ciptaannya di berbagai tempat dgn berbagai kondisi.
    #Ada yang terlahir sbg Anak pemulung sampah, anak tukang pel Mall, Anak lonte, Anak pencuri, Anak pembunuh, dan ada pula yang terlahir sebagai Anak presiden.
    #Ada yang bertumbuh di tempat terpencil kumuh di Rwanda, Somalia, Papua, Bangladesh, ada pula yg bertumbuh di Istana Negara Republik Indonesia, Istana Buckingham Inggris, Istana Dam Belanda.
    #Ada yang terlahir dengan 2 kaki, 2 tangan, 2 mata, 2 telinga, ada pula yang hanya diberikan masing-masing 1 saja +bonus Virus HIV.
    #Ada yang terlahir dengan kepala hidrosefalus (cacat kepala besar), ada pula yg dengan kepala seperti Mike Tyson, Cristiano Ronaldo.
    #Ada yang terlahir dengan wajah lebih parah dari Dono, ada pula yg seperti Keanu Reeves, Megan Fox, Cristian Sugiyono, Dian Sastro.
    #Ada yang rajin berdoa sambil membantu orang tuanya namun dirinya sendiri bangkrut, ada pula yg tidak pernah membantu orang tua tapi sibuk menghitung saham di usia tua.
    #Ada yang seumur hidup berdoa dengan taat tetapi di usia lanjut mendapat tumor & kanker, ada pula yang hanya santai ongkang kaki di usia tua mampu menggenjot 4 istri dgn koleksi ferrari dan harley davidson.
    #Ada yang menjaga kesetiaan dgn tidak selingkuh tiba2 mendapatkan virus HIV, ada pula yang rajin “jajan” tapi tidak mengidap virus tsb.

    4. Dan akhirnya mereka berkata: “Tuhan memiliki rencana yang baik, yang indah pada waktunya, dsb dsb…”. Lalu untuk apa anda berdoa?

    5. Jika ada yang mengatakan bahwa Tuhan akan menghukum (neraka) mereka yg telah terlanjur mengetahui “Kebenaran” lalu menyimpang atau meninggalkan kepercayaannya, maka sayapun akan menganggap sumber ayat itu tidak bedanya dengan perampok yg suka mengancam.

    6. Jika anda masih ingin mempercayai Tuhan yang seperti itu, saya sarankan lebih baik anda menyembah ibu anda yg tanpa pamrih membesarkan anda (yg baik hati tentunya).

    Agama cuma sesuatu yang kita buat untuk menjelaskan sesuatu yang tak bisa dijelaskan. Perjuangan atas hidup personal dan sosial (hak asasi manusia) harus dilakukan oleh manusia, bukannya kekuatan yang lebih tinggi (Tuhan). Saran saya, janganlah anda mau terus dibodohi dan menyianyiakan sisa hidup yg hanya sekali ini saja.

    Pepatah mengataken: Religion is “the biggest killer in history”.
    “If God exists, you don’t need to pray.” Because if God exists, he’s intelligent enough to [do] the important things, the right things. OK!

    *thinktwice! Jadilah Rasionalis Humanis!

    • Wow keren abis. Saya setengah paham dgn pndapat sampean ( hampir satu paham/sepaham )hahaha . Bung menurut anda apa itu kebenaran dan ap itu kesalahan ? Atau ap itu kebenaran dan ap itu kejahatan? Sy sndiri bingung bung. Apakah membunuh itu kejahatan ? Katanya org manado ” bingo atik no ” (bingung aku) haha. Dlm beberapa KS trmsuk Quran mmbunuh (dgn alasan jihad) dianggap benar..jd bray klo qt disidang krn kasus pmbunuhan bilang aja lgi ngejihad hehe. Cm becanda mohon koreksi jika salah 🙂 . Inti yg ingin sy katakan adlah baik tidaknya, benar salahnya adlh sesuatu yg lahir brdsrkan konsesus msyrkat /mnusia dan agaknya mempunyai perbedaan brdasarkan adat istiadat dn buday di tempatnya msing msing. Benar daging babi itu haram buat muslim tp salah buat nasarani. Adlh bnar sistem kasta mnurut hindu tp salah mnurut buddah. Adlah legal kawin sesama jenis di AS tp tidak di indonesia. Dan seterusnya dn seterusnya. Nah mnymbung konsep KeTuhanan td sbnrnya sdrhana. Ad satu konsep yg sama ttg prinsip keTuhanan. DIA adalah Maha Positif. Dan Iblis adlh sesuatu yg maha negatif . Tpi ingat medan positif dan medan negatif saling tarik menarik (fisika) sdikit gmbran ttg ying dan yang :). KESALAHAN FATAL MANUSIA ADALAH KETIKA KITA MENCOBA MEMBERIKAN SIFAT MANUSIA KEPADA TUHAN. TIDAKLAH ADIL KETIKA SAYA TERLAHIR SEBAGAI ANAK PETANI DAN ANDA ANAK PRESIDEN. ADALAH ADIL JIKA KITA SAMA SAMA MENJADI ANAK PRESIDEN ( krn presiden gak butuh beras atau gandum olahan petani ) ADALAH TIDAK ADIL JIKA ANDA TERLAHIR SEBAGAI ANAK PILOT DAN SY HANYA ANAK NELAYAN ( krn tak ada lautan di dunia ini) ADLAH ADIL JIKA KITA TERLAHIR SAMA KAYA ( ingat tidak puas adlh sifat dasar manusia, qt selalu ingin lebih. Jika sama sama kaya pd keadaan bgaimnkah tingkat sama kaya itu. Apkh sama bnyk uangnya atau sm bnyk tanahnya, atau sama kaya hati dan pikirannya? Sama kemampuanya? Atau bgimnkah deskripsi ttg sm sm kaya itu? ) APAKAH KITA HARUS SAMA DLM SEGALA HAL ? Jika kita sama dlm sgla hal brukah itu bisa dikatakan Adil? Sungguh pemikiran yg dangkal ttg KEADILAN. KEADILAN BUKANLAH SUATU KESAMAAN. aplagi ksamaan jenis kelamin haha. Jika wanita ingin mngeluh maka keluhan meteka adlah kenapa harus wanita yg mngandung dn mlhirkan, adlh adil jika keduanya bisa melahirkan. “Sakit tau” keluh si wanita. Gantian dong hahaha. Apa yg menurut anda adil belum tentu ADIL MENURUT HUKUM ALAM (alam itu sendiri ) atau yg oleh kami para theis disapa dgn sebutan TUHAN. adil yg anda mksd masih sangat sempit ( kecuali anda menolak keberadaan anda sbgai manusia ) manusia siapapun itu sejatinya punya tujuan hidup. Dan Tujuan itu tak akan ada tanpa perbedaan. Apa yg akan anda tuju jika kita semua sama dlm segala hal ? Bahkan saya rasa anda sndiri tidk mau disama samakan. MAKA ADALAH ADIL JIKA ANDA TERLAHIR CACAT TP MNJADI MOTIVATOR HANDAL, PERENANG HANDAL, MUSISI HANDAL DAN MASIH BNYK LAGI DGN ANDA YANG TERLAHIR TAK CACAT FISIK DAN BISA MENJADI SAMA SEPERTI MEREKA. YANG MEMBUAT ITU ADIL ADALAH CACAT ATAUPUN TIDAK, KITA TETAP BISA BERKARYA DAN MENINSPIRASI YG LAINYA. ADALAH TAKDIR JIKA ANDA TERLAHIR DEMIKIAN (miskin atau cacat ) TAPI ADLAH KEBODOHAN JIKA ANDA MATI DGN TANPA PERUBAHAN ATAU KEGUNAAN. Itu artinya anda tidak mlakukan apa apa. Smnjak kita mngerti ttg kehidupan qt adalah makhluk yg punya kehendak bebas. Andalah yg mnentukan jadi apa hidup anda. TAPI percayalah setiap tujuan butuh sandaran. Saya bukan membenci para atheis, krn sejujurnya mereka berkontribusi bnyk dlm prkmbngan science. Dn kadang mereka lbih mngerti ttg jahatnya pmbunuhan (aplagi dilatarbelakangi oleh dogma agama) daripda qt para theis. Tp skli lgi percayalah anda ttp butuh sndaran saat anda sendiri. Kasihilah sesamamu manusia seperti mengasihi dirimu sendiri dan kasihilah Tuhan melebihi apapun. Sungguh hukum yg sulit dijalakan. Tapi itulah Hukum Kasih. Tuhan itu KeADAan bkn KeTIADAan. Apapun wujudnya dan apapun sbutannya : slam damai..rian valeri tompo

