Apakah ateisme itu?

Secara singkat ateisme adalah posisi tidak percaya adanya Tuhan. Secara umum Tuhan yang dimaksud para ateis adalah Tuhan personal, misalnya seperti yang digambarkan oleh agama-agama Abrahamik seperti Yahudi, Kristen, Islam, dan lain sebagainya yang menggambarkan Tuhan sebagai mahkluk super, tidak terlihat, memiliki kehendak, mengatur takdir, pencipta, dsb. Secara lebih umum ateis adalah mereka yang tidak menyembah Tuhan tertentu, meskipun bisa saja membuka kemungkinan bahwa Tuhan itu ada namun tidak mengatur kehidupan manusia dan hanya sebagai prima causa. Ateis menolak menerima/memercayai keberadan Tuhan personal karena tidak pernah dapat dibuktikan keberadannya, karena kitab suci memiliki banyak kontradiksi, dan banyak penyebab lainnya. Para ateis tidak memiliki nabi, kitab, ataupun dogma. Pada umumnya para ateis mencari kebenaran melalui pendekatan ilmiah dengan sebisa mungkin menghindari kesalahan logika berpikir.

6 thoughts on “Apakah ateisme itu?

  1. tuhan itu ada. klo kamu mau tahu zat tuhan adalah: Suatu zat tunggal yang hidup (sadar), yang tidak memiliki tepi, pinggir ataupun batas zat, dan tidak ada zat apapun yang mampu ter”singkron” dengan zat tuhan, sehingga zat tuhan itu “SEPERTI KETIADAAN”.

  2. Ateisme adalah sebuah pandangan filosofi yang tidak memercayai keberadaan Tuhan dan dewa-dewi ataupun penolakan terhadap teisme. Dalam pengertian yang paling luas, ia adalah ketiadaan kepercayaan pada keberadaan dewa atau Tuhan. Istilah ateisme berasal dari Bahasa Yunani ἄθεος (atheos), yang secara peyoratif digunakan untuk merujuk pada siapapun yang kepercayaannya bertentangan dengan agama/kepercayaan yang sudah mapan di lingkungannya. Dengan menyebarnya pemikiran bebas, skeptisisme ilmiah, dan kritik terhadap agama, istilah ateis mulai dispesifikasi untuk merujuk kepada mereka yang tidak percaya kepada tuhan.

  3. ateis itu dibedakan menjadi 2 golongan
    mereka yang tidak percaya akan keberadaan tuhan
    dan mereka yang percaya bahwa tuhan tidak ada

  4. Ping-balik: Kenapa belajar filsafat tidak akan membuatmu menjadi seorang Ateis? – Farbe Memoiren

  5. Saya ingin bertanya. Nama saya Sonia, saya salah satu mahasiswa di satu universitas di Sumatera Utara.
    Bagaimana pandangan ateisme terhadap manusia dan kemanusiaan itu sendiri? Bagaimana ateisme menanggapi kehidupan manusia?
    Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s