Dapatkah ateis kembali beragama?

Tentu, pada umumnya para atheis bukanlah fundamentalis yang sangat yakin bahwa tuhan tidak ada. Mereka siap jika suatu sat nanti muncul bukti tak terbantahkan mengenai keberadaan Tuhan atau ketika Tuhan membiarkan dirinya dapat terdeteksi oleh manusia dengan caraNya

Seperti layaknya kita yang sulit mempercayai hal hal yang diluar nalar, pkita selalu meminta bukti yang cukup sebelum kita mempercayai seuatu cerita yang luar biasa. Demikian pula dengan atheis. Atheis menganggap bahwa keberadan Tuhan masih sebatas dongeng rumit yang tidak pernah memiliki bukti yang kuat mengenai keberadannya.

4 thoughts on “Dapatkah ateis kembali beragama?

  1. Kalo ada sesuatu buktinya ada, tapi belum ada penjelasanya secara ilmiah , bagaimana? apakah anda percaya? misal santet? bagaimana menurut anda mengenai santet? sudah banyak berita di koran2, foto2, tv seseorang kemasukan benda2 logam di tubuhnya. Bagaimana anda menjelaskan fenomena ini? ini dilakukan secara ilmiah, metafisika atau hal lainnya….

    • Ga ada yang menjawab pertanyaan ini, karena para ateis ga tau jawabannya xixixi.. ateis ga pernah liat setan karena setan memang ga mau ganggu ateis supaya mereka tetap ateis seumur hidupnya, krn itulah yg dikehendaki setan.
      Untuk para admin ateis, komen saya mungkin tidak lolos sensor anda, tp gpp krn komen ini untuk anda pribadi, silahkan direnungkan krn di luar sana para setan senang melihat anda menganut ateisme. Sadarlah sebelum anda mati, bahwa ada dunia lain di luar sana. dunia yg tidak berbatas ruang dan waktu, bahkan relativitas einstein sendiri menyadari hal ini, dunia yang tidak terpengaruh hukum2 alam kita. Justru dunia kita inilah yang hanya ilusi, apa yang anda lihat dan rasakan dengan panca indera hanya terbatas pada apa yg dapat disensor oleh indera kita yg terbatas. Dibatasi oleh hukum alam, gaya antar atom dan molukel dan pantulan radiasi cahaya. Tp di luar itu ada dunia yg lain yg tidak tunduk pada hal2 tersebut. Percayalah sebelum terlambat.

  2. @bajaklautkeren santet cuma berita kok…
    belom pernah kesantet…
    seandainya santet itu ada, kenapa tuhanlo ngebiarininlo kena santet? katanya maha penyayang dan pengasih, kok biarinin ciptaanya ngadu santet?? kok kita gak dilindungin dari santet?
    itu logam macem” kan bsa aja karena ketelen/sisa operasi/dll.
    kalo santet emang bener, mungkin ahli santet itu tau cara merubah energi dari benda ke energi panas atau energi lain, pas nyampe tujuan itu energi kembali ke bentuk semula
    kalo santet ada, kok di belahan bumi sana gak ada yang kesantet?? kok di belahan sana ga ada yang kesurupan?? di indonesia aja tuh…
    ada yang bilang santet ga bisa nyebrang samudra, ane sih curiganya karena di samudra itu banyak energi dan jaraknya terlalu jauh, jadi energi santet gak bisa nyampe….
    kesurupan itu terjadi karena ada korslet otak gitu… semacam eror…
    kenapa ente gak pernah curiga kalo kesurupan itu cuma orang yang pura-pura supaya orang percaya sama pemuka agama yang bsa ngluarin setan dari dalem orang
    contohnya banyak orang kesurupan, trus ada pemuka agama dateng dan nyembuhin, kenapa lo ga pernah mikir kalo itu cuma sketsa?? supaya orang percaya kalo tuhannya si pemuka agama yang bener???
    coba sekali” kalo ada orang kesurupan, ente setrum pake tazzer atau pistol listrik, kalo mereka pura-pura pasti langsung laen reaksinya, ato bsa jadi ada semacam korslet otak gitu

    • Hehe,, ilmuwan biasany bahasany bagus. Btw Atheis juga boleh kok ikut uji nyali, kenapa gak di coba sendiri datang ketempat yang lembab, gelap, dan yang di takuti orang2, biar ngalamin sendiri apa itu kesurupan, jadi biar lebih lengkap data2 nya.

      Dari sekian banyak jenis makhluk yang hidup di dunia ini, pertanyaan saya, kenapa hanya manusia yang dapat berkomunikasi dengan berbagai cara?

      Jika ada beo dan kakatua yang bisa bicara, itu hanya refleksi suara yang telah direkam. dia tidak benar2 berkomunikasi. Hanya manusia yang benar2 bisa mengeksploitasi alam, dan sepertiny alam memang benar2 untuk manusia. Ada (Subjek) yang menjadikan manusia begitu spesial. Kami berterima kasih kepada tuhan untuk itu dan kami mengikuti batasan yang sudah di petakan. Bagaimana dengan kalian?? Berterimakasih kepada siapa? Silakan tentukan sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s