    • Wow keren abis. Saya setengah paham dgn pndapat sampean ( hampir satu paham/sepaham )hahaha . Bung menurut anda apa itu kebenaran dan ap itu kesalahan ? Atau ap itu kebenaran dan ap itu kejahatan? Sy sndiri bingung bung. Apakah membunuh itu kejahatan ? Katanya org manado ” bingo atik no ” (bingung aku) haha. Dlm beberapa KS trmsuk Quran mmbunuh (dgn alasan jihad) dianggap benar..jd bray klo qt disidang krn kasus pmbunuhan bilang aja lgi ngejihad hehe. Cm becanda mohon koreksi jika salah 🙂 . Inti yg ingin sy katakan adlah baik tidaknya, benar salahnya adlh sesuatu yg lahir brdsrkan konsesus msyrkat /mnusia dan agaknya mempunyai perbedaan brdasarkan adat istiadat dn buday di tempatnya msing msing. Benar daging babi itu haram buat muslim tp salah buat nasarani. Adlh bnar sistem kasta mnurut hindu tp salah mnurut buddah. Adlah legal kawin sesama jenis di AS tp tidak di indonesia. Dan seterusnya dn seterusnya. Nah mnymbung konsep KeTuhanan td sbnrnya sdrhana. Ad satu konsep yg sama ttg prinsip keTuhanan. DIA adalah Maha Positif. Dan Iblis adlh sesuatu yg maha negatif . Tpi ingat medan positif dan medan negatif saling tarik menarik (fisika) sdikit gmbran ttg ying dan yang :). KESALAHAN FATAL MANUSIA ADALAH KETIKA KITA MENCOBA MEMBERIKAN SIFAT MANUSIA KEPADA TUHAN. TIDAKLAH ADIL KETIKA SAYA TERLAHIR SEBAGAI ANAK PETANI DAN ANDA ANAK PRESIDEN. ADALAH ADIL JIKA KITA SAMA SAMA MENJADI ANAK PRESIDEN ( krn presiden gak butuh beras atau gandum olahan petani ) ADALAH TIDAK ADIL JIKA ANDA TERLAHIR SEBAGAI ANAK PILOT DAN SY HANYA ANAK NELAYAN ( krn tak ada lautan di dunia ini) ADLAH ADIL JIKA KITA TERLAHIR SAMA KAYA ( ingat tidak puas adlh sifat dasar manusia, qt selalu ingin lebih. Jika sama sama kaya pd keadaan bgaimnkah tingkat sama kaya itu. Apkh sama bnyk uangnya atau sm bnyk tanahnya, atau sama kaya hati dan pikirannya? Sama kemampuanya? Atau bgimnkah deskripsi ttg sm sm kaya itu? ) APAKAH KITA HARUS SAMA DLM SEGALA HAL ? Jika kita sama dlm sgla hal brukah itu bisa dikatakan Adil? Sungguh pemikiran yg dangkal ttg KEADILAN. KEADILAN BUKANLAH SUATU KESAMAAN. aplagi ksamaan jenis kelamin haha. Jika wanita ingin mngeluh maka keluhan meteka adlah kenapa harus wanita yg mngandung dn mlhirkan, adlh adil jika keduanya bisa melahirkan. “Sakit tau” keluh si wanita. Gantian dong hahaha. Apa yg menurut anda adil belum tentu ADIL MENURUT HUKUM ALAM (alam itu sendiri ) atau yg oleh kami para theis disapa dgn sebutan TUHAN. adil yg anda mksd masih sangat sempit ( kecuali anda menolak keberadaan anda sbgai manusia ) manusia siapapun itu sejatinya punya tujuan hidup. Dan Tujuan itu tak akan ada tanpa perbedaan. Apa yg akan anda tuju jika kita semua sama dlm segala hal ? Bahkan saya rasa anda sndiri tidk mau disama samakan. MAKA ADALAH ADIL JIKA ANDA TERLAHIR CACAT TP MNJADI MOTIVATOR HANDAL, PERENANG HANDAL, MUSISI HANDAL DAN MASIH BNYK LAGI DGN ANDA YANG TERLAHIR TAK CACAT FISIK DAN BISA MENJADI SAMA SEPERTI MEREKA. YANG MEMBUAT ITU ADIL ADALAH CACAT ATAUPUN TIDAK, KITA TETAP BISA BERKARYA DAN MENINSPIRASI YG LAINYA. ADALAH TAKDIR JIKA ANDA TERLAHIR DEMIKIAN (miskin atau cacat ) TAPI ADLAH KEBODOHAN JIKA ANDA MATI DGN TANPA PERUBAHAN ATAU KEGUNAAN. Itu artinya anda tidak mlakukan apa apa. Smnjak kita mngerti ttg kehidupan qt adalah makhluk yg punya kehendak bebas. Andalah yg mnentukan jadi apa hidup anda. TAPI percayalah setiap tujuan butuh sandaran. Saya bukan membenci para atheis, krn sejujurnya mereka berkontribusi bnyk dlm prkmbngan science. Dn kadang mereka lbih mngerti ttg jahatnya pmbunuhan (aplagi dilatarbelakangi oleh dogma agama) daripda qt para theis. Tp skli lgi percayalah anda ttp butuh sndaran saat anda sendiri. Kasihilah sesamamu manusia seperti mengasihi dirimu sendiri dan kasihilah Tuhan melebihi apapun. Sungguh hukum yg sulit dijalakan. Tapi itulah Hukum Kasih. Tuhan itu KeADAan bkn KeTIADAan. Apapun wujudnya dan apapun sbutannya : slam damai..rian valeri tompo

    • Ya sudah….

      Salah satu tanda dunia akan kiamat adalah munculnya benda langit besar Yg melintasi bumi, dimana cahayanya bagaikan cahaya rembulan…..

      Lalu akan muncul pembantaian jamaah haji di Mina yg menewaskan banyak sekali jama’ah haji
      So…wait n see….beritanya nanti bakal heboh di tv.

      Akan.muncul.pria bersorban yg berwajah tampan, berhidung mancung, bertahi lalat di sebelah kanannya yg akan dibai’at di tempat muslim.berhaji di saat terjadi pembantaian jama’ah haji tersebut.
      Pria bersorban ini nanti akan muncul di tv maupun di koran2….atau mungkin akan banyak yg share di fb, twitter, dsb. Pria bersorban ini memiliki akhlak yg luar biasa. Beliau lah al-Mahdi. Namanya Muhammad…..

      Itu dulu ciri2nya tanda2 menuju kiamat besar…..
      Silahkan tertawakan….tapi nanti nubuat ini akan terwujud, baru anda akan merasa takut….

      Segeralah bertaubat sebelum terlambat.

      Teroris yg membom itu adalah kaum.munafik…..bukan umat Islam yg sejati. Bedakan antara padi dengan sekam…..

      Sekian dulu ya….nnt anda akan buktikan sendiri kebenaran ucapan sy. Itu baru sebagian kecil nubuat dr nabi saya…..

  18. 1.Bagaimana pandangan atheis tentang kematian?
    2. Apa setelah meninggal, seorang atheis menyatakan ya sudah, tidak ada lg kehidupan setelah kematian bahwa otak sudah berhenti kerjanya seperti pandangan Stephen Hawking? 3.Bagaimana atheis menyikapi hal seperti arwah/spirit, iblis dan setan? Seperti diketahui sains menganggap spirit itu exist kan?
    4.Apakah kalian pernah mempelajari agama Buddha yg menurut saya itu mengandung kebenaran universal dan pengetahuan yg tidak menuntut adanya pandangan one god? Meskipun pada saat ini saya bukanlah seorang budhis.
    Mohon dijawab dan terima kasih.

  19. Hello all.. Sekedar share.. Setelah membaca beberapa penjelasan di laman ini maka saya berada dalam kategori theis agnostic. Tetapi bukan itu yang ingin saya bahas.

    Saya hanya ingin meyampaikan apapun anda itu baik theis or atheis tidak masalah karena pada hakikatnya kita hidup ya pergunakan berbuat baik. Sama halnya gay or lesbi, I don’t care selama anda tidak mencelakakan atau merugikan orang lain itu sudah bagus.

    Saya sendiri berpedoman dengan mengutip pernyataan tokoh terkenal berikut:
    1. Abraham Lincoln: “When I do good, I feel good. When I do bad, I feel bad. That’s my religion.”
    2. The Dalai Lama: “This is my simple religion. There is no need for temple, no need for complicated philosophy. Our own heart, our own brain is our temple. The philosophy is kindness.”

    Nah semoga perbedaan di antara kita tidaklah membuat keadaan menjadi kacau tetapi mari sama-sama berbuat baik menjadikan dunia ini menjadi tempat yang lebih layak bagi umat manusia mengingat hidup kita singkat dengan merujuk pada pernyataan tokoh di atas. Terima kasih.

  20. Selain konyol bahwa saya harus percaya cuma agar “tidak rugi” seperti berjudi, sebetulnya kalau dipikir-pikir kembali, andaikan Tuhan memang benar-benar ada, kemungkinan ateis dan teis “salah” tidak beda jauh. Ateis tidak percaya seluruh konsep tuhan yang ada, sedangkan teis (yang beragama Samawi) hanya percaya satu. Taruhlah ada hanya 100 tuhan dan agama yang mengajarkan surga dan neraka, dan dari antaranya ada tuhan yang benar-benar ada, dan kepercayaan yang “benar.” Maka kemungkinan teis menyembah tuhan yang benar hanya 1:100. Dan ini perhitungan konservatif.
    pertanyaan selanjutnya “apakah anda tidak memperhitungkan kemungkinan benar yg satu persen itu dan memilih tidak sama sekali?” itu memang konservatif.. pemikiran anda yg seperti ini mendekatkan anda ke pemikiran seorang muslim..selanjutnya terserah anda.

    • apakah anda menganut agama hanya karena mempertimbangkan probabilitas 1% tersebut? lalu anda apakan yang 99% lainnya? kalau begitu cara umat beragama menyakini imannya saya memilih untuk tidak beriman sekalian karena apa yang anda lakukan tidak beda halnya dengan berjudi.

    • Ony, baca seluruh tulisan saya. Satu, tidak semua agama mengajarkan surga neraka. Jadi konsep neraka mungkin sama anehnya bagi penganut Budha, misalnya, seperti bagi ateis. Kedua, yang lebih penting adalah, apakah neraka bagi yang menganut agama salah atau yang tidak percaya Tuhan itu layak dipercaya, atau apakah Tuhan yang menyediakan neraka semacam itu layak disembah? Neraka bagi mereka yang tidak percaya itu konsep yang bisa dibilang konyol. Kalau kita menilai manusia lain dari apa yang mereka perbuat selagi masih hidup, bukankah “kalau memang betul Tuhan ada,” jauh lebih baik apa bila Tuhan tersebut menilai kita dari perbuatan, bukan sistem kepercayaan yang kita anut? Anyway, konsep surga/neraka/Tuhan personal buat saya sama anehnya seperti Sinterklas. Jadi tidak, saya tidak merasa perlu memperhitungkan satu persen tersebut, sama seperti saya berbuat baik bukan karena saya takut direinkarnasi jadi kecoak.

  21. kalo agama kagak ada. loe semua bayangin aja ; yang namanya pembunuhan, perkosaan, pencurian, tipu menipu dll. bakal lebih menjamur. pake logika aja, konsekuensi yang kita bakal hadapi cuman sebatas hukuman dunia yang singkat.

    ustad, pendeta, biksu dan apapun yang menjadi icon agamanya masing2 yang tugasnya untuk mengingatkan kita agar kita berbuat baik bisa jadi nggk bakalan pernah ada, yang pegang kontrol bukan lagi moral tapi penguasa yang berlagak menjadi raja

    tapi nggak semua hal yang bisa dijamah nalar, kalo mikir pasti ngerti

    • Bukannya terbalik? Agama yg bikin hancur dunia.. Seandainya tidak ada agama, dunia akan seperti sekrang 1000 th yg lalu ..karena sang penemu sistem tata surya malah di hukum gantung oleh para pemuka agama kala itu.

      Mengenai pembunuhan, pemerkosaan dll ..tolong kalau bicara sertakan data..
      ni datanya di ambil dari @alikamumu:
      “Lihat negara-negara yang berada di peringkat tertinggi Global Peace Index, dengan kriteria penilaian seperti rendahnya tingkat kriminalitas, rendahnya konflik di dalam negara, dsb. Di peringkat 1 sampai 10 tidak ada satu pun negara agama. Bahkan kebanyakan negara-negara yang menempati peringkat tertinggi tersebut memiliki mayoritas penduduk yang tidak beragama. Kesimpulannya, manusia tidak butuh agama untuk bisa baik. Kedamaian, moralitas, justru berkorelasi lebih tinggi dengan tingkat kesejahteraan dan pendidikan.”

      • aduuh mbak anna, lambang salib itu bukan berarti lambang agama. bentukan cross itu sudah ada jauh sebelum terjadinya peristiwa penyaliban. bukan berarti bendera yang memiliki bentuk salib menganut agama nasrani. indonesia yang mayoritas umat beragama malah menduduki ranking 50an. UK yang mayoritas nasrani juga menduduki peringkat bawah. https://andabertanyaateismenjawab.wordpress.com/2014/01/25/apakah-manusia-bisa-damai-tanpa-agama/ baca dulu baru beri komentar.

      • Kalau tidak ada agama….enak dong ya para pemerkosa.dan pembunuh……mrk akan semakin berani.memperkosa dan membunuh krn sudah tidak takut lagi akan Tuhan….
        Perkosa saja…..bunuh saja…..tokh tidak ada konsukwensinya. Belum tentu jg hukum akan menjerat.
        Kalau semua manusia tak bertuhan…..suka2 mereka tanpa aturan, itu hak mereka. Aturan hukum.belum tentu menjerat mrk.
        Tokh kalau mati nanti sama2 jadi tanah ini….

        Jika anda punya istri….ya biarkan istri anda selingkuh….itu hak dia krn tak berTuhan. Buat apa pedulikan perasaan anda…..wong sudah tak cinta. Untuk apa harus setia pd anda, tokh Tuhan tidak ada….jd tidak ada yg akan hukum istri anda di akhirat akibat ketidak setiaannya, krn istri anda tak berTuhan pula.

    • Sobat teis or ateis
      Kalian semua akan msuk sorga
      Kalian g ada yg msuk neraka
      Karena apa??
      Klo mmang dunia jagat raya ini telah d cipta n d takdirkan oleh Tuhan… Berarti kalian jd teis ato pun ateis itu sdh d takdirkan sama Tuhan…
      Jdi klo besok km2 ada yg d msuk in neraka km berhak protes… “Knp aku engkau masukkan neraka?”
      Tuhan”karena km g nyembah aq..”
      “La yg nakdir kan aq g nyembah engkau siapa Tuhan?”
      Tuhan “Aku… Karena yg berlaku d jagat raya aq yg menakdirkan semua”
      “La knpa aq km takdirkan jd org yg akan km msuk kan neraka Tuhan? mbok ya jgn gitu to, Bukankah Engkau maha pengasih n maha penyayang? Maha adil? Maha bijaksana? Dan maha2 yg lain?? Tpi knp engkau menyiksa aq? Knp aq tak kau takdirkan jd org yg kau beri hidayah??”
      Tuhan “hmmm????”
      “Aq protes Tuhan… klo mmg smua engkau yg takdirkan, Mendingan smua masuk sorga apa semua msuk neraka…jgn berat sebelah.. Soal e yg nadir kan aku ya Engkau jg, kata nya Engkau maha adil Tuhan”

      Mungkin bgitu protes nya…
      Sobat… Inti nya kita hidup ini adalah Jadi lah org yg baik.. Gt wae… Gak merugikan org d sekitar kita… Kalo semua org pnya pendirian spt itu yaaa otomatis dunia dammai sentosa…
      mulai Sekarang jdilah org yg baik.. Baik kpd semua org… Bgtu jg sebaliknya org jg berusaha berbuat baik kpd org yg lainnya lgi begitu strusnya… Dunia aman damai… Klo mslah aturan2 yg akan berlaku d dunia ini ya biar negara yg atur… Klo negara g bs ngatur kehidupan kseharian rakyat nya yo di ganti aja pmerintahannya…berarti dia g bs ngurus negara n rakyat nya…
      Aturan ngubur org mati
      Aturan nikah
      Aturan pinjam meminjam
      Aturan jual beli… Dll… semua biar d atur sm negara, Gampang kan???

  22. Peluang orang yang beragama untuk masuk surga, seperti yang anda nyatakan, mungkin hanya 1:100, tapi peluang ateis untuk masuk surga tidak ada sama sekali. Mana yang lebih baik untuk dipilih; berjudi dengan peluang yang hanya 1:100 itu, atau menjadi ateis yang sudah pasti tertutup peluangnya untuk masuk surga? Jawaban yang logis tentu saja berjudi dengan peluang yang 1:100 itu.

    • Dengan logika yang sama, maka orang yang memuja banyak tuhan sekaligus memiliki peluang yang lebih besar untuk massuk surga. Sayangnya bagi saya, ini bukanlah judi dan untung rugi. 🙂

    • coba di balik.. Itu kalau ada agama di dunia ini… Kalau tuhan tidak menciptakan agama berarti Atheis masuk syurga dong.. Kan Tuhan maha segalanya mau ciptakn agama apa enggak tersrah dia.. Tuhan mau orang berbuat baik tanpa agama..yes ateis masuk syurga smua 🙂 jadi perbandingan sekarang 50:50 bukan 1:100

      • “Tidak ada yang sia-sia.” Karena Allah yang menciptakan semua ini, maka Allah patut disembah. Kalau tetap tidak ada manusia yang tidak bisa berurusan dengan agama Allah dan tidak mau menyembah-Nya, maka sia-sialah ciptaan dan usaha Allah. Mereka yang tidak mau menyembah-Nya akan dijadikan kelinci percobaan di neraka.

        Termasuk kalian, Ateis yang tidak percaya adanya Tuhan satu-satunya, Allah SWT, menganggap diri kalian tahu apa yang ada di alam semesta ini? Kalau bukan Allah yang menciptakan, apakah kalian bisa menciptakan apapun yang kalian kehendaki? Apakah kalian bisa menciptakan manusia? Atau Bumi?

        Jelas saja tidak, bahkan semut pun tak bisa. Adapun teknologi yang diciptakan manusia semua itu karena ciptaan Allah. Kalau tidak ada ciptaan Allah, maka tidak ada juga ciptaan manusia. Bahkan tidak ada manusia itu sendiri. Coba jawab pertanyaan ini, kertas terbuat dari apa? Jawabannya serat kayu. Kalau kayu terbuat dari apa? Bisa nggak jawab pertanyaan ini?

        Jadi kalian Ateis, tidak percaya Allah itu ada sama saja dengan tidak percaya kalian sendiri itu ada, kalian orang Ateis di dunia ini TIDAK ADA kalau tidak ada Allah di alam semesta ini. Kesalahan yang tak bisa dipercaya.

  23. saya jelous nih ma @Alika Murai. kok komennya cepet banget ya munculnya. Saya komen di tanggal yang sama tapi masih ‘menunggu moderasi’, begitu juga komen-komen saya di tanggal sebelumnya. Ini kenapa ya? apa karena saya theist? kalo benar begitu saya minta maaf deh. saya pikir saya masuk ke blog ‘bebas berpendapat dan netral’….

    • Karena Alika adalah penulis, jadi tulisannya secara otomatis diterima oleh system. Admin hanya bertugas menyaring caci maki tidak berargumen untuk mencegah web ini jadi tempat sampah. Mohon kesabarannya.

      • oh gitu…sori. tks.
        Oh sedikit curhat sama admin ABAM dan mungkin komunitas ateis. Saya suka sama situs ini. Situs ini membuat saya berpikir kembali tentang keyakinan yang saya anut dan diskusi/perdebatan yang saya lakukan justru membuat saya makin yakin tentang keyakinan yang saya terima. Karena saya percaya bahwa iptek dan akal logika adalah salah satu “alat” untuk mengetahui kebenaran dan tuhan. Jadi terima kasih sudah menyodorkan “alat” itu kepada saya untuk saya gunakan.

      • ya bagus kalau seperti itu mas ffr, setidaknya forum ini menambah wawasan dan pengetahuan anda, kalau pada akhirnya anda nanti menjadi lebih percaya pada iman anda ataupun menjadi tidak percaya ya itu pilihan anda, toh misi forum ini bukan untuk merubah teis menjadi ateis, hanya memperkenalkan keberadaan ateis di indonesia dan sharing pengetahuan yang dimiliki. 🙂

  24. gini mbak alika, coba cek peringkat GPI korea utara

    ranking’a bagus ga? itu negara atheis’a bnyk loh mayoritas dan ga sembunyi” bukan atheist ngumpet-ngumpet

    tolong jelaskan kenapa negara yang mayoritas atheis yang lain seperti
    korea utara, china,rusia ga bisa jadi peringkat atas GPI??

    apakah GPI salah ??

    klo ada yang bilang dan menyimpulan bahwa dengan mayoritas atheis ataupun theis negaranya pasti jadi damai yah salah

    damai menurut saya itu caranya dengan cara memperlakukan orang lain dengan baik
    walaupun mereka berbeda dengan kita

    jika atheist ataupun theist selalu berpandangan sempit dan tidak mau menghargai/memnghormati/memperlakukan orang lain dengan baik apakah bisa jadi damai?

    apabedanya orang atheis yang keras kepala dan theis yang keras kepala???
    mereka membela mati”an yang ia yakini tapi ga bisa memperlakukan/mengharagai orng yang berbeda dengan dia

    saya sebenarnya ingin menyadarkan mereka yang saling mencela, bahwa sebenarnya bukan hanya orang theis yang berpandangan sempit, tp orang atheis jg ada
    coba cek komentar” atas saya yang berpandangan sempit

    saya tidak membenci atheist
    saya tidak membenci yang beda kepercayaan dengan saya
    saya tau orang atheis cerdas-cerdas
    tolong jgn lama-lama moderasi komentar-komentar saya, komentar saya ga ada bahasa yang kasar kan

    • tingkat kedamaian sebuah negara bukan hanya dilihat dari ateis atau teisnya. tapi konflik yang senantiasa terjadi di negara itu dan komunis juga bukan melulu berarti penganut ateis. banyak pandangan yang menyatakan bahwa komunis = ateis. kalau kita melihat profil korea utara ternyata negara ini juga berbentuk republik, sayangnya dijalankan oleh seorang diktator sehingga pemerintahan menjadi terpusat pada satu diktator. bisa kita lihat bahwa demografi penduduk dan piramida penduduknya sangat teratur dan tertata yang berarti jumlah pria dan wanita berjumlah hampir seimbang tiap tahunnya, hal ini menandakan kelahiran sangat dikontrol oleh negara tersebut. probabilitas kelahiran dapat diatur maka hidup beragama pun diatur dengan ketat. memang banyak yang tidak beragama namun kondisi tidak beragama ini bukan karena keinginan dan keputusan pribadi seperti yang kami lakukan, namun lebih karena larangan dari sang ditaktor untuk menganut agama-agama tertentu, ini yang membedakan ateis dan masyarakat korea utara. ateis memilih jalannya sendiri untuk tidak percaya karena percaya bahwa sains bisa lebih dibuktikan ketimbang agama sedangkan masyarakat korea utara dipaksa untuk menjadi ateis dan melakukan kultus individu, yakni pemujaan berlebihan pada sang diktator.

      saya juga tidak membenci teis sama seperti anda tidak membenci ateis tapi kehadiran forum ini kan untuk memperkenalkan bahwa di negara kita ini ada beberapa individu yang memilih untuk menjadi non believer, kami berusaha memperkenalkan diri tentang eksistensi kami dan meminta untuk diterima, itu saja. tapi tanpa mau melihat fakta yang ada kami malah dicaci dan disudutkan dengan pertanyaan pertanyaan yang mendiskreditkan keberadaan kami.

  25. gw ga mau panjang2, kalo ateis memang tidak percaya adanya Tuhan? berani gak menantang Tuhan untuk mendatangkan AZAB pada dirinya? jawabannya ga usah panjang lebar. cukup YA atau TIDAK. jika YA maka ucapkan tantangannya disini

    • Hukum karma adalah selective thingking. Artinya orang yang percaya hukum karma hanya melihat hal hal yang kebetulan sesuai. Misal : orang jahat yang kebetulan mendapat kesialan. Faktanya di dunia ini tidak selalu hukum karma berlau. Lihat sekeliling, ada orang baik mati mengenaskan, ada orang jahat dan kaya mati mulia.

  26. Maaf bkan utk mnyudutkan pihak mna pun ini cuma referensi buat atheis dahulu ada seorang pemuda datang ingin cukur rambut kbetulan tukang cukur nya atheis dengan suara agk tinggi tkg cukur it lngsung bilang klo dia tk prcaya tuhan klo tuhan itu yg kata nya mha pengasih dan penyayang tp mngapa msh bnyk org yg hidup miskin klaparan sengsara kata tkg cukur pmuda td hnya trdiam setelah selasai pemuda lngsung kluar bru tiga langkah mlwati salon pmuda it blik lg dan dengan tegas pula bilang klo ddunia ini nggk ada tkg cukur dan tkng cukur pun heran bkan kah anda bru siap cukur tmpat saya ? Jika memang ada tkg cukur knpa msh ada org orang yg gondrong rambut pnjang dan kumal sprti itu kata pmuda it smbil mnunjuk kearah luar tkg cukur mnjwb itu salah dia knpa dia tk dtg kpada saya pmuda itu trsenyum dan brkata pun org yg sengsara td knapa dia tdk mau meminta dan datang kpd ALLAH

  27. Diskusi yang menarik, maaf kalau saya salah, setahu saya dalam islam ada tingkatan keimanan yang mana diperlukan ketajaman hati untuk mencapaianya, ada syareat, ada tarekat, ada makrifat dan ada hakekat, dimana ketika seseorang telah mencapai hakikat maka akan tercapai puncak keimananya mungkin seperti moksa dalam hindu….oke mungkin Tuhan itu tidak ada, tapi saya percaya ada suatu kekuatan diluar kekuasaan manusia, atau dalam kehidupan disebut hukum alam , mungkin dalam islam disebut sunatullah, agama hanya sebagai jalan untuk menterjemahkannya,

  28. sebenernya atheis itu bukan penolak tuhan, tapi tidak bisa percaya adanya tuhan
    seperti para theis percaya bahwa hanya tuhannya yang ada, seperti juga para theis dan atheis percaya kalo zeus tidak ada alias hanya dongeng, padahal dlu disembah-sembah

  29. atheis bukannya tidak mau percaya tuhan, tapi tidak bisa percaya, sama aja kayak kita maksain theis bolot supaya percaya kalo tuhan agama laen ada, atau zeus ada, pasti theis bukannya gak mau percaya kalo zeus ada, tapi theis gak bisa percaya kalo zeus ada

  30. Mbak Alika, sebetulnya ada atau tidak adanya Tuhan ‘kan masih semacam asumsi saja ya. Bisa jadi Tuhan ada, bisa jadi juga nggak ada. Lha memang belum pernah ada manusia biasa yang bertemu Tuhan secara langsung. Dalam islam Allah mengajak manusia mengenal Tuhan lewat keagungan alam semesta dan seluruh ciptaanNya. Tapi ya balik lagi ke manusianya juga…ada yang saat melihat matahari terbit, hatinya memuji subhanallah…maha besar Zat yang telah membuat matahari beredar di garis orbitnya dan selalu terbit tiap pagi. Tapi kan ada juga yang merasa ya sudah biasa aja wong sudah hukum alamnya seperti itu kok…
    maka beruntunglah manusia yang setiap melihat alam semesta kemudian teringat akan Penciptanya. Masalah surga neraka…duh siapakah kita ini yang berhak menghakimi? Sedangkan kasih sayang Allah sungguh melampaui semua yang pernah terlintas di fikiran manusia…

  31. benar itu,tidak ada hubunganya manusia menjadi baik karena agama,buktinya ahmat fatonah jadi tukang kentot karena agama,dengan dakih melakukan sunah rasul

    • kalau anda mencari agaman mana yang orangnya benar, percayalah, tidak akan anda temukan, termasuk yang tidak beragama juga ada yang tidak benar kelakuannya.
      tapi kalau anda mencari kebenaran, maka anda bisa temukan di Islam.

  32. Dear Atika, saya sebagai seorang Kristen yang percaya Yesus sebagai satu2nya Tuhan dan juruselamat ingin menyampaikan bahwa Tuhan itu penuh kasih dan adil. Surga dan neraka ada bukan karena Tuhan tidak mengasihi manusia. Sejak semula Tuhan menciptakan manusia dengan diberikan kehendak bebas. Dalam Alkitab dikisahkan juga bagaimana Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa akibat dia memilih untuk melanggar peringatan Tuhan untuk tidak memakan buah pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Mungkin bisa dibilang mengapa Tuhan harus menempatkan pohon tersebut di sana? Sama dengan pertanyaan mengapa Tuhan mengijinkan kejahatan terjadi di dunia? Sama juga dengan pertanyaan mengapa harus ada neraka? Semua karena Tuhan itu tidak menciptakan manusia seperti robot. Manusia bisa memilih, termasuk memilih berbuat sesuai perintah Tuhan atau melanggarnya, juga memilih untuk percaya Tuhan ato tidak. Perihal kasih, Tuhan berkata (Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya (Yesus) yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (surga) – Yohanes 3:16). Jadi sekali lagi manusia diberikan kehendak bebas untuk memilih percaya Yesus (Yesus berkata “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku – Yohanes 14:6) atau tidak. Neraka ada karena Tuhan adil. Ada imbalan bagi yang percaya dan diselamatkan, yaitu kehidupan kekal di surga, ada hukuman bagi yang tidak percaya dan binasa, yaitu kematian kekal di neraka. Saya berdoa suatu saat Atika beroleh keselamatan di dalam Yesus dan akhirnya beroleh hidup kekal di surga. Amin.

    (Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya. Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus. (Roma 3:23-26)

  33. Nanya simple aja siyh tapi jawab yaaa, jangan jawab naturaly yoo. Kenapa makanan yg kita makan harus da yg d buang??? N itu knapa perut kita bisa ya misahin yg bwt otot, darah, dll dll.
    Kalo jawabnya ada sistem microorganism lah trus yg ngatur sapa?
    Kalo jawabnya dari pikiran, lah knapa bisa bgitu?

    N lagi kalo kita bsa atur diri kita sndiri harusnya ga da tuh yg stroke mendadak scara kan smua yg kita lakuin ya kita ndiri yg atur?
    Kalo ujungnya atom lagi yg ngatur lagi, lama2 jadi makan kacang g*r*d* #ga boleh pesen sponsor 😦

    Masalahe atom itu sapa yg create, trus juga sang penulis d blog ini bisa terus hidup n nulis soal atheism.
    Kalo jawabnya udah begitu adanya, nah adanya ini dari siapa??

    Trus juga kenapa panjang rambut ga bisa d atur, ada orang yg kulit berminyak, kering, dll2, trus haruse lagi kita bsa ngatur kapan kita mau mati.

    Scara yg gw liat atheis itu hanya percaya ma diri sendiri, nah harusnya si stephen h pasti sehat n seger dong…. Cmiiw yoo

    Sekedar ingin mendengar pemikiran para atheism smua.
    Emang smua hal d atas bsa d jawab dgn ilmu pengetahuan tapi telaah lagi deh, d ilmu pengetahuan juga masih da hal2 yg ga kejawab. Trus gimana cara jawabnya.

    Moso iya sampe mati akhirnya d kubur nyari jawaban mulu. Lah kapan nikmatin hidupnya kalo isi hati nih kalo ga pertanyaan eh rasa khawatir mati dateng?

  34. walaupun tanpa agama,, dunia ini bisa damai?? saya setuju.. bisa saja asal tiap individu manusia bisa berfikir sehat,waras,tidak egois,dan bisa mengendalikan hawanafsunya.. kita tidak butuh AGAMA tetapi kita hanya butuh TUHAN..apakah TUHAN ada?? saya yakin 100% ada.. dan dia dekat sedekat urat leher kita..agama hanya sebagai alat dan sarana untuk bisa melihat bertemu dan mengenal tuhan..3 hal yang harus kita akui sebagai manusia, bahwa rezeki, jodoh,dan maut adalah sebagian dari kukuasaannya dan takdirnya…coba bayangkan kalau tidak ada TUHAN,,kepada siapa kita meminta/memohon, pada saat rezeki seret,jodoh belum ketemu,dan saat anda ada di dalam pesawat terbang yang gagal sistem mau jatuh..dan ingat kita hanya bisa berusaha dan berdoa agar di beri takdir yang baik..jadi kesimpulannya kalau kita mau melihat TUHAN dan butuh pertolongan TUHAN maka kita harus beragama..terserah mau beragama apa karena pada dasarnya agama berasal dari satu sumber yang sama yaitu dari TUHAN..di bawa ke dunia oleh bapak adam dan ibu hawa dan di sempurnakan sampai nabi muhammad..jadi untuk bisa melihat dan mengenal TUHAN kita harus beragama..

  35. menurut saya . kita itu adalah ciptaan Tuhan. kita seorang ciptaan pasti memiliki keterbatasan, tidak sama seperti sang Pencipta. contohnya kita memiliki keterbatasan dalam pikiran, kebanyakan atheis memakai logika mereka sendiri, logika yang trbatas, makadari itu semua pertanyaan kalian tentang keberadaan Tuhan tidak masuk akal kalian, karena otak kita sebagai ciptaan adalah terbatas.

  36. Mau ikut menulis, tentu boleh kan. Begini bro & sis ateis agnostik, saya tertarik argumen anda tentang probabilitas kebenaran yang kecil sekali, 1:100. Pendapat anda banyak menyangkut surga dan neraka, dimana anda berandai-andai terhadap manusia-manusia yang bakal diceburkan ke neraka, termasuk tukang koran. Saya coba memberi argumen dari sisi kami, theis gnostik Islami :

    Surga dan Neraka itu urusan Tuhan YME, Allah. Bahkan muslim pun tidak bisa menjamin siapa saja yang masuk surga (emang kita yang punya surga?), memang Allah menjelaskan ciri-ciri penghuni surga, tapi kita tidak tahu siapa saja yang bakal masuk surga. Bahkan orang yang nyata-nyata mati saat peperangan agama pun belum tentu masuk surga, tergantung niat mereka. JIka niat anda adalah kebanggaan, ingin dikenang manusia, atau ingin harta dari peperangan tersebut, pokoknya selain niat yang lurus semata mengabdi pada Allah, maka anda mungkin mendapat kebanggaan di dunia, tapi tidak diakhirat. Sementara ada riwayat tentang seorang pelacur yang pekerjaannya gituan (pendosa), tapi bisa masuk surga karena memberi minum seekor anjing yang kehausan dengan mengambilkan air dari dalam sumur dengan sepatunya. Anjing gitu lho. Urusan surga dan neraka adalah urusan Allah, dia yang paling tahu siapa yang paling tulus, siapa yang mendapatkan rahmatnya untuk masuk surga. Bahkan dikatakan juga walaupun anda membawa segunung pahala kebajikan, tidak menjamin anda akan masuk surga,
    Lalu kenapa dia Tuhan minta disembah? Ya memang anda harus menyembahnya. Karena dia TUHAN mu! Dia juga berkata, tidak membutuhkan sembahanmu dan tidak akan berkurang sedikitpun kemuliaannya jika seluruh dunia tidak menyembahnya. Memang anda diharuskan menyembahnya karena memang itu perintah Dia yang menciptakan anda. Tidak mau ya tidak apa-apa. Di Islam dijelaskan pentingnya niat, bahkan anda yang punya segudang jasa pada dunia tidak bernilai apa-apa dimata Allah jika niat anda bukan untuk Nya. Ada ayat Qur’an yang bunyinya kurang lebih, “..kami meberi makan kepadamu tidak mengharapkan ucapan terimakasih atau balasan darimu, melainkan karena Allah..” Itu yang membedakan anda dengan kami. Tidak dipungkiri dan saya setuju dengan pendapat anda bahwa banyak diantara kita yang atheis gnostik, untuk jaga-jaga. Untuk anda ketahui, itu banyak terjadi dikalangan katolik (31%) karena memang mereka sangat ragu akan tuhan mereka dan pasti mereka akan ragu. Sedangkan di Muslim persentasenya jauh lebih tinggi (88%). Ngawur, ngomong tok, mesti anda pikir saya begitu, tapi silahkan anda baca kompas online edisi 21 Januari malam (saya lupa jamnya). Pencipta google, pencipta internet, pencipta listrik, menurut saya sangat-sangat berjasa pada dunia. Yang dulu tampak mustahil kini lekat dengan keseharian. Apakah mereka masuk surga? Urusan Allah, tapi saya kira mereka menemukan hal-hal tersebut tidak bercucuran darah dan pengerahan daya upaya, malah banyak yang seperti “gak sengaja” sukses merubah dunia. Orang menyingkirkan duri dijalan mungkin yang malah bisa masuk surga jika niatnya benar.

    Terlalu banyak hal-hal yang ultra rumit yang mustahil tanpa melibatkan pengatur di jagat raya ini. Ukuran jagat raya yang sangat sangat guede, milyaran bintang apalagi planet, yang mainnya dikisaran juta tahun cahaya itu terlalu rumit untuk terjadi secara kebetulan. Bumi dengan jarak ideal dari bintang terdekat sebagai tempat tinggal mahluk hidup, kenapa bisa jaraknya 8 menit cahaya dari matahari? Kok bisa muncul mahluk semacam manusia disini? Kenapa gak ada saingan manusia (homo sapiens sapiens) yang punya akal setara? Masak evolusi cuma jadi manusia tok? Too complex! Bayangkan saja hal-hal yang 20 tahun lalu tampak mustahil, sekarang lekat dalam keseharian. Usia bumi sudah jutaan tahun, 70 tahun usia manusia itu itu se per berapanya?? Mendekati nol, tanpa makna. Manusia diturunkan sudah dengan agama, dengan nabi adam yang pertama kali turun, agamanya apa? ya Islam. Sampai dengan nabi Muhammad dan Isa ya Islam. Tapi gnostiknya itu yang berbeda-beda. Ajaran-ajarannya diturunkan bertahap, dengan penyempurna dan penutup nabi Muhammad (peace be upon him). Lalu bagaimana nasib mereka yang tidak kena dakwah/seruan, sekali lagi itu urusan Allah. Belum tentu mereka masuk surga atau neraka, karena mereka tidak tahu. Konsep surga dan neraka itu ya memang harus ada, karena seperti halnya kehidupan dengan ujian-ujiannya ada yang lulus dan ada yang tidak. Yang lulus mendapat reward yang gagal mendapat punishment. Sama seperti negara sekuler dengan segala peraturannya pasti mengandung kedua hal tersebut.

    Pencipta ——-> Barang ciptaan
    Buku manual

    Karena manusia itu bukan mesin, buku manualnya itu tentu bukan seperti buku manual mesin cuci. Manusia telah diilhamkan kebaikan dan keburukan oleh Allah. Mereka harus berusaha mencari jalan kebenaran tersebut. Indeed, mereka dijadikan bersuku-suku dan beragama yang beragam. Kenapa mereka harus berbeda-beda?

    Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
    (QS: Al-Hujuraat Ayat: 13)

    Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu,
    (QS: Al-Maidah Ayat: 48)

    See? Sekali lagi silahkan anda tidak percaya dengan duduk dipintu bakal bisulan, sama saya juga tidak percaya. Tapi lain dengan kepercayaan terhadap TUHAN. Hidup hanya satu kali, berusahalah berbuat kebaikan, berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Percayalah pada tuhan, cari jalan kebenaran. Karena Allah maha tahu siapa yang memang berniat ingin mencari jalan kebenaran, atau siapa yang males. Ingat kisah Ibrahim ketika mencari Tuhan? Siapa yang sungguh-sungguh berusaha mencari kebenaran, pasti Allah akan menunjukinya.

  37. sesungguhnya sifat dasar dari manusia ialah ingkar, baik terhadap keyakinan maupun kebenaran, kebanyakan manusia berfikir dengan logis tanpa memikirkan tentang akibat dari perkataan atau perbuatanya.. sehingga banyak dari manusia yang tidak mempercayai tentang kebenaran dan keberadaan Tuhan. Karena sampai kapanpun logika manusia tidak akan pernah mencapai pada ada tidaknya Tuhan. semakin manusia mencari tahu semakin menyesatkan bahkan berakhir menjadi atheis, sungguh sangat disayangkan. walaupun demikian gunakan kehidupan untuk menyebarkan kebaikan, terlepas dari agama apapun.. walaupun kita tahu banyak manusia yang beragama masih belum baik apalagi yang tidak beragama. agama ada untuk mengarahkan pada kehidupan yang lebih baik bukan malah mengingkari kebenaranya. jangan meyakini Tuhan karena asumsi, percuma meyakini tidak 100%. yakini dengan tulus dan ikhlas. tanpa mencari-cari kebenaran adanya Tuhan. selama menjadi manusia tidak akan pernah ada orang yang membuktikan adanya Tuhan. kecuali dia mati dan bangkit dari kematianya. karena kehidupan ini adalah ujian yang Maha Kuasa.

  38. Baru-baru ini dalam ceramahnya di Cedars-Sinai Medical Center, Los Angeles, Stephen Hawking, ilmuwan kenamaan asal Inggris, mengatakan bahwa setelah kematian tidak akan ada kehidupan. Manusia tidak akan menemukan apa yang orang beragama katakan ‘surga’ atau ‘neraka’. Dia menganalogikan manusia yang meninggal bak komputer yang mengalami korsleting karena beberapa kabelnya putus. Tidak ada ‘balasan’ atau ‘hukuman’ atas apa yang manusia kerjakan di dunia.
    Lebih jauh lagi dia memaparkan bahwa bumi ini tidak ada awalnya, dan juga tidak ada akhirnya. Dia juga menasehati kalau misalnya manusia mau tetap survive , tidak punah seperti beberapa spesies hewan dan tumbuhan, maka mereka harus mencari tempat berlindung di luar bumi. Manusia harus bermigrasi ke planet lain. Jika hal ini gagal, punahlah manusia selayaknya dinasaurus.
    Memang sudah sejak dulu, orang-orang atheis macam Hawking, agonistik dan kaum yang tidak percaya Tuhan lainnya identik dengan kesombongan, over-confident . Disangkanya mereka tahu segala-segalanya, sampai berani menafikan Tuhan. Kalau dahulu kala mereka memiliki sesembahan seperti matahari, hewan, patung dan lain sebagainya, sekarang mereka sudah mencapai pada puncak kesombongannya; menganggap dirinya tuhan bagi dirinya sendiri.
    Benar sekali, pada hakikatnya orang yang tidak mempercayai Tuhan berarti dia telah menuhankan dirinya sendiri. Karl Ferdinand contohnya, salah seorang pelopor kamu atheis Indonesia pernah berseloroh bahwa dia tidak mempercayai Tuhan dalam bentuk apapun. Sejatinya dia telah menuhankan dirinya sendiri karena begitu yakin bahwa dia dapat hidup tanpa bantuan Tuhan sama sekali. Dia juga telah menuhankan sains dan beranggapan bahwa manusia cukup bisa survive dengan sains. Jadi pada hakikatnya, atheis itu theis karena mereka menuhankan minimal dirinya sendiri atau hasil kreasinya. Apa bedanya mereka dengan penyembah berhala yang mereka buat sendiri?
    Banyak manusia kurang bersyukur, bahkan tidak mau bersyukur. Dia dilahirkan dari rahim ibunya dalam keadaan lemah dan tidak tahu apapun. Lalu diberikannya oleh Sang Pencipta pendengaran, pengelihatan bahkan hati nurani, namun sayangnya mereka justru menuhankan pemberian Tuhan tersebut. Mereka melihat penciptaan Tuhan yang begitu indah seperti burung-burung yang berterbangan, gunung-gunung yang kokoh berdiri, langit yang menggantung tanpa tiang, tapi mereka berujar bahwa hal itu membuktikan bahwa Tuhan itu tidak ada. Alam bisa mengatur diri mereka sendiri! Ayat-ayat Allah tersebut tak mampu membuka mata hati mereka akan keagungan Tuhan.
    “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberimu pendengaran, pengelihatan dan hati nurani, agar kamu bersyukur. Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dapat terbang di angkasa dengan mudah. Tidak ada yang menahannya selain Allah. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang beriman.” (An-Nahl: 78-79)

  39. klo kalian lebih hebat dari tuhan..buat lah sejenis mahluk lain yang bernyawa.
    sebagai mana tuhan menciptakan manusia,hewan,dan tumbuhan..
    hehe coba” menantang tuhan??
    azab tuhan itu pedih kawan!
    kalian mungkin bisa membuat percobaan..kalou teman kalian kesurupan di rasuki jin tanya langsung,sebab jin lebih tau dari pd kita mengenai tuhan soal nya jin bila mana berbuat kesalahan di suatu waktu maka akan di azab waktu itu juga lain dgn kita..perhitungan amalan kita akan di tampakan pada hari yaumul kiyamah.

  40. Menurut saya agama itu adalah bentuk pendidikan seperti halnya ilmu ilmu sains lainnya yang dalam perkembangannya menjadi sebuah alat (politik),

  41. Orang atheis itu akan sadar kalau tuhan ada ketika dia sudah sekarat……percayalah.

    Banyak atheis yg sekarat baru menyadari Tuhan itu ada. Dan mereka baru mencari kekuatan yg ada di luar dirinya….setelah dia merasakan rasa sakit dan kematian di depan mata.

    Kalau sekarang mrk masih sombong, krn masih sehat…..
    Coba kalau mrk sudah sakit kehilangan orang2 yg mereka sayangi….baru merasakan kekosongan jiwa yg tiada bisa terobati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